Specs dan Update Harga Traktor Kubota L5018

Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan traktor. Ini adalah kendaraan yang biasanya digunakan oleh petani untuk membantu dalam bidang pertanian, baik di lahan kering maupun lahan basah. Nah, salah satu traktor yang diklaim ringkas, serbaguna, serta mudah dalam perawatan adalah Kubota L5018. Produk asal Jepang ini sekarang ditawarkan dengan harga sekitar Rp300 jutaan untuk baru.

Varian produk traktor Kubota (sumber: kubota.com)
Varian produk traktor Kubota (sumber: kubota.com)

Dilansir dari Wikipedia, traktor dikatakan sebagai kendaraan yang didesain secara spesifik untuk keperluan traksi tinggi pada kecepatan rendah, atau untuk menarik trailer atau implemen yang digunakan dalam pertanian atau konstruksi. Istilah ini umum digunakan untuk mendefinisikan suatu jenis kendaraan untuk pertanian. Instrumen pertanian umumnya digerakkan dengan menggunakan kendaraan ini, ditarik ataupun didorong, dan menjadi sumber utama mekanisasi pertanian. Istilah umum lainnya, ‘unit traktor’, yang mendefinisikan kendaraan truk semi-trailer.

Bacaan Lainnya

Masih menurut sumber yang sama, kata traktor diambil dari bahasa Latin, trahere, yang berarti ‘menarik. Ada juga yang mengatakan traktor merupakan gabungan dari kata ‘traction motor’, yaitu motor yang menarik. Awalnya dipakai untuk mempersingkat penjelasan ‘suatu mesin atau kendaraan yang menarik gerbong atau bajak’, untuk menggantikan istilah ‘mesin penarik’ (traction engine).

Traktor pertama menggunakan mesin baja bermesin uap konon dibuat pada tahun 1800-an. Instrumen pertanian bermesin pertama adalah mesin portabel, yaitu mesin uap yang digunakan dalam bidang pertanian. Hingga sekitar tahun 1850, mesin penarik dikembangkan dari mesin tersebut, dan digunakan secara luas di pertanian.

Baca juga  Info Terbaru Harga Plastik Mulsa per Roll dan per Kg

Perkembangan mesin penggerak traktor terjadi pada awal abad ke 20, mesin pembakaran dalam menjadi pilihan utama sumber tenaga traktor. Antara tahun 1900 hingga 1960, bensin menjadi bakar utama, sedangkan minyak dan etanol sebagai alternatif bahan bakar. Sementara, penggunaan mesin diesel mencapai puncaknya pada tahun 1960, dan traktor pertanian modern umumnya menggunakan mesin diesel yang memiliki output power antara 18 HP hingga 575 HP (15-480 kW).

Traktor bisa diklasifikasikan sebagai two wheel drive, four wheel drive, atau track tractor. Traktor, kecuali track tractor, umumnya memiliki 4 roda dengan dua roda yang lebih besar di belakang atau keempat roda sama besar. Track tractor memiliki penggerak seperti tank yang membuatnya mampu bergerak di berbagai medan. Karena traksinya yang sangat hebat, track tractor menjadi populer di California pada tahun 1930-an. Selain itu, traktor juga dapat dibedakan berdasarkan fungsinya.

Jenis Traktor

Traktor 2 roda (sumber: vidmixz.com)
Traktor 2 roda (sumber: vidmixz.com)
  • Crawler tractor, yaitu traktor dengan roda rantai.
  • Standard row crop, umum digunakan di berbagai perkebunan.
  • High clearance, traktor dengan jarak antara badan traktor dan tanah (ground clearance) yang tinggi, cocok untuk perkebunan sayuran atau perawatan tunas.
  • Orchard, traktor yang digunakan di wilayah perkebunan pepohonan yang besar, ukurannya cukup ramping dan mudah membelok.
  • Multipurpose, dapat digunakan untuk berbagai keperluan.
  • Lawn and garden, untuk kebun.
  • Tree skidder, digunakan untuk menarik kayu yang baru ditebang.
  • Skid steer loader, memiliki loader di depannya.
  • Four wheel drive with front steering wheel, traktor 4WD yang roda depannya lebih kecil dari roda belakang. Traktor tipe ini memiliki traksi yang besar sehingga memiliki tarikan yang kuat.
  • Four wheel drive with equal sized wheel and articulated steel framing. Roda depan dan belakang traktor ini sama besarnya, bisa digunakan untuk lahan yang berat.
Baca juga  Info Harga Selai Nanas Royal per Bungkus & per Karton

