Update Info Biaya Kuliah & Hidup di India 2017

No comment 7799 views

Selama ini negara Indonesia lebih banyak memilih hidup dan di dalam atau di beberapa negara lain seperti Amerika atau Eropa. Padahal ada banyak pilihan negara di Asia yang bisa dituju untuk melanjutkan studi, salah satunya seperti India. Bahkan kabarnya biaya hidup dan di India termasuk yang paling murah di dunia dan mengalahkan 2 negara tetangganya, yakni Pakistan dan Nepal.

Sejumlah kota pusat seperti New Delhi, Mumbai, dan Bangalore menawarkan gaji yang cukup tinggi bagi Anda yang hendak melanjutkan kerja atau kerja paruh waktu di sana. Selain itu, barang kebutuhan sehari-hari di kota-kota tersebut juga relatif murah. Bayangkan saja, dengan 1 rupee = Rp 207,64, untuk hidup sebulan di India Anda kabarnya hanya membutuhkan biaya sekitar Rp 2 juta. Cukup terjangkau bukan?

Kuliah di India - (Sumber: twenty19.com)

Kuliah di India - (Sumber: twenty19.com)

Sedangkan untuk kuliah biaya per tahunnya juga relatif lebih terjangkau dibandingkan Indonesia, berkisar antara Rp 373 ribuan hingga Rp 121 jutaan. studi atau jurusan yang ditawarkan juga bervariasi, mulai dari sosial, sains, teknik, teknologi, dan sebagainya. Anda bisa langsung mengecek resmi -kampus yang Anda idamkan untuk mengetahui program pendidikan apa yang ditawarkan serta biaya kuliah per semester yang ditarik oleh pihak . Sebagai gambaran, berikut ini informasi perkiraan biaya kuliah dan hidup di India .

Kisaran Biaya Kuliah di India

Baca juga  Info Terbaru Biaya Kuliah di ESMOD Fashion Design & Business School Jakarta
Nama Universitas Biaya dalam Mata Uang
Rupee India / USD Rupiah
Jawaharlal Nehru University (JNU) USD 500 – USD 750 Rp 6,7 jutaan – Rp 10,1 jutaan
Osmania University USD 256 – 600 Rp 3,4 jutaan – Rp 8,1 jutaan
Anna University Chennai USD 6000 – USD 9000 Rp 81 jutaan – Rp 121 jutaan
Aligarh Muslim University USD 1000 Rp 13,5 jutaan
Hyderabad Central University (HCU) USD 1000 – USD 1800 Rp 13,5 jutaan – Rp 24,3 jutaan
Delhi University Rs 7000 – Rs 13000 Rp 1,4 jutaan – Rp 2,7 jutaan
Banaras Hindu University Rs 1800 Rp 373 ribuan


Selain menggunakan biaya pribadi, untuk berkuliah di India Anda juga bisa memanfaatkan beasiswa yang disediakan oleh pemerintah India melalui program General Scholarship Scheme (GSS) – Indian Council for Cultural Relations (ICCR). Beasiswa ini berlaku untuk jenjang Bachelor, Master, dan PhD. Permohonan untuk beasiswa tersebut dibuka setiap tahun pada bulan November sampai Desember dan berakhir pada akhir bulan Januari tahun berikutnya. Biasanya pengajuan beasiswa diserahkan ke Kedutaan Besar India yang ada di Jakarta, bukan secara langsung ke ICCR atau universitas yang hendak Anda tuju.

Selain dapat digunakan untuk melanjutkan kuliah di jenjang S1, S2, atau S3, beasiswa tersebut juga berlaku untuk kursus di sejumlah bidang seperti seni, seni pertunjukan, arsitektur, sastra, perdagangan, dan ilmu pengetahuan, atau program dengan gelar di teknik dan pertanian, serta kursus doktor dan pasca-doktoral di sejumlah disiplin ilmu.

Mahasiswa India - (Sumber: hindustantimes.com)

Mahasiswa India - (Sumber: hindustantimes.com)

Dalam beasiswa tersebut, pemerintah India akan memberi tunjangan hidup, hibah kontingen, biaya akomodasi, biaya kuliah dan sebagainya, termasuk biaya pengobatan medis dan studi tur bagi siswa yang terpilih memperoleh beasiswa. Akan tetapi, pemerintah India tak menanggung biaya penerbangan dari dan ke India dan beban bahan kimia laboratorium untuk mahasiswa jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Beasiswa juga tidak diberikan MBBS, BDS, keperawatan, dan program lainnya yang berhubungan dengan obat-obatan.

Syarat Permohonan Beasiswa

Baca juga  Info Terbaru Biaya Kursus Bahasa Jepang di Jakarta
  • IPK minimal 2,75 pada jenjang studi terakhir yang telah diselesaikan.
  • Pemeriksaan di sekolah atau universitas yang dituju.
  • Silabus dari ujian kualifikasi terakhir (marksheet/transkrip akademik).
  • Sertifikat atau salinan semua dokumen yang dibutuhkan dengan terjemahan dalam Bahasa Inggris.
  • Lulus English Proficiency Test yang akan dilakukan oleh pihak kedutaan.
  • Untuk siswa yang mendaftar pada program kursus/post-doctoral doktor atau arsitektur, sinopsis yang diusulkan mencakup daerah penelitian.
  • Sertifikat kesehatan, seperti yang ditentukan dalam Lampiran-2 dari Formulir Permohonan.
  • Daftar riwayat hidup dalam Bahasa Inggris (HP dan e-mail diperlukan).
  • Sertifikat kursus Bahasa Inggris dengan skor TOEFL minimal 500.
  • Surat rekomendasi dari sekolah/universitas/kantor asal atau yang sebelumnya.

Kisaran Biaya Hidup di India

Pengeluaran Biaya dalam Mata Uang
Rupee India Rupiah
Makan
di restoran murah Rs 150 Rp 31 ribuan
Makan 1 porsi Rs 20 – Rs 300 Rp 4 ribuan – Rp 62 ribuan
Makan 2 orang di restoran menengah Rs 600 Rp 124 ribuan
Tiket sekali jalan Rs 15 Rp 3 ribuan
Tiket bulanan Rs 600 Rp 124 ribuan
Taksi Rs 40 – Rs 100 Rp 8 ribuan – Rp 20 ribuan
Bensin per liter Rs 67,75 Rp 14 ribuan
Tempat tinggal
Apartemen 1 kamar di pusat kota Rs 11257,04 Rp 2,3 jutaan
Apartemen 1 kamar di pinggiran Rs 6949,67 Rp 1,4 jutaan
Keperluan Bulanan
Listrik, air, sampang untuk apartemen 85 m2 Rs 2122,43 Rp 440 ribuan
Telepon lokal prabayar 1 menit Rs 0,95 Rp 197,25
Internet 10 Mbps Rs 1248,61 Rp 259 ribuan

Rincian biaya kuliah dan biaya hidup di India di atas hanyalah perkiraan kasar saja. Namun setidaknya bisa Anda jadikan bahan perbandingan sebelum memutuskan untuk melanjutkan studi dan menetap di India selama beberapa tahun. Apabila Anda membutuhkan informasi yang lebih jelas seputar pendidikan dan biaya hidup di India, Anda mungkin bisa menanyakannya langsung ke komunitas pelajar Indonesia yang berada di India dan telah memiliki pengalaman hidup di sana.

loading...
author
Pengamat produk dan harga komoditas. Saat ini tinggal di Kota Malang.

Leave a reply "Update Info Biaya Kuliah & Hidup di India 2017"