Info Terbaru Syarat, Biaya, dan Alur Daftar Nikah di KUA

5 comments 21563 views

menjadi sebuah momen yang berharga bagi setiap orang. Oleh sebab itu setiap calon mempelai mendambakan yang berkesan. Sayangnya tak semua calon pengantin dianugerahi rezeki yang cukup untuk menggelar pesta resepsi meriah. Bagi Anda yang berkantong pas-pasan, sebenarnya ada cara yang relatif mudah dan untuk mengadakan pernikahan, yakni dengan menikah langsung di KUA. Namun tentunya jangan membayangkan bahwa pernikahan sederhana ini sama seperti resepsi mewah di luar sana.

Menikah di KUA - (Sumber: bocahbancar.wordpress.com)

Menikah di KUA - (Sumber: bocahbancar.wordpress.com)

Biaya dan syarat yang harus dipenuhi untuk di KUA pun cukup terjangkau. Berikut ini informasi lengkapnya.

Biaya Nikah di KUA

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 48 Tahun 2014 yang menggantikan PP Nomor 47 Tahun 2004 tentang Tarif Atas Jenis Penerimaan Bukan Pajak (PNBP), ketentuan biaya untuk menikah di KUA adalah sebagai berikut:

  • Bila proses nikah dilakukan di KUA pada jam kerja , maka biaya yang dikenakan adalah Rp 0, alias gratis. Biaya nikah gratis juga berlaku untuk daerah yang terkena bencana dan bagi orang tidak mampu yang disertai dengan Surat Keterangan Tidak Mampu yang diketahui oleh Camat.
  • Namun jika Anda melakukan proses nikah di luar Kantor KUA atau di KUA tapi di luar jam kerja, maka Anda dikenakan biaya administratif sebesar Rp 600.000.

Hal tersebut juga berlaku bagi Anda yang ingin mengundang penghulu untuk datang ke rumah atau tempat diselenggarakannya akad nikah. Tarif mengundang penghulu sekitar Rp 250.000.

Syarat Menikah di KUA

Baca juga  Update Daftar Tempat Spa di Kota Samarinda

Untuk nikah di KUA, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, antara lain:

  1. Surat keterangan untuk nikah (model N1).
  2. Surat keterangan asal-usul (model N2).
  3. Surat persetujuan mempelai (model N3).
  4. Surat keterangan tentang orang tua (model N4).
  5. Surat pemberitahuan kehendak nikah (model N7) apabila calon pengantin berhalangan, pemberitahuan nikah dapat dilakukan oleh wali atau wakilnya.
  6. Bukti imunisasi TT (Tetanus Toxoid) I calon pengantin , Kartu imunisasi, dan Imunisasi TT II dari Puskesmas setempat.
  7. Membayar biaya pencatatan nikah sebesar Rp 30.000.
  8. Surat izin pengadilan apabila tidak ada izin dari orang tua/wali.
  9. Pas foto 3 x 2 sebanyak 3 lembar.
  10. Dispensasi dari pengadilan bagi calon suami yang belum berumur 19 tahun dan bagi calon istri yang belum berumur 16 tahun.
  11. Bagi anggota TNI/POLRI membawa surat izin dari atasan masing-masing.
  12. Surat izin Pengadilan bagi suami yang hendak beristri lebih dari seorang (poligami).
  13. Akta cerai atau kutipan buku pendaftaran talak/buku pendaftaran cerai bagi mereka yang perceraiannya terjadi sebelum berlakunya Undang-Undang Nomor 7 tahun 1989.
  14. Surat keterangan tentang kematian suami/istri yang ditandatangani oleh Kepala Desa/Lurah atau pejabat berwenang yang menjadi dasar pengisian model N6 bagi janda/duda yang akan menikah.

Sementara itu, untuk proses pengurusan Surat Nikah ke KUA juga ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh pihak calon suami maupun calon istri. Berikut rincian syarat lengkapnya:

Calon Suami:

  1. Pengantar RT-RW dibawa ke kelurahan setempat untuk mendapatkan Isian Blangko N1, N2, N3 & N4.
  2. Datang ke KUA setempat untuk mendapatkan Surat Pengantar/Rekomendasi Nikah (jika calon istri beralamat lain daerah/kecamatan).
  3. Jika calon istri sedaerah/kecamatan, berkas calon suami diserahkan ke pihak calon Istri.
  4. Melampirkan fotokopi KTP, Akte Kelahiran & C1 (Kartu /KK), Pas Foto ukuran 3 x 4 sebanyak 2 lembar (jika calon istri luar daerah), dan Pas Foto 2 x 3 sebanyak 5 lembar (jika calon istri sedaerah/kecamatan).

