Biaya Pendidikan di Pondok Pesantren Darunnajah Tahun Ajaran 2018-2019

Darunnajah merupakan lembaga berbasis Islam yang didirikan sejak April 1974. Pondok ini kemudian terus berkembang di bawah Yayasan Darunnajah, dan kini telah menaungi 55 lembaga di 17 pesantren pusat dan cabang yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pondok Pesantren Darunnajah - besteducations2014.blogspot.com

Pondok Pesantren Darunnajah - besteducations2014.blogspot.com

Saat ini, Pondok Pesantren Darunnajah menyelenggarakan pendidikan untuk berbagai jenjang, mulai kelompok bermain atau PAUD, TK, Madrasah Diniyah, Sekolah Dasar Islam, Tarbiyatul Muallimin, Madrasah Tsanawiyah Berasrama, MA dan SMA Berasrama, Pendidikan TK, hingga Sekolah Tinggi Agama Islam.

Biaya Pendidikan

Pondok Pesantren Darunnajah mengenakan biaya kepada santri baru yang mencakup dana pangkal, dana laboratorium bahasa selama 1 tahun, dana laboratorium IPA selama 1 tahun, dana khutbatul arsy’, iuran bulanan, hingga dana-dana yang lain. Berikut informasi terbaru biaya pendidikan santri baru tahun 2018-2019 di Pondok Pesantren Darunnajah (dalam rupiah).

Keterangan Kelas 1 Mts Intensif/Aliyah
Dana Pangkal Rp 17.665.000 Rp 17.665.000
Lab Bahasa 1 tahun Rp 195.000 Rp 195.000
Lab IPA 1 tahun Rp 200.000 Rp 200.000
Dana Khutbatul Arsy’ Rp 140.000 Rp 140.000
Iuran Bulan Juli 2018 Rp 1.350.000 Rp 1.350.000
Buletin, Kalender, Etiket, File Data Rp 135.000 Rp 135.000
Rapor Negeri dan Kartu Santri Rp 100.000 Rp 100.000
Buku Paket Pesantren (Muatan Lokal) Rp 860.000 Rp 1.550.000
Seragam Olahraga Rp 185.000 Rp 185.000
Dana Tabungan Santri Rp 250.000 Rp 250.000
Dana Ekstrakurikuler (1 Tahun) Rp 240.000 Rp 240.000
Dana Kasur Santri Baru Rp 600.000 Rp 600.000
Dana Tour (Jabodetabek) Rp 385.000 Rp 385.000
Jumlah Rp 22.305.000 Rp 22.995.000

Iuran Bulanan dan Dana Lain-Lain

Keterangan Biaya
Dana makan Rp 390.000
Dana sekolah Rp 410.000
Dana asrama Rp 245.000
Dana kesehatan Rp 75.000
Dana pembangunan Rp 125.000
Dana pengasuhan Rp 40.000
Dana komputer Rp 65.000
Dana tambahan Rp 240.000
Dana bimbingan belajar selama 5 bulan Rp 400.000

Syarat

Untuk bisa menjadi melanjutkan studi di Pondok Pesantren Darunnajah, calon atau santri wajib memenuhi beberapa persyaratan, seperti:

  • Membayar biaya formulir pendaftaran sebesar Rp 395.000.
  • Berijazah SD atau MI bagi yang ingin masuk tingkat SMP atau MTs.
  • Berijazah MTs atau SMP bagi yang ingin masuk tingkat SMA/MA/Kelas Intensif.
  • Calon santri hadir untuk difoto di kantor panitia.
  • Menyerahkan fotokopi Kartu Keluarga dan KTP kedua orang tua (2 lembar), fotokopi akta kelahiran (2 lembar), fotokopi rapor terakhir (2 lembar), fotokopi NISN (nomor induk siswa nasional) sebanyak 2 lembar, surat keterangan bebas narkoba dari laboratorium yang berkompeten.
  • Menyertakan fotokopi ijazah (2 lembar), fotokopi kartu UN (2 lembar), fotokopi SKHUN/SKHUASBN (2 lembar) untuk tingkat MTs, fotokopi SKHUN/SKHUAMBN (2 lembar) untuk tingkat SMA/MA/Kelas Intensif.
  • Mengikuti tes dengan materi membaca Al Quran, Imla’, pengetahuan agama dan umum, wawancara, dan Bahasa Arab (untuk tingkat SMA/MA/Kelas Intensif).

Jadwal Pendaftaran dan Informasi Kontak

Untuk tahun ajaran 2018-2019, pendaftaran gelombang I dilakukan mulai 1 Oktober 2017 – 22 Februari 2018, dan tes dilakukan pada tanggal 24 dan 25 Februari 2018, serta pengumuman dilakukan pada tanggal 2 Maret 2018. Sedangkan pendaftaran gelombang II dilakukan mulai 23 Februari – 13 April 2018,  dan tes dilakukan pada tanggal 14 dan 15 April 2018, serta pengumuman dilakukan pada tanggal 20 April 2018. Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi nomor telepon (021) 7372612 atau email di alamat [email protected]

(Penulis: Dian Kartika)

Baca juga  Biaya Kuliah S1 Kebidanan Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya
loading...
author
Anak band yang gak suka nonton boyband. Sudah lama lulus dari S-1 di kampus PTN ternama. Pernah dipaksa baca berita infotainmen tiap hari sampai akhirnya memutuskan lebih suka info teknologi yang lebih sedikit gosip.

Leave a reply "Biaya Pendidikan di Pondok Pesantren Darunnajah Tahun Ajaran 2018-2019"