Update Biaya Kuliah & Biaya Hidup di Kuala Lumpur Malaysia

Malaysia termasuk negara yang cukup maju di kawasan Asia Tenggara. Mayoritas penduduknya yang beragama Islam dan kebudayaannya yang tak terlalu berbeda dari Indonesia, membuat sebagian besar masyarakat Tanah Air menjadikan Malaysia sebagai salah satu alternatif destinasi untuk melanjutkan maupun bekerja. Selain itu, juga karena biaya hidupnya yang dinilai tidak terlalu

Taraf pendidikan di Malaysia pun konon terbilang lebih baik dari negara Indonesia karena umumnya sistem pendidikan yang ada di negara ini mengadaptasi metode pembelajaran dari Inggris. Sebagian besar WNI pun biasanya memutuskan untuk tinggal dan menetap di Kuala Lumpur lantaran Kuala Lumpur sendiri adalah ibukota negara. Selain itu, di Kuala Lumpur juga lebih mudah untuk memperoleh kebutuhan hidup dan mencari universitas yang sesuai dengan minat belajar Anda.

Biaya Kuliah di Kuala Lumpur Malaysia - www.theodysseyonline.com

Biaya Kuliah di Kuala Lumpur Malaysia - www.theodysseyonline.com

Lalu, berapa kira-kira biaya hidup dan kuliah di Kuala Lumpur, Malaysia? Tenang saja, Malaysia termasuk negara yang memiliki biaya hidup rendah dibandingkan dengan negara-negara lain. Selain itu, selama menjadi mahasiswa di Malaysia, Anda juga diizinkan untuk bekerja maksimal 20 jam per minggu, sehingga Anda bisa belajar sembari mengumpulkan tambahan uang untuk kebutuhan hidup sehari-hari atau sekadar mencari pengalaman.

Biaya kuliah di Malaysia sendiri, sama seperti negara lain, tergantung dari program studi atau jurusan yang Anda tempuh. Selain itu, biaya kuliah juga tergantung jenjang studi yang Anda geluti, apakah Sarjana (S1), Magister (S2), atau Doktor (S3). Berikut informasi terbaru kisaran atau rata-rata biaya kuliah di Kuala Lumpur dan Malaysia pada umumnya.

Biaya Kuliah di Kuala Lumpur

Jurusan/Program StudiKisaran Biaya Kuliah
S1 Fakultas KesehatanRp970 juta 
S1 FarmasiRp186 juta 
S1 Hospitality (Culinary & Perhotelan) (3 tahun)Rp482 juta 
S1 Engineering Rp103 juta 
S1 BisnisRp91 juta 

Biaya kuliah di atas tentunya tidak terikat dan bisa berubah sewaktu-waktu. Sebagai perbandingan, pada tahun sebelumnya, biaya kuliah di Kuala Lumpur berkisar Rp299 juta hingga Rp741 juta untuk program S1.

Selain Program S1, di Malaysia juga tersedia Program Gelar Twinning, yang memungkinkan mahasiswa bisa menyelesaikan kuliah selama 1 tahun, atau 1,5 tahun, atau 2 tahun di Malaysia, dan menyelesaikan sisa program Sarjana tersebut di universitas partner di . Biaya untuk Program Gelar Twinning ini rata-rata lebih mahal daripada Program Sarjana,

Ilustrasi: Proses Kelulusan Mahasiswa di Malaysia (credit: mmu.edu.my)

Ilustrasi: Proses Kelulusan Mahasiswa di Malaysia (credit: mmu.edu.my)

Biaya Kuliah Twinning di Malaysia

Program StudiBiaya Kuliah
Hukum (2 + 1)RM 42.200 – RM 53.000 + 8.000 pound sterling – 15.000 pound sterling (Inggris)
Farmasi (2 + 2)RM 70.000 – RM 92.000 + 18.000 pound sterling – 25.716 pound sterling (Inggris)

Ketika artikel ini ditayangkan, kurs 1 ringgit Malaysia jika dirupiahkan setara dengan Rp3.483,25. Sementara, kurs 1 pound sterling sekitar Rp19.493,41. Jadi, biaya kuliah Program Gelar Twinning di Malaysia mulai Rp244 jutaan hingga Rp302 jutaan (belum termasuk dengan biaya kuliah di universitas negara partner). Biaya ini bisa berubah sewaktu-waktu, tergantung dari kurs yang berlaku. Sebagai perbandingan, pada tahun sebelumnya, biaya kuliah twinning di Malaysia berkisar Rp142 jutaan hingga Rp309,4 jutaan.

