Update Tarif Cabut Gigi di Dokter Gigi

Gigi yang berlubang parah, gingsul, dan gigi susu yang tidak mau lepas dengan sendirinya memang harus dicabut. Untuk melakukan cabut gigi, tentunya Anda harus pergi ke klinik atau rumah sakit. Selain itu, Anda harus membayar tarif atau biaya cabut gigi sesuai dengan jenis layanan yang diberikan.

Ilustrasi Cabut Gigi (sumber: cosmeticdentistryguide.co.uk)
Ilustrasi Cabut Gigi (sumber: cosmeticdentistryguide.co.uk)

Tak semua orang suka pergi berobat ke dokter gigi. Selain karena dan bunyi peralatannya yang terkesan menyeramkan, banyak orang beranggapan bahwa tindakan yang dilakukan oleh dokter gigi cukup menyakitkan. Padahal tidak demikian. Dengan ditangani dokter gigi yang berpengalaman, segala permasalahan gigi Anda justru akan teratasi tanpa risiko.

Bacaan Lainnya

Jika dibandingkan anak-anak, orang dewasa memang cukup jarang menemui dokter gigi karena gigi mereka sudah cukup kuat dan akan tanggal karena mengalami kecelakaan, gaya hidup, atau faktor usia. Meski sudah cukup kuat, ternyata makanan yang kita makan dan gaya hidup bisa sangat menentukan kesehatan gigi seseorang.

Orang yang malas menyikat gigi, merokok, atau mengkonsumsi alkohol dan makanan manis biasanya akan mudah mengalami permasalahan gigi. Bila masalahnya hanya sekadar berlubang, mungkin tambal gigi bisa menjadi solusi. Lalu bagaimana jika gigi Anda sudah benar-benar rusak? Maka alternatif solusi yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan pencabutan gigi.

Gigi orang dewasa yang harus dicabut biasanya disebabkan karena sejumlah kondisi, di antaranya seperti rongga mulut yang terlalu penuh. Seperti diketahui, saat memasuki usia 20-an tahun biasanya gigi geraham belakang akan mulai tumbuh di gigi sebelah kiri dan kanan. Ada yang sukses tumbuh dengan sempurna, ada pula yang menimbulkan rasa sakit berkepanjangan hingga harus dicabut.

Selain gigi geraham bungsu, pencabutan gigi juga bisa dilakukan karena adanya infeksi atau penyakit gusi, kemudian gangguan pada rahang, hingga gangguan sinus. Mencabut gigi pun ternyata tak bisa dilakukan dengan sembarangan.

Saat hendak mencabut gigi ke dokter gigi, Anda wajib berada dalam kondisi prima. Biasanya sebelum dilakukan pencabutan gigi Anda akan diminta melakukan rontgen gigi dan juga dicek tekanan darahnya. Selain itu cabut gigi juga baru bisa dilakukan jika gigi sudah tidak terasa sakit lagi. Sebab jika mencabut gigi dalam kondisi masih bengkak dan nyeri justru kemungkinan akan memperparah kondisi Anda.

Lantas berapa biaya cabut gigi saat ini? Sebagai gambaran, biaya pencabutan gigi geraham di klinik atau rumah sakit wilayah Jakarta berkisar Rp300 ribu per gigi. Namun jika mencabut gigi di puskesmas, biayanya bisa di bawah itu. Berikut ini kisaran biaya cabut gigi ke dokter gigi saat ini.

Ilustrasi: Prosedur Cabut Gigi (credit: starwhitedental)

Biaya Cabut Gigi

Nama Klinik/Rumah Sakit Kisaran Tarif
Intan Medical Center Bekasi Cabut Gigi Tanpa Komplikasi: Rp285.000 per gigi
FDC Dental Clinic Jakarta Cabut Gigi Geraham: mulai Rp300.000 per gigi
Dentistique Duren Sawit Cabut Gigi Geraham: Rp554.800 per gigi
Rumah Sakit Gigi dan Mulut Maranatha Bandung Operasi + Cabut Gigi Geraham: mulai Rp1.500.000 – Rp3.000.000
Puskesmas Banguntapan 1 Bantul Pencabutan Gigi Decidui dengan Topikal Anestesi: Rp10.600 – Rp20.000
Pencabutan Gigi Decidui dengan Citoject: Rp10.600 – Rp28.500
Pencabutan Gigi Dewasa dengan Spuit Disposible: Rp12.100 – Rp22.500
Pencabutan Gigi Dewasa dengan Spuit Disposible + Penyulit: Rp29.350 – Rp75.500
Pencabutan Gigi Dewasa dengan Citoject: Rp29.350 – Rp50.000
Pencabutan Gigi Dewasa dengan Citoject + penyulit: Rp29.350 – Rp90.000
OMDC Dental Clinic Bekasi Pencabutan Standar: Rp499.000
Pencabutan Komplikasi: Rp699.000
Odontectomy Spesialis + Post Operation TB: Rp4.300.000
Primera Dental Duren Sawit Cabut Gigi Komplikasi: Rp1.211.250

Hingga kini, biaya cabut gigi di Puskesmas Banguntapan 1 Bantul relatif stabil. Namun, biaya cabut gigi komplikasi di OMDC Dental Clinic Bekasi sedikit naik dari Rp614 ribu menjadi Rp699 ribu. Biaya pencabutan bisa sangat bervariasi antara dokter/klinik yang satu dengan dokter yang lain. Untuk informasi yang lebih jelas, bisa Anda tanyakan pada bagian pendaftaran atau administrasi klinik yang Anda tuju.

[Update: Ditta]

Pos terkait