Update Info Biaya Kuliah & Hidup di India

No comment10830 views

Selama ini warga negara Indonesia lebih banyak memilih hidup dan di dalam negeri atau di beberapa negara lain seperti Amerika atau Eropa. Padahal ada banyak pilihan negara di Asia yang bisa dituju untuk melanjutkan , salah satunya seperti India. Bahkan kabarnya dan kuliah di India termasuk yang paling murah di dunia dan mengalahkan 2 negara tetangganya, yakni Pakistan dan Nepal.

biaya, hidup, kuliah, di, india, rincian, kisaran, pelajar, indonesia, pengalaman, syarat, beasiswa, situs, resmi, kampus, studi, apartemen, keperluan, bulanan, terjangkau, pihak, semester

Ikon-ikon negeri India

Sejumlah kota pusat seperti New Delhi, Mumbai, dan Bangalore menawarkan gaji yang cukup tinggi bagi Anda yang hendak melanjutkan kerja atau kerja paruh waktu di sana. Selain itu, barang kebutuhan sehari-hari di kota-kota tersebut juga relatif murah. Bayangkan saja, dengan 1 rupee = Rp 204.708, untuk hidup sebulan di India kabarnya Anda hanya membutuhkan biaya sekitar Rp 2 juta. Cukup terjangkau bukan?

Sedangkan untuk kuliah biaya per tahunnya juga relatif lebih terjangkau dibandingkan Indonesia, berkisar antara Rp 368 ribuan hingga Rp 132 jutaan. studi atau jurusan yang ditawarkan juga bervariasi, mulai dari sosial, sains, teknik, teknologi, dan sebagainya. Anda bisa langsung mengecek situs resmi -kampus yang Anda idamkan untuk mengetahui apa yang ditawarkan serta biaya kuliah per yang ditarik oleh pihak universitas. Sebagai gambaran, berikut ini perkiraan biaya kuliah dan hidup di India.

Baca juga  Biaya Kuliah IAIN Syekh Nurjati Cirebon Tahun Ajaran 2019/2020

Kisaran Biaya Kuliah di India

Nama UniversitasBiaya Kuliah Dalam Mata Uang Rupee India/USDBiaya Kuliah Dalam Mata Uang Rupiah
Jawaharlal Nehru University (JNU)USD 500-USD 750Rp 7,3 jutaan – Rp 11 jutaan
Osmania UniversityUSD 256-USD 600Rp 3,7 jutaan – Rp 8,8 jutaan
Anna University ChennaiUSD 6000-USD 9000Rp 88 jutaan – Rp 132 jutaan
Aligarh Muslim UniversityUSD 1000Rp 14,7 jutaan
Hyderabad Central University (HCU)USD 1000 – USD 1800Rp 14,7 jutaan – Rp 26,5 jutaan
Delhi UniversityRs 7000 – Rs 13000Rp 1,4 jutaan – Rp 2,6 jutaan
Banaras Hindu UniversityRs 1800Rp 368 ribuan

Selain menggunakan biaya pribadi, untuk berkuliah di India Anda juga bisa memanfaatkan yang disediakan oleh pemerintah India melalui program General Scholarship Scheme (GSS)-Indian Council for Cultural Relations (ICCR). ini berlaku untuk jenjang Bachelor, Master, dan PhD. Permohonan untuk tersebut dibuka setiap tahun pada bulan November sampai Desember dan berakhir pada akhir bulan Januari tahun berikutnya. Biasanya pengajuan diserahkan ke Kedutaan Besar India yang ada di Jakarta, bukan secara langsung ke ICCR atau universitas yang hendak Anda tuju.

Selain dapat digunakan untuk melanjutkan kuliah di jenjang S1, S2, atau S3, beasiswa tersebut juga berlaku untuk kursus di sejumlah bidang seperti seni, seni pertunjukan, arsitektur, sastra, perdagangan, dan ilmu pengetahuan, atau program dengan gelar di teknik dan pertanian, serta kursus doktor dan pasca-doktoral di sejumlah disiplin ilmu.