Sebelum melanjutkan studi di Malaysia, ada sejumlah hal yang harus Anda urus, terutama berkaitan dengan surat persetujuan Student Pass ke imigrasi. Dalam pengurusan Student Pass ini, ada beberapa dokumen persyaratan yang perlu dipersiapkan, antara lain:

  • Surat resmi penerimaan dari universitas.
  • Formulir aplikasi yang sudah diisi dengan lengkap.
  • 3 lembar foto ukuran paspor.
  • 2 lembar fotokopi paspor.
  • Salinan laporan pemeriksaan kesehatan medis.
  • Bukti bahwa Anda cukup stabil secara finansial untuk membiayai pendidikan dan biaya hidup.
  • Sebuah obligasi pribadi (Personal Bond) yang telah ditandatangani pihak universitas. Anda biasanya akan dikenai biaya dokumen sebesar RM500 atau sekitar Rp1,7 jutaan, tergantung dari negara mana Anda berasal.

Selain mengurus Student Pass, untuk bisa berkuliah di Malaysia, Anda juga dituntut untuk fasih berkomunikasi dalam bahasa Inggris, sebab program perkuliahan nantinya akan disampaikan dalam salah satu bahasa internasional tersebut. Beberapa universitas pun biasanya akan meminta Anda untuk menyertakan tes kefasihan dalam berbahasa Inggris seperti TOEFL atau IELTS, dan tes ini bisa Anda lakukan di Indonesia.

Ilustrasi: Mata Uang Ringgit Malaysia (credit: thestar)

Ilustrasi: Mata Uang Ringgit Malaysia (credit: thestar)

Tak perlu khawatir apabila kemampuan bahasa Inggris Anda tidak terlalu baik, sebab sebagian besar perguruan tinggi di Malaysia biasanya akan menyediakan kelas kompetensi bahasa Inggris untuk meningkatkan kemampuan Anda dalam berbahasa Inggris. Universitas di Malaysia juga pada umumnya tak mengharuskan mahasiswa internasional untuk mengikuti tes masuk. Anda bisa mendaftar dengan menggunakan ijazah SMA, sertifikat, atau surat rekomendasi.

Berdasarkan survei dari ‘QS Rankings: Asia 2016’, ada 10 besar universitas terbaik di Malaysia, yaitu Universiti of Malaya, Universiti Putra Malaysia (UPM), Universiti Sains Malaysia, Universiti Kebangsaan Malaysia, Universiti Teknologi Malaysia, Universiti Teknologi Petronas, Universiti Utara Malaysia, Internasional Islamic University Malaysia, Taylor’s University, dan Universiti Teknologi Mara. Anda bisa mempertimbangkan sendiri universitas mana yang paling sesuai dengan kemampuan dan bakat Anda.

Selain memikirkan tentang biaya kuliah, biaya selama hidup atau tinggal di Negeri Jiran juga patut Anda perkirakan. Biaya hidup di Malaysia sendiri sangat bervariasi, tergantung kebutuhan masing-masing individu dan gaya hidup masing-masing orang. Berikut informasi terbaru kisaran biaya hidup di Kuala Lumpur, Malaysia.

Biaya Hidup di Kuala Lumpur

/KebutuhanBiaya
Tempat TinggalRM 1.500 – RM 2.000 per bulan
MakanRM 360 – RM 400 per bulan
Air dan ListrikRM 75 – RM 150 per bulan
InternetRM 75 – RM 150 per bulan
RM 50 – RM 75 per bulan
EntertainmentRM 150 – RM 300 per bulan

Rincian biaya hidup dan biaya kuliah di Kuala Lumpur, Malaysia di atas hanyalah perkiraan kasar sehingga biaya riil di Malaysia kemungkinan bisa berbeda. Untuk kebutuhan tempat tinggal tentu akan mengalami kenaikan setiap tahun, misalnya saja tahun lalu hanya berkisar RM 450 hingga RM 1.477 dan kini menjadi RM 1.500 hingga RM 2.000 per bulan.

Apabila Anda membutuhkan informasi biaya kuliah yang lebih akurat, Anda bisa langsung mengakses situs resmi dari universitas yang hendak Anda tuju. Sementara, untuk kisaran biaya hidup, dapat Anda tanyakan lewat komunitas pelajar atau orang-orang yang kebetulan juga sedang menetap di Kuala Lumpur.

[: Almas]

Baca juga  Update Biaya Pendaftaran & Kuliah Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) 2021/2022
author
Pengamat produk dan harga komoditas. Saat ini tinggal di Kota Malang.

Leave a reply "Update Biaya Kuliah & Biaya Hidup di Kuala Lumpur Malaysia"