Manfaat dan Update Harga Asam Jawa

Asam Jawa telah lama menjadi obat tradisional, misalnya pengobatan sakit tenggorokan karena sifat antibiotik dan anti-inflamasi yang dimilikinya. Selain itu, penelitian pada hewan menunjukkan bahwa asam Jawa mungkin memiliki sifat menurunkan kolesterol dan gula darah. Di pasaran, asam Jawa dijual dengan harga yang bervariasi.

Asam jawa (sumber: detik)
Asam jawa (sumber: detik)

Di Meksiko dan beberapa negara Amerika Latin lainnya, asam Jawa disebut tamarindo. Rasa manis dan asam yang khas biasa digunakan dalam makanan, minuman, sirup, saus, dan permen. Dilansir dari Very Well Health, asam Jawa paling enak dimakan dalam jumlah kecil atau digunakan sebagai bumbu untuk menambah rasa makanan dan minuman.

Bacaan Lainnya

Bumbu ini merupakan sumber vitamin B, vitamin C, kalium, magnesium, zat besi, tiamin, fosfor, riboflavin, dan serat yang sangat baik. Setengah cangkir asam Jawa diklaim mengandung 140 kalori, 0,4 g lemak, 38 g karbohidrat, 34 g gula, 3 g serat, dan 2 g protein. Berikut beberapa olahan asam Jawa untuk kesehatan.

Macam-Macam Olahan Asam Jawa

  • Cara paling sederhana untuk menikmati asam adalah dalam bentuk permen. Barangkali Anda pernah memakan permen asam Jawa ditambah dengan serbuk gula. Cara ini bisa juga mengurangi rasa mual.
  • Asam Jawa sangat cocok dicampur dalam kari, dengan jahe dan lada merah. Ikan pedas dengan saus asam Jawa juga merupakan hidangan yang enak untuk dicoba. Cobalah juga membuat saus steak dengan asam Jawa panggang. Untuk makanan vegetarian segar, cobalah salad kangkung dan buncis dengan saus asam Jawa.
  • Asam Jawa dicampur dengan kunyit juga dapat memberikan khasiat bagi perempuan untuk meredakan haid. Rebuslah keduanya, bisa tambahkan sedikit gula merah atau gula pasir sesuai selera. Minum rebusan asam Jawa bisa menambah kandungan fitonutrien dan menjaga kesehatan tubuh.

Menurut ahli yang berbasis di Delhi, Lokendra Tomar, asam Jawa telah lama digunakan dalam pengobatan. Bumbu manis asam merupakan antioksidan kuat yang menghambat pertumbuhan radikal bebas. Jadi, tak ada salahnya Anda mulai membiasakan diri minum air asam Jawa tiap pagi. Berikut penjelasan manfaat asam Jawa untuk kesehatan.

