Update Biaya Lepas Behel (Kawat) Gigi dan Prosedur Perawatannya

atau kawat merupakan salah satu solusi untuk merapikan bentuk sekaligus menjaganya tetap sehat. Umumnya, kawat dipakai selama dua tahun. Nah, jika sebentar lagi waktunya Anda untuk lepas behel, ada beberapa hal yang harus lebih Anda perhatikan ke depannya. Pasalnya, setelah lepas behel, Anda rentan kembali ke bentuknya semula jika tidak dijaga baik-baik. Ada beragam prosedur merawat selepas , dan beberapa memerlukan sejumlah .

Biaya, lepas, behel, hal, prosedur, retainer, transparan, fix, permanen, pasang, klinik, swasta, dokter, Jakarta, scalling, harga, flossing, kawat, perawatan, prosedur, scaling

Pemeriksaan oleh dokter

Sebelum bisa bebas memamerkan senyum setelah melepas behel, dokter bisanya akan membersihkan sisa-sisa lem kawat, plak, serta noda yang masih melekat di permukaan gigi. Nah, sepulangnya Anda dari dokter, ada beberapa hal yang harus Anda lakukan agar keindahan gigi Anda akan tetap terjaga, berikut ulasannya.

Memakai Retainer

Setelah melepas behel gigi, harus direncanakan untuk pemasangan retainer agar gigi tidak bergeser lagi. Gusi dan tulang rahang membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan posisi gigi yang baru. Itulah kenapa penggunaan retainer menjadi bagian yang sangat penting dari perawatan gigi setelah lepas behel. Saat ini, ada dua retainer setelah lepas kawat gigi, yakni permanen dan lepas-pasang.

Tipe retainer permanen biasanya berupa seutas kawat tipis yang dipasang di bagian belakang gigi depan bawah atau atas, yang terikat pada tempatnya dengan lem kuat seperti saat pasang kawat gigi. Tipe ini memberikan hasil terbaik karena kawat retainer yang menetap akan terus menahan gigi yang baru diluruskan dalam formasi sempurna setiap saat.

Sementara, tipe retainer yang lepas pasang bentuknya mirip dengan tipe permanen, namun di ujung-ujungnya terdapat sepasang kaitan untuk menahan posisi kawat retainer pada tempatnya. Karena bisa dilepas, tipe retainer ini lebih mudah dibersihkan. Akan tetapi, Anda harus ingat untuk memasangnya setiap hari. Ini mempermudah membersihkan gigi, tapi pasien harus ingat untuk memakainya setiap hari. Retainer jenis ini harus digunakan terus-terusan selama enam bulan tanpa dilepas sekalipun. Setelah enam bulan, maka Anda boleh menggunakan retainer pada malam hari saja saat tidur.

Datanglah ke dokter gigi Anda untuk mendiskusikan jenis retainer yang cocok untuk kebutuhan dan kebiasaan Anda. Tentunya, dari dua jenis retainer tersebut, terdapat kekurangan dan kelebihannya. Retainer transparan removable, karena sering dilepas pasang, maka retainer mudah hilang, penggunaannya harus telaten karena harus dibersihkan dan dipakai saat tidur malam, namun kebersihan gigi tetap baik karena tidak dipakai saat makan.

Untuk fix retainer atau permanen, lebih praktis karena tidak perlu dilepas pasang, namun pembersihan di sekitar retainer harus cermat karena biasanya banyak terdapat sisa makanan yang tersangkut di sela-sela retainer dan menyebabkan karang gigi. Karena itu, pengguna wajib kontrol ke dokter gigi untuk membersihkan karang gigi 6 bulan sekali.

Bicarakan dengan dokter mengenai jenis retainer yang terbaik untuk kondisi gigi Anda. Selama pemakaian retainer, Anda juga tetap disarankan untuk kontrol rutin ke dokter gigi, untuk mengecek apakah gigi baru Anda baik-baik saja atau retainer perlu disesuaikan kembali.

Perhatikan Apa yang Anda Konsumsi

Setelah lepas behel, gigi mungkin akan terasa lebih sensitif untuk sementara waktu. Jadi, sebaiknya hindari hal-hal yang tidak perlu yang bisa memperparah rasa ngilu tersebut. Hindari makanan yang sangat panas atau dingin selama beberapa hari sampai beberapa minggu setelah kawat gigi dilepas. Hindari juga makan makanan yang sangat renyah atau kenyal selama masa-masa ini, karena gigi Anda masih menyesuaikan diri dengan posisi barunya. Misalnya, mengunyah es batu atau permen karet, atau makan jagung rebus utuh.

Ilustrasi: makanan yang dikonsumsi pemakai behel (sumber: oralb.com)

Ilustrasi: makanan yang dikonsumsi pemakai behel (sumber: oralb.com)

Untuk beberapa makanan yang memiliki tekstur cukup keras, seperti apel, wortel, dan roti bagel, Anda masih bisa memakannya jika Anda memotongnya menjadi potongan-potongan kecil yang bisa dikunyah dengan mudah. Jadi, usahakan untuk mengonsumsi makanan dengan tekstur yang lembut terlebih dahulu setelah melepas kawat gigi.

Rutin Menyikat Gigi dan Flossing

Idealnya, Anda harus menyikat gigi dua kali sehari, yakni pagi dan malam sebelum tidur. Jika Anda memakai retainer permanen yang tak bisa dilepas, cara membersihkan gigi Anda tetap sama seperti saat memakai behel dengan sikat kecil khusus gigi berkawat. Masukkan sikat dari atas dan naik dari bawah di antara dua kawat gigi. Gosok sikat ke segala arah dengan gerakan mirip seperti sedang menggergaji sebelum beralih ke ruang berikutnya di antara dua kawat gigi. Ulangi prosedur sampai semua gigi telah dibersihkan.

Jika retainer Anda tipe yang lepas pasang, Anda bisa melanjutkan rutinitas menyikat gigi seperti pada umumnya. Sekali sehari atau setidaknya seminggu sekali, bersihkan retainer dengan merendamnya di cairan pembersih khusus atau campuran air hangat dan cuka. Anda juga bisa membersihkan sela-sela gigi Anda dengan benang gigi (dental floss) dan berkumur dengan kumur anti-bakteri.

Memutihkan Gigi

Setelah lepas behel, Anda mungkin menyadari bahwa warna gigi Anda belang-belang atau justru menguning. Anda dapat melakukan pemutihan gigi di dokter untuk mengatasi hal ini. Namun, Anda perlu menunggu sekitar satu atau dua bulan setelah melepas kawat gigi sebelum memutuskan memutihkan gigi. Karena, gigi Anda akan lebih sensitif setelah kawat gigi dilepas, dan pemutih gigi bisa menyebabkan sensasi ngilu dan tidak nyaman setelahnya.

Biaya Lepas Behel

Lalu berapa biaya yang diperlukan untuk melepas behel gigi? Biaya tersebut cukup bervariasi, tergantung di mana Anda melepas kawat gigi. Biaya lepas behel gigi di swasta di Jakarta misalnya, berkisar mulai Rp600 ribuan, biasanya biaya tersebut sudah termasuk pembersihan karang gigi atau scaling. Untuk pemasangan retainer, biayanya lebih mahal, mulai Rp1 juta hingga Rp2,5 jutaan, tergantung jenis retainer uang dipakai.

[Update: Panca]

Baca juga  Belum Miliki Produk CC Cream, Inilah Harga BB & DD Cream Wardah Terbaru
loading...
author
Mengetahui harga-harga, dan mengikuti dinamikanya adalah proses mengasah kecerdasan finansial. Be Smart!

Leave a reply "Update Biaya Lepas Behel (Kawat) Gigi dan Prosedur Perawatannya"