Review Traktor Kubota L5018

Nah, salah satu yang fokus untuk memproduksi traktor serta alat-alat pertanian skala berat lainnya adalah Kubota. Ini adalah produsen traktor dan alat berat yang berbasis di Osaka, Jepang. Didirikan pada tahun 1890 silam, salah satu pencapaian terbesar yang telah dilakukan perusahaan ini adalah konstruksi Solar Ark.

Seperti disampaikan di atas, Kubota telah memproduksi banyak produk pertanian. Pabrikan ini setidaknya sudah membuat motor, alat berat, mesin jual otomatis, pipa, armatur, cor, pompa, peralatan untuk pemurnian air, alat pengolah limbah, dan penyejuk udara. Selain itu, Kubota juga telah merilis banyak varian traktor untuk kebutuhan pertanian.

Dari sekian banyak traktor yang telah diproduksi Kubota, salah satu tipe yang cukup digemari adalah Kubota L5018. Kendaraan ini diklaim sempurna untuk segala medan, dirancang untuk bekerja di lahan sawah maupun kering, dengan sistem penggerak 4 roda atau 4WD untuk mencegah traktor tenggelam atau selip di sawah. Traktor ini sendiri juga dilengkapi tenaga 50 HP sehingga dikatakan mampu menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dan ekonomis.

Baca juga  Update Harga Gilingan Kopi (Grinder) Manual (Berbagai Merk)

Bagian bevel gear traktor Kubota L5018 benar-benar kedap udara, sehingga memastikan performa kedap air yang luar biasa. Jarak ketinggian dari permukaan yang tinggi dan jarak sumbu roda yang panjang memberikan performa kerja yang baik, pada lahan padi dan lahan kering. Traktor ini juga punya mesin dengan tingkat getaran yang rendah, sesuatu yang sangat bermanfaat bagi Anda dalam melakukan pekerjaan berat di lapangan. Berikut spesifikasi teknis traktor Kubota L5018.

Traktor Kubota L5018 (sumber: stringfixer.com)
Traktor Kubota L5018 (sumber: stringfixer.com)

Spesifikasi Kubota L5018

Mesin V2403-M-DI, injeksi, diesel, 4-stroke, 4 silinder
Kapasitas Mesin 2.434cc
Diameter x Langkah 87 x 102,4 mm
Daya Maksimum 50 HP
Sistem Transmisi Gear shift, 8 forward & 8 reverse
Kapasitas Bakar 48 L
Dimensi 3.200 x 1.495 x 2.049 mm
Jarak Sumbu Roda 1.925 mm
Jarak ke 400 mm
Berat 1.490 kg

Harga Kubota L5018

Di pasaran dalam negeri, produk baru traktor Kubota L5018 saat ini ditawarkan dengan harga sekitar Rp323.222.222 hingga Rp397.000.000 per unit. Sebagai perbandingan, tahun lalu harganya berkisar Rp269.500.000 hingga Rp310.000.000, tergantung toko. Sementara itu, pada tahun 2020, harganya berkisar Rp269 juta sampai Rp291 jutaan. Jika Anda ingin memiliki produk ini, Anda bisa langsung meluncur ke toko peralatan berat dan pertanian terdekat di kota Anda, atau melalui beberapa situs jual beli online. 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

1 Komentar