Manfaat Asam Jawa untuk Kesehatan

Minuman sari asam untuk kesehatan (sumber: thepioneerwoman.com)
  • Menjaga kesehatan pencernaan. Asam Jawa telah lama dijadikan sebagai pencahar alami yang merangsang metabolisme dan membuat sistem pencernaan lebih kuat. Serat memperlancar proses memindahkan feses dengan mudah melalui saluran usus. Asam Jawa juga merangsang aktivitas empedu yang melarutkan makanan dengan mempercepat pencernaan.
  • Meningkatkan sirkulasi darah. Kehadiran kalium dalam asam mengontrol tekanan darah dan detak jantung dengan menjaga keseimbangan cairan normal dalam tubuh. Asam Jawa juga mengandung yang memainkan peran penting dalam produksi normal dan pengembangan sel darah merah. Lebih lanjut menjaga sirkulasi darah tetap lancar.
  • Menurunkan berat badan. Asam Jawa memiliki salah satu senyawa paling penting yang dikenal sebagai asam hidroksisitrat (HCA) dan terhubung dengan penurunan berat badan karena menghambat enzim dalam tubuh. Namun harus tetap menjaga pola makan selama mengonsumsi asam Jawa.
  • Meningkatkan daya tahan tubuh. Asam Jawa adalah sumber yang kaya akan vitamin C serta antioksidan lain yang meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menghambat pertumbuhan infeksi mikroba dan jamur. Memiliki sifat antiseptik untuk menyembuhkan segala infeksi.
  • Memiliki sifat anti-inflamasi. Sifat anti-inflamasi diketahui dapat mengurangi masalah seperti radang sendi, nyeri sendi, kondisi rematik, dan asam urat. Asam Jawa digunakan dalam pengobatan herbal untuk menyembuhkan peradangan.
  • Meningkatkan kesehatan mata. Asam Jawa kaya dengan vitamin A, yang sangat penting untuk menjaga kesehatan mata. Lalu menurunkan risiko degenerasi makula dan katarak akibat usia. Memiliki senyawa yang melindungi mata dari mata kering. Meminum ramuan rebusan asam Jawa bisa mencegah radang mata.
  • Mengobati flu dan batuk. Tingginya kandungan vitamin C dalam asam bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengobati flu, dan menghentikan batuk. Minumlah secangkir air asam jika Anda sedang flu sebagai obat alami.
  • Mengobati asma. Penelitian telah membuktikan bahwa asam memiliki sifat antihistamin yang efektif untuk mengobati asma.
  • Melindungi liver. Bagi mereka yang mengalami kerusakan liver karena terlalu banyak mengonsumsi alkohol, penelitian membuktikan bahwa minum air asam Jawa secara teratur bermanfaat untuk mengobatinya.
  • Mengobati mata kering. Ekstrak asam Jawa diduga dapat digunakan sebagai obat tetes mata untuk meredakan gejala mata kering. Para peneliti menduga asam Jawa mengandung bahan kimia yang mirip dengan mucin pada mata. Mucin adalah protein yang melapisi permukaan bola mata dan berfungsi melindungi dan membasahi permukaan kornea mata.

Seperti yang kita ketahui, asam menjadi buah yang umumnya digunakan sebagai bumbu dapur. Selain fungsi tersebut, asam pun bisa Anda konsumsi dalam bentuk buah segar. Kandungan berbagai macam vitamin di dalamnya termasuk vitamin B, vitamin C, zat antioksidan, beta karoten, dan mineral menyimpan banyak manfaat sehat untuk tubuh Anda. Berikut informasi harga asam Jawa saat ini.

Harga Asam Jawa

Manfaat Asam Jawa – www.klikdokter.com
Jenis Asam Jawa Harga
Asam Jawa cap Gunung 150 gr Rp5.000
Asam Jawa 250 gr  Rp12.000
Asam Jawa Cap Cabe 1/2 kg tanpa Rp17.000
Asam Jawa Bubuk 50 gr Rp19.500
Asam Jawa 1 kg (ada biji) Rp23.000

Jika dibandingkan penawaran sebelumnya, harga asam Jawa di pasaran saat ini cenderung naik. Misalnya, asam Jawa 250 gram yang semula dijual seharga Rp11 ribu, sekarang sedikit naik menjadi Rp12 ribu. Begitu pula harga asam Jawa Cap Cabe 500 gr yang naik dari Rp12 ribu menjadi Rp17 ribu.

Selain di pasar tradisional, Anda pun dapat memesan asam Jawa berbagai merk di situs jual beli online. Namun sebelum membeli produk, pastikan Anda membeli produk asam Jawa yang asli, bukan asam kandis karena tampilan keduanya sekilas memang mirip. Asam Jawa yang dijual di pasaran umumnya berupa daging buah asam yang sudah direbus, kemudian dibentuk menjadi semacam pasta padat, ada pula yang berbentuk bubuk. Berbeda dengan asam kandis yang bentuknya bulat dan dijual dalam kondisi kering.

[Update: Ditta]

Pos terkait