Harga Anjing Golden Retriever Terkini (Puppy, Mix, Stamboom)

Penggemar golden retriever konon semakin bertambah, karena bentuk anjing ini memang lucu dan sifatnya yang manja. Di pasaran sendiri, anjing ini dijual dengan harga yang bervariasi, sesuai dengan jenis, usia, dan kelengkapan vaksin. Biasanya, harga golden retriever yang stamboom lebih mahal daripada yang non-stamboom.

Ilustrasi: Cara Merawat Golden Retriever (credit: thehappypuppysite)
Ilustrasi: Cara Merawat Golden Retriever (credit: thehappypuppysite)

Saat ini, semakin banyak masyarakat Indonesia yang memutuskan mengadopsi binatang untuk peliharaan. Konon, memelihara binatang bukan cuma sebagai ekspresi kecintaan terhadap sesama makhluk hidup, melainkan juga dapat digunakan sebagai sarana untuk relaksasi. Memiliki binatang dikatakan dapat membuat kita menjadi lebih bahagia, berpenghasilan baik, dan lebih bugar. Bahkan, sebuah analisis mengatakan bahwa pemilik hewan biasanya akan lebih bahagia, lebih sering menghabiskan waktu bersama keluarga, dan cenderung menikmati pekerjaannya.[1]

Bacaan Lainnya

Meski binatang liar semacam ular, buaya, hingga harimau juga telah dilirik, tetapi hewan yang tetap menjadi favorit untuk dipelihara tidak jauh-jauh dari dan anjing. Khusus untuk anjing, binatang mamalia ini sering dipilih sebagai hewan karena konon sangat setia, bahkan kesetiaan seekor anjing sering dikatakan mirip dengan konsep manusia tentang cinta dan persahabatan.[2]

Pada masa sekarang, anjing dipelihara memang bukan hanya untuk berburu atau sebagai hewan penjaga. Mereka justru dianggap sebagai sahabat setia. Pola perilaku anjing yang dekat dengan manusia ini membuat hewan tersebut dapat diajak bermain, tinggal bersama, dilatih, serta diajak bersosialisasi dengan manusia maupun anjing yang lain.[3]

Karakteristik Golden Retriever

Sudah ada banyak jenis anjing yang dapat Anda jadikan hewan di rumah, salah satunya golden retriever. Anjing golden retriever sendiri mulai digemari di Indonesia pada tahun 2000-an. Anjing ini merupakan jenis hewan yang sangat aktif, lincah, memiliki perilaku yang tenang, baik, penuh kasih sayang, dan menyenangkan. Pada zaman dulu, selain dijadikan teman manusia, golden retriever juga dijadikan sebagai anjing pemburu, karena mereka memang memiliki insting yang baik untuk mengenali mangsanya.

Semakin berkembangnya zaman, golden retriever juga dimanfaatkan sebagai hewan penolong dan pelacak. Hal ini disebabkan oleh ambisi dan semangatnya yang tinggi dan diimbangi dengan kekuatan indera penciuman yang tajam. Alasan lainnya, golden retriever mudah dilatih dan dapat bekerja dengan baik di darat maupun di air karena memang terbilang pintar berenang.[4]

Ilustrasi: Anakan Golden Retriever (credit: thehappypuppysite)

Secara fisik, anjing golden retriever memiliki penampilan yang cukup dibanding jenis anjing lainnya. Anjing ini memiliki bulu yang panjang, lembut, dan berwarna cokelat keemasan. Warna bulunya yang mengilap saat terkena matahari, menimbulkan efek gemerlap seperti emas. Ini alasan anjing tersebut diberi nama golden retriever. Bentuk fisik yang mirip boneka, tentu membuat siapa saja ingin mengelus kepala anjing ini.

Golden retriever dari dulu hingga saat ini bisa dijadikan sahabat yang baik untuk manusia bukan hanya karena penampilannya. Mamalia tersebut memiliki sifat yang sabar dan lembut. Sifatnya tersebut tidak hanya berlaku pada anak-anaknya, tetapi juga manusia dewasa dan balita. Bahkan, tak jarang banyak orang tua yang mempercayakan anjing ini untuk menemani bayi mereka yang sedang tidur.

Cara Merawat Golden Retriever

Namun, kesabaran anjing golden retriever memang perlu dilatih dan diuji. Meskipun secara alami hewan ini memiliki sifat yang sabar, Anda perlu melatihnya dengan cara khusus. Latihan kesabaran mampu meningkatkan rasa sayang mereka terhadap tuannya. Ini akan membuat mereka bertahan jika sewaktu-waktu mereka harus menjaga selama berhari-hari tanpa kehadiran Anda.

Kebanyakan anjing yang ditinggal oleh tuannya selama berhari-hari, biasanya akan stres karena tak kuat menunggu. Dengan melatih golden retriever Anda, anjing ini tidak akan mudah stres. Hewan tersebut justru akan senang menunggu kehadiran Anda. Tanda anjing golden retriever yang senang karena kedatangan pemiliknya, adalah menggoyangkan ekornya dan posisi tubuh yang seolah ingin dipeluk.

Mengurus golden retriever tidak hanya memperhatikan karakteristik anjing dan melatihnya. Anda juga perlu memperhatikan kebersihan, kesehatan, dan pakannya. Untuk kebersihannya, pastikan Anda rajin memotong kuku, membersihkan telinga, dan merawat bulunya. Merawat bulu anjing tidaklah sulit, karena Anda hanya perlu memandikannya maksimal 3 kali dalam seminggu dan menyisir bulunya.

Sangat penting untuk menyisir bulu golden retriever untuk mencegah kutu dan bulu yang sudah mati menempel di kulit anjing. Pasalnya, bulu yang sudah mati bisa menyebabkan gatal, ruam, dan gejala penyakit kulit ringan lain pada anjing. Selain itu, bulu yang sudah mati akan membuat tampilan anjing menjadi kurang menarik.

Anjing golden retriever (sumber: petmd.com)

Untuk menjaga kesehatan golden retriever, paling tidak Anda harus memperhatikan jadwal vaksinnya. Mamalia tersebut harus mendapatkan suntik vaksin yang rutin dan lengkap dari usia minimal 3 bulan. Pastikan juga anjing tersebut mendapatkan vaksin rabies. Ini adalah salah satu cara untuk mencegah penyakit mematikan yang dapat ditularkan dari hewan ke hewan dan dari hewan ke manusia. Di samping itu, jika kebetulan memelihara anjing ini di Indonesia yang beriklim tropis, waspadai pula infeksi jamur kulit karena termasuk sering terjadi.[5]

Menjaga kesehatan golden retriever tidak hanya sebatas memberinya vaksin. Anda sebagai pemilik anjing juga perlu menjaga kesehatan mentalnya dengan rutin mengajaknya bermain, berjalan-jalan di sore hari, dan mungkin melatihnya untuk berenang. Memang, anjing ini juga memiliki hobi berenang seperti manusia.

Kesehatan anjing tersebut juga akan terjaga selama Anda memberikan pakan yang tepat secara rutin. Pakan yang diberikan bisa berupa makanan anjing jenis kering atau basah. Selain itu, Anda juga bisa memberikan snack khusus sebagai makanan pendampingnya. Sesekali, Anda pun bisa memberikan makanan seperti tulang ayam atau hewan lainnya.

Setelah Anda mengetahui karakteristik dan cara merawat anjing golden retriever di atas, apakah Anda tertarik untuk mengadopsinya