Baca juga  Update Biaya Kuliah Terbaru Fakultas Kedokteran Universitas YARSI 2019/2020

Dalam beasiswa tersebut, pemerintah India akan memberi tunjangan hidup, hibah kontingen, biaya akomodasi, biaya kuliah dan sebagainya, termasuk biaya pengobatan medis dan studi tur bagi yang terpilih memperoleh beasiswa. Akan tetapi, pemerintah India tak menanggung biaya penerbangan dari dan ke India dan beban bahan kimia laboratorium untuk mahasiswa jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Beasiswa juga tidak diberikan MBBS, BDS, keperawatan, dan program lainnya yang berhubungan dengan obat-obatan.

Syarat Permohonan Beasiswa

Mahasiswa India - (Sumber: hindustantimes.com)

Mahasiswa India - (Sumber: hindustantimes.com)

  • IPK minimal 2,75 pada jenjang studi terakhir yang telah diselesaikan.
  • Pemeriksaan di sekolah atau universitas yang dituju.
  • Silabus dari ujian kualifikasi terakhir (marksheet/transkrip akademik).
  • Sertifikat atau salinan semua dokumen yang dibutuhkan dengan terjemahan dalam Bahasa Inggris.
  • Lulus English Proficiency Test yang akan dilakukan oleh pihak kedutaan.
  • Untuk siswa yang mendaftar pada program kursus/post-doctoral doktor atau arsitektur, sinopsis yang diusulkan mencakup daerah penelitian.
  • Sertifikat kesehatan, seperti yang ditentukan dalam Lampiran-2 dari Formulir Permohonan.
  • riwayat hidup dalam Bahasa Inggris (HP dan e-mail diperlukan).
  • Sertifikat kursus Bahasa Inggris dengan skor TOEFL minimal 500.
  • Surat rekomendasi dari sekolah/universitas/kantor asal atau yang sebelumnya.
Baca juga  Update Biaya Masuk Pondok Pesantren Hasmi Islamic School Bogor

Kisaran Biaya Hidup di India

Jenis PengeluaranBiaya Dalam Mata Uang RupeeBiaya Dalam Mata Uang Rupiah
Makanan di restoran murahRs 150Rp 30 ribuan
Makan 1 porsiRs 20-Rs 300Rp 4 ribuan-Rp 61 ribuan
Makan 2 orang di restoran menengahRs 600Rp 122 ribuan
Tiket sekali jalanRs 15Rp 3 ribuan
Tiket bulananRs 600Rp 122 ribuan
TaksiRs 40-Rs 100Rp 8 ribuan-Rp 20 ribuan
Bensin per literRs 67,75Rp 13 ribuan
Apartemen 1 kamar di pusat kotaRs 11257,04Rp 2,3 jutaan
Apartemen 1 kamar di pinggiranRs 6949,67Rp 1,4 jutaan
Listrik, air, sampang untuk apartemen 85m2Rs 2122,43Rp 434 ribuan
Telepon lokal prabayar 1 menitRs 0,95Rp 194.600
Internet 10 MbpsRs 1248,61Rp 255 ribuan

Rincian biaya kuliah dan biaya hidup di India di atas hanyalah perkiraan kasar saja. Namun setidaknya bisa Anda jadikan bahan perbandingan sebelum memutuskan untuk melanjutkan studi dan menetap di India selama beberapa tahun. Apabila Anda membutuhkan informasi yang lebih jelas seputar pendidikan dan biaya hidup di India, Anda mungkin bisa menanyakannya langsung ke komunitas pelajar Indonesia yang berada di India dan telah memiliki pengalaman hidup di sana.

[Update: Nurina Thirafi]

loading...
author
Pengamat produk dan harga komoditas. Saat ini tinggal di Kota Malang.

Leave a reply "Update Info Biaya Kuliah & Hidup di India"