Harga Triplek Aluminium per Lembar

Secara luas, triplek dikenal sebagai salah satu material, bisa bangunan atau , yang punya penampakan kayu karena memang dibuat dari bahan tersebut. Namun, ada pula triplek yang memiliki tampilan seolah-olah berlapiskan aluminium. Di pasaran dalam negeri, harga triplek demikian memang umumnya lebih mahal dibandingkan triplek kayu biasa.

Triplek aluminium (sumber: 99.co)
Triplek aluminium (sumber: 99.co)

Kayu memang masih menjadi idola sebagai bahan bangunan atau kebutuhan furniture di tengah gempuran material lain seperti galvalum dan sejenisnya. Pasalnya, kayu mudah diproses untuk dijadikan suatu barang dan punya tampilan yang dekoratif, serta rata-rata ditawarkan dengan harga yang terjangkau dan telah tersedia secara luas.[1][2]

Bacaan Lainnya

Selain dibuat mentah, kayu juga sudah kerap diolah menjadi sejumlah bentuk, salah satunya kayu lapis. Kayu lapis merupakan produk komposit berupa papan tiruan yang terbuat dari lembaran-lembaran veneer yang direkatkan bersama dengan susunan bersilangan tegak lurus.[3] Di pasaran, ada beberapa jenis kayu lapis, di antaranya papan triplek (tiga lapis) atau multipleks (multilapis). Berukuran rata-rata 120 x 210 cm, kedua jenis kayu lapis ini menjadi alternatif penggunaan dinding kayu dengan sedikit sambungan.

Apa Itu Triplek?

Dibandingkan multiplek, orang mungkin lebih familiar dengan triplek. Triplek termasuk salah satu jenis kayu lapis dan merupakan produk olahan kayu yang terbuat dari lembaran-lembaran kayu tipis yang direkatkan menjadi satu, kemudian di-press dengan tekanan tinggi dan dilem menggunakan lem khusus menjadi satu.[4]

Baca juga  Perbedaan Tembaga Baru dan Bekas

Sebagai material yang dihasilkan dari olahan kayu, ternyata tidak semua kayu cocok dijadikan bahan untuk membuat triplek karena kualitas produk juga perlu diperhatikan. Secara umum, kriteria kayu yang cocok untuk membuat triplek adalah bentuk fisik kayu harus bulat sempurna, bentuk fisik kayu harus lurus sehingga menghasilkan pengupasan yang sempurna, serta ketersediaan di alam yang melimpah.

Ada beberapa tujuan diproduksinya triplek, antara lain menghemat penggunaan kayu, mendapatkan papan yang lebar atau besar, untuk memanfaatkan jenis kayu yang bernilai rendah, menambah kekuatan dan mutu kayu, serta dapat memperindah unsur dekoratif. Untuk tujuan tersebut, triplek punya tiga bagian utama sebagai pembentuknya, dengan dua lapisan terluar dan lapisan dalam yang merupakan serpihan kayu yang di-press dengan campuran perekat sehingga membentuk bidang yang padat.

Jenis Triplek

Triplek - kego.vn
Triplek – kego.vn
  • Triplek Low Density Fiberboard (LDF), adalah jenis triplek pabrikan yang dimanufaktur dari sisa pecahan kayu, serbuk kayu atau sisa hasil gergajian. Terkadang partikel board juga menambahkan dengan resin sintetik, lalu di-press bersamaan menjadi hasil akhir.
  • Medium Density Fiberboard (MDF), menggabungkan antara serat kayu lunak dan keras, lalu ditempelkan menggunakan lem dengan temperatur dan tekanan tinggi. Kekuatan dan daya tahannya setingkat lebih baik daripada LDF.
  • Multiplek, terbuat dari kulit kayu yang disusun dan direkatkan secara berlapis-lapis. Setelah itu, susunan bahan dasar ini akan di-press dengan mesin bertekanan tinggi. Teksturnya cukup rapat dan daya tahannya juga tinggi, serta tahan air, dan umumnya bisa tahan lama dan awet.
  • Teakblock, adalah papan triplek dari bahan kayu jati, tetapi bukan kayu jati solid. Masih menggunakan prinsip triplek, yaitu rekatan lembar kayu, teakblock adalah triplek dari lembaran kayu jati yang di-press menjadi satu. Daya tahannya cukup memuaskan dan unggul dari segi estetika yang lebih elegan.
  • Blockboard, adalah tiga lapisan kayu dari serat yang berbeda-beda, lalu di-press menjadi satu. Bahan blockboard biasanya adalah kayu lunak, tetapi memiliki daya tahan yang fleksibel dan tidak mudah patah. Blockboard kerap digunakan pada rak, meja, bangku, panel kayu, lemari, atau pintu.
Baca juga  Perbedaan Tembaga Baru dan Bekas

Seperti disinggung di atas, karena terbuat dari kayu, maka penampakan triplek secara umum memang cokelat khas kayu. Namun, ada pula triplek yang memiliki tampilan silver atau perak mirip aluminium. Ini adalah triplek dengan lapisan jeruk di bagian luarnya sehingga mengesankan glossy. Selain lebih elegan, triplek ini juga diklaim kuat dan stabil serta punya durabilitas yang tinggi.

Harga Triplek Aluminium

Ukuran Triplek Aluminium Harga
Triplek aluminium 2,5 mm Rp100.000 per lembar
Triplek aluminium 3 mm Rp110.000 – Rp160.000 per lembar
Triplek aluminium 3 mm lapisan jeruk 3 x 7 x 3 mm Rp220.000 – Rp242.000 per lembar

Harga triplek aluminium di atas telah kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk toko material bangunan dan beberapa platform beli online. Umumnya, triplek aluminium memang punya ketebalan 3 mm dengan dimensi 90 cm x 210 cm. Perlu Anda catat bahwa harga triplek aluminum tersebut tidak mengikat dan dapat berubah sewaktu-waktu.

[1] Hadjib, Nurwati, Mohammad Muslich, Ginuk Sumarni. 2006. Sifat Fisis dan Mekanis Kayu jati Super dan Jati Lokal dari Beberapa Daerah Penanaman. Jurnal Penelitian Hasil Hutan, Vol. 24(4): 359-369.

Baca juga  Perbedaan Tembaga Baru dan Bekas

[2] Anugraini, Arif Seswi, Rida Safuan Selian, Ramdiana. 2017. Kerajinan Kayu Gerupel dalam Konteks Masyarakat Gayo. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unsyiah, Vol. II(1): 13-19.

[3] Somadona, Sonia, Evi Sribudiani, Tuti Arlita. . Pengujian Kualitas Kayu Lapis untuk Konstruksi Bangunan yang Beredar di Pasaran Kota Bengkalis. Wahana Forestra: Jurnal Kehutanan, Vol. 11(2): 154-165.

[4] Ramadhan, Ali dan Kurniawan. 2016. Eksplorasi Fisik Material Triplek. Jurnal Desain dan Seni Universitas Mercu Buana, Vol. 5(2): 37-61.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *