Pengertian Dan Contoh Biaya Variabel

No comment 20818 views

biayaDalam ilmu , terdapat Pola Perilaku yang merupakan Pola Perubahan dalam kaitannya dengan Perubahan Kegiatan , seperti Volume Produksi, Volume Penjualan, dan Sebagainya. Ada empat kelompok pola perilaku , yaitu:

  • Biaya Variable (variable cost)
  • Biaya Tetap (fixed cost)
  • Biaya Campuran (mixed cost)
  • Biaya Bertingkat (step cost)

Pada artikel kali  ini, kita akan fokus untuk membahas mengenai pengertian da contoh dai Biaya Variabel (variable cost). Biaya ini yaitu biaya yang totalnya selalu berubah secara proporsional dengan perubahan volume kegiatan atau sejumlah biaya yang biayanya ditentukan atau dipengaruhi oleh besarnya aktivitas operasional perusahaan.

Beberapa contoh biaya variabel (variable cost) diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Komisi penjualan ( manufaktur, dagang dan )
  • Penggunaan komponen/sparepart (usaha perakitan)
  • Biaya tenaga kerja langsung: upah buruh, upah pegawai borongan, upah pegawai harian (usaha manufaktur)
  • Penggunaan persediaan jadi (usaha dagang dan manufaktur)
  • Fee untuk profesional yang dibayar per proyek (usaha jasa)
  • Pengunaan persediaan baku dan penolong (usaha manufaktur)
Baca juga  Update UMP dan UMK di Provinsi Bali Tahun 2017

Contoh biaya variabel diatas merupakan biaya-biaya yang meningkat/menurun seiring dengan meningkat/menurunnya aktivitas produksi, pembentukan jasa atau penjualan dalam suatu perusahaan.

Pola peningkatan/penurunan “total biaya variable” akibat meningkat/menurun-nya “total aktivitas” diekspresikan dalam persamaan garis (linear) sbb:

Y =bX

 

Dimana:

Y = Total Biaya Variabel

X = Total Unit Diproduksi/Dibentuk (=aktivitas)

b = Biaya Variabel Per Unit (kadang disebut “kecenderungan/kemiringan fungsi biaya”)

 

Aplikasi biaya variabel dapat dilihat pada contoh berikut ini:

Sebagai contoh sebuah usaha restoran ayam goreng cepat saji. Di bulan Januari, biaya “Bahan Baku Daging Ayam” untuk aktivitas pembuatan ayam goreng sebanyak 3000 menu adalah Rp 30,000,000, dengan biaya variabel bahan baku daging ayam per unit Rp10000.

Kasus-1. Jika untuk bulan Februari 2013 aktivitas pembuatan menu diperkirakan akan meningkat menjadi 4000 menu dengan biaya variabel per unit yang sama, berapakah total biaya variabel “Bahan Baku Daging Ayam” yang akan timbul?

Jawaban:

Y = bX
Y = Rp 10,000 x 4000 = Rp 40,000,000

Kesimpulan: Peningkatan aktivitas pembuatan menu ayam goreng  1000 menu (=4000 – 3000) mengakibatkan peningkatan total biaya variabel sebesar Rp 10,000,000 (=40,000,000 – 30,000,000).

Kasus-2. Jika pada bulan Maret aktivitas pembuatan menu ayam goreng turun menjadi 3500 dengan biaya variabel satuan yang sama, berapakah total biaya variabel yang akan timbul?

Jawaban:

Y = bX
Y = Rp 10,000 x 3500 = Rp 35,000,000

Kesimpulan: Penurunan aktivitas pembuatan menu ayam goreng  500 menu (=4000 – 3500) mengakibatkan penurunan total biaya variabel sebesar Rp 5,000,000 (=40,000,000 – 35,000,000).

Demikian pembahasan mengenai pengertian dan contoh biaya variabel yang dirangkum dari jurnalakuntansikeuangan.com. Semoga bermanfaat.

loading...
author
Peminat studi arsitektur yang saat ini sedang bergiat di dunia riset pasar, utamanya berkenaan dengan harga barang dan tarif jasa.

Leave a reply "Pengertian Dan Contoh Biaya Variabel"