Diklaim Memiliki Manfaat Lebih, Telur Omega 3 Dijual Dengan Kisaran Harga Rp 12.000 per 10 Butir

Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan tubuh, salah satu caranya adalah dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi. Salah satunya adalah telur. Di pasaran, telah tersedia jenis telur omega 3 yang dikenal memiliki lebih banyak manfaat dari telur biasanya.

Penampilan telur omega 3 sebenarnya sama dengan telur pada umumnya. Meskipun begitu, khasiat telur omega 3 dinilai jauh lebih unggul. di dalamnya diperkaya dengan lemak esensial tak jenuh ganda.

Bacaan Lainnya
Telur Omega 3 - (Sumber: the-chicken-chick.com)
Telur Omega 3 – (Sumber: the-chicken-chick.com)

Dari segi bisnis, produksi telur omega-3 ini masih memiliki peluang besar karena protein hewani rakyat Indonesia masih jauh dari standar kebutuhan. Jika ditinjau dari segi biaya produksinya dengan penambahan biaya Rp 281,25/butir telur tersebut dijual tidak seperti telur biasa dengan dihitung per kg, tapi dengan kemasan berisi 6 atau 10 butir telur per pak dijual dengan harga Rp. 12.000,- per 10 butir jadi terdapat peningkatan penerimaan sebesar Rp 7.200 /kg telur.

Cara menghasilkan telur omega 3 dianggap cukup mudah, sama seperti memelihara ayam atau itik pada umumnya, hanya berbeda sedikit di pemberian pakannya. Pakan yang diberikan oleh peternak harus mengandung bahan yang beromega 3, misalnya limbah dari proses pengalengan/prosesing yang berasal dari perairan dalam seperti ikan lemuru/sarden, salmon, dll.

Dengan sedikit penambahan limbah dari pabrik tersebut (2% dari jumlah pakan konsentrat yang diberikan) bisa mengahasilkan 15,44 mg omega-3/butir telur, selain itu kandungan kolesterol telur menurun 14,8 %.

Jadi, dengan memanipulasi pakan ayam dan itik, dapat memperoleh 3 keuntungan telur yang dihasilkan yaitu sebagai sumber protein hewani yang tinggi akan kandungan asam amino esensial yang diperlukan tubuh, sumber asam lemak tidak jenuh omega-3 terutama EPA dan DHA yang sangat diperlukan bagi kerja optimal retina mata dan perkembangan otak yang mempengaruhi kecerdasan manusia dan menekan kadar kolesterol dalam tubuh.

Untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap beredarnya telur palsu di pasaran, Anda diharapkan dapat membedakan ciri telur asli dan palsu. Hal pertama yang dapat diperhatikan adalah bentuknya. Telur asli memiliki bentuk oval, sedangkan telur palsu tidak berbentuk oval.

Dari segi warna, telur palsu memiliki warna agak kecokelatan, sedangkan telur asli memiliki warna putih bening. Selain itu, warna kuning pada telur palsu lebih dominan dibanding warna putihnya. Sementara untuk telur asli sebaliknya.

Perbedaan akan nampak jelas apabila telur dibelah. Setelah dibelah, telur asli membentuk setengah lingkaran, sedangkan yang palsu bentuknya tidak beraturan. Telur palsu akan menjadi agak keras ketika setelah dibelah, sementara yang asli tidak keras.

Anda juga dapat memperhatikan dari kulit telurnya. Jika yang palsu akan terlihat lebih mengkilap dan apabila dikocok akan terdengar seperti air di dalamnya. Bahan yang digunakan untuk membuat telur palsu antara lain sodium alginate, pewarna makanan, gelatin, dan bahan-bahan kimia lain seperti glucolactone, calsium chloride.

Dari 1 kg sodium alginate, dapat menghasilkan 150kg telur palsu. Keuntungannya terbilang besar dibandingkan menjual 1 kg telur ayam asli. Di samping itu, telur palsu lebih tahan lama dan anti busuk karena mengandung bahan pengawet.

Apabila Anda berminat menjadikan telur sebagai bisnis dapat mencoba untuk menjadi supplier. Telur bisa diperoleh dari distributor telur, seperti yang ada di Semarang yang diberi nama Golden Telor. Pendistribusian telornya sudah mencapai seluruh Indonesia dan mempunyai 192 agen.

Untuk wilayah Jawa Timur, mungkin Anda dapat menghubungi distributor atau supplier di Surabaya. Informasi nama-nama distributor atau supplier seperti AgroOnline.net atau telursurabaya.com dapat Anda temukan melalui pencarian .

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *