Berapa Harga Rockwool Hidroponik per Meter?

No comment8517 views

Kegiatan bercocok tanam tidak hanya bisa dilakukan oleh mereka yang memiliki lahan atau tanah yang luas. Pasalnya, aktivitas ini sudah bisa dilakukan dengan metode hidroponik, yakni metode tanam tanpa menggunakan tanah sebagai pertumbuhan tanaman. Dengan metode ini, bisa menggunakan media tanam yang dijual di pasaran, salah satunya adalah plug rockwool cultilene yang dibanderol dengan harga terjangkau.

Bercocok tanam dengan metode hidroponik bisa dilakukan dalam skala kecil di rumah untuk sekadar menyalurkan hobi ataupun dalam skala besar dengan tujuan komersial. Beberapa kelebihan dari metode hidroponik antara lain ramah lingkungan, hemat air, dan mengurangi karbondioksida karena tidak perlu menggunakan kendaraan atau mesin.

Harga, plug, rockwool, cultilene, slab, sheet, air, cocok, tanam, hidroponik, kualitas, tanaman, sayuran, tanah, media, lingkungan, pasaran, petani, produk, jenis, ukuran, perawatan, ramah, per, meter, spesifikasi, ramah lingkungan, dijual, bibit, instalasi, proses, bertanam, ukuran, industri, cara, memakai, kemasan, dimensi

Tomat hidroponik dengan media tanam rockwool (foto:Goldlocki/WikiMedia)

Tanaman hidroponik juga tidak merusak tanah karena tidak menggunakan media tanah dan juga tidak membutuhkan tempat yang luas. Sehingga, dapat dilakukan dengan menggunakan lahan sempit di perkotaan dengan media rumah kaca. Lebih hemat waktu dan tenaga karena tidak perlu menyiramkan air setiap harinya. Pertumbuhan tanaman dianggap lebih cepat dan kualitas hasil tanaman dapat terjaga, serta dapat ditanam kapan saja karena dianggap tidak mengenal musim.

Untuk menghasilkan produksi tanaman hidroponik yang berkualitas bagus, Anda juga harus paham beberapa kriteria media tanam yang baik untuk teknik hidroponik. Di antaranya adalah memiliki sifat poros atau mudah menyerap air yang berlebihan, memiliki struktur gembur, subur, dan bisa menyimpan persediaan air yang cukup untuk dialirkan pada tanaman. Kemudian, tidak mengandung garam sama sekali, keasaman media tanam mencapai alkalis (memiliki pH 6-7), tidak mengandung organisme yang dapat menimbulkan yang dapat merusak tanaman, serta memiliki kandungan kapur atau unsur kalsium.

Baca juga  Info Terbaru Harga Beras Topi Koki 5 Kg (Semua Varian)

Salah satu media tanam hidroponik yang paling banyak digunakan oleh masyarakat adalah rockwool. Rockwool sendiri terbuat dari bahan dasar batu bara, batu basalt, dan batu kapur yang dibakar dengan suhu 1600 derajat Celcius sampai meleleh serupa lava, yang setelah itu berubah bentuk menjadi serat-serat ketika sudah dingin. Proses produksi membuat rockwool dicetak dengan bentuk lempengan atau blok dengan ukuran besar. Nah, blok rockwool tersebut nantinya akan dipotong sesuai dengan kebutuhan Anda.

Bisa dibilang, rockwool tidak kalah terkenal jika dibandingkan dengan expanded clay di kalangan para petani yang memakai sistem hidroponik. Hal ini disebabkan rockwool memiliki keunggulan yang cukup berbeda dan tidak dimiliki media tanam lainnya, khususnya dalam perbandingan komposisi udara dan air yang mampu disimpan dengan sangat baik.

Menggunakan rockwool sebagai media tanam memiliki , karena seratnya dapat menyimpan sejumlah besar air untuk tanaman dan juga udara. Selain itu, ia pun bisa menjaga zona diaerasi untuk pertumbuhan yang sehat. Hal ini menjadi sangat penting karena peran rockwool yang merupakan produk yang terlihat rapi untuk digunakan dan juga produk steril yang tidak akan membawa patogen atau penyakit tanaman. Namun yang perlu diketahui, rockwool mengandung tingkat keasaman yang relatif lebih tinggi untuk beberapa jenis tanaman, sehingga membutuhkan sentuhan khusus sebelum menggunakan media tanam hidroponik ini.

Bercocok tanam hidroponik dengan media rockwool (sumber: towergarden.com)

Bercocok tanam hidroponik dengan media rockwool (sumber: towergarden.com)

Jenis Rockwool untuk Hidroponik

Sejatinya, terdapat 2 jenis rockwool sebagai media hidroponik, yaitu rockwool khusus dan rockwool insulator. Keduanya biasanya merupakan produk impor. Rockwool insulator umumnya digunakan untuk tabung pendingin ruangan (AC) atau air panas di gedung bertingkat. Rockwool itulah yang kini banyak digunakan para penggemar hidroponik.

Baca juga  Info Cara Pemakaian & Harga Pupuk Gandasil D (Daun)

Dalam penggunaan rockwool ini, Anda harus tetap berhati-hati, pasalnya rockwool memiliki pH 7,8 sehingga dapat meningkatkan pH larutan nutrisi. Selain itu, untuk pemakaiannya, rockwool tidak dapat digunakan berulang. Sebab, sayuran yang dipanen akarnya sudah menyebar di rockwool. Pada umumnya, rockwool akan dijual bersama sayuran hasil panen.

Jenis rockwool yang biasa digunakan untuk keperluan hidroponik umumnya berupa rockwool cultilene yang merupakan rockwool yang dibuat dengan khusus untuk tanaman sayuran maupun tanaman hias. Ciri-ciri rockwool ini adalah memiliki serat horizontal, volume pori 98%, dan dijual per slab bukan per meter.

Rockwool cultilene ini dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari tahap persemaian sampai pada fase produksi. Dalam satu kemasan 1 pak, terdiri dari 16 slab, dengan dimensi per pak adalah 1 m x 0,6 m x 0,3 m. Satu slab memiliki panjang 1.000 mm, lebar 150 mm, dan tebal 75 mm. Sementara, untuk kemasan dan dimensi plug-nya, 1 sheet terdiri dari 98 plug, dengan 1 dus berisi 14 sheet, dengan dimensi 1 plug adalah 36 mm x 36 mm x 40 mm.

Baca juga  Harga Tanaman Monstera (Semua Varian)

Di pasaran dan sejumlah situs online, Anda bisa membeli media tanam ini dengan berbagai ukuran dan jenisnya. Untuk jenis plug, dianggap lebih siap pakai karena sudah memiliki lubang untuk menaruh . Namun, Anda juga bisa membeli jenis slab. Berikut informasi terbaru harga plug rockwool cultilene yang ada di pasaran.

Balok rockwool hidroponik cultilene (sumber: bibitonline.com)

Balok rockwool hidroponik cultilene (sumber: bibitonline.com)

Harga Rockwool untuk Hidroponik

Kemasan RockwoolHarga 
Satuan MiniMulai Rp100
Satuan MediumMulai Rp8.000
Slab Satuan (Meter)Rp55.000 – Rp75.000
1 Ball (16 Slab)Rp700.000 –Rp1.440.000

Harga rockwool untuk media tanam hidroponik di atas kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk beberapa situs jual beli online. Sebagai perbandingan, harga rockwool pada tahun 2019 kemarin mulai Rp42 ribuan untuk slab satuan dan mulai Rp570 ribuan untuk 1 ball berisi 16 slab. Jika membutuhkan informasi lebih lengkap, silakan datang ke toko alat pertanian terdekat.

Cara Memakai Rockwool untuk Hidroponik

Metan rockwool digunakan dengan cara dipotong-potong menjadi ukuran yang sangat kecil. Untuk pemula, bisa dimulai dari ukuran 2 x 2 cm, sementara untuk keperluan industri biasanya memakai ukuran 2 x 5cm untuk menghindari etiolasi. Setelah dipotong-potong, rendam rockwool dengan air, kemudian masukkan benih ke dalam rockwool yang sudah dipotong. Sampai benih tumbuh, pastikan rockwool tidak kering. Setelah siap naik ke hidroponik, pindahkan rockwool ke dalam netpot di pipa hidroponik.

(Panca)

author
Mengetahui harga-harga, dan mengikuti dinamikanya adalah proses mengasah kecerdasan finansial. Be Smart!

Leave a reply "Berapa Harga Rockwool Hidroponik per Meter?"