Calon Istri:

Baca juga  Info Terbaru Tips & Estimasi Biaya Berlibur ke Singapura
  1. Pengantar RT-RW dibawa ke kelurahan setempat untuk mendapatkan Isian Blangko N1, N2, N3 & N4.
  2. Datang ke KUA setempat untuk mendaftarkan nikah dan pemeriksaan administrasi (bersama wali dan calon suami)
  3. Calon suami dan calon istri sebelum pelaksanaan nikah akan mendapatkan Penasihatan Perkawinan dari BP4.
  4. Melampirkan fotokopi KTP, Akte Kelahiran & C1 (Kartu Keluarga/KK) caten, fotokopi kartu imunisasi TT, pas foto latar biru ukuran 2 x 3 masing-masing caten 5 lembar, Akta Cerai dari PA bagi janda/duda cerai, Dispensasi Pengadilan Agama bila usia kurang dari 16 tahun dan 19 tahun, izin atasan bagi anggota TNI/POLRI, surat keterangan kematian ayah bila sudah meninggal, surat keterangan wali jika wali tidak sealamat dari kelurahan setempat, dispensasi camat bila kuran dari 10 hari, N5 (surat izin orang tua) bila usai caten kurang dari tahun, N6 (surat kematian suami/istri) bagi janda/duda meninggal dunia.
Kantor Urusan Agama - (Sumber: republika.co.id)

Kantor Urusan Agama - (Sumber: republika.co.id)

Alur Pengurusan Nikah di KUA

  1. Mendatangi Ketua RT untuk mengurus surat pengantar ke kelurahan.
  2. Mendatangi kelurahan untuk mengurus surat pengantar nikah ke KUA.
  3. Jika pernikahan kurang dari 10 hari kerja dari waktu pendaftaran, harus minta dispensasi dari kecamatan.
  4. Membayar biaya akad nikah kalau lokasinya di luar KUA.
  5. Menyerahkan bukti pembayaran ke KUA.
  6. Mendatangi KUA tempat akad nikah untuk melakukan pemeriksaan surat-surat dan data calon pengantin serta wali nikah.
  7. Melaksanakan akad nikah sesuai dengan tempat dan waktu yang telah disetujui.

Sebelum memutuskan untuk menikah, ada baiknya Anda melakukan persiapan sejak jauh-jauh hari dan sebaiknya tidak mengurus segala persyaratan menikah dalam jangka waktu yang terlalu mepet dengan tanggal pernikahan. Jangan lupa pula untuk mempersiapkan biaya yang dibutuhkan mulai dari busana pengantin, rias pengantin, transportasi, dan sebagainya.

loading...
author
Pengamat produk dan harga komoditas. Saat ini tinggal di Kota Malang.
  1. author

    mauwlana2 tahun ago

    assalmmualaikum wr.wb. mhn maaf lahir bathin.sya ingin bertanya kpd bpk\ibu selaku pembina bp4, bila mna ada yg mw menikah apakh harus di kenakn biaya administrasi dn lain sebagainya dlm pembuatan surat bp4!? trimh ksi mhn pnjlsannya.

    Reply
  2. author

    Budi1 tahun ago

    Betul gratis menikah di kua..tapi sayang berbagai dalih perkataan dari pihak aparatur menikah di kua pada hari itu full banyak yang antri.. Pada akhirnya pengantin menikah dirumah pengantin dengan biaya ditranfer ke rekening. Setelah dipantau ternyata pada hari itu yang menikah dikua tidak banyak.. Tolong ditindak tegas

    Reply
  3. author

    Sonici1 tahun ago

    Ni saya sedang urus di kau rawalumbu. Jika dilua4hari kerja 600k plus 150k buatpenghulu. Saya nikah di hari kerja kena biaya jg 500k katanya yg bner yg mana klo ga byr ga bisa nikahkan? Tolong pencerahannya

    Reply
    • author

      redaktur1 tahun ago

      Sesuai peraturannya, yang dibebaskan dari biaya itu jika melakukan pernikahannya di kantor KUA pada hari/jam kerja.
      Maka, jika calon pengantin meminta dinikahkan di luar jam kerja dan di luar kantor, maka memang dikenakan biaya.

  4. author

    Adi11 bulan ago

    Gimana klo yg mau menikah suami yg sudah beristri tapi si suami ingin menikah lagi atw berpoligami itu dan syarat” proses data ny sperti apa tolong di bantu atw di jelaskan

    Reply

Leave a reply "Info Terbaru Syarat, Biaya, dan Alur Daftar Nikah di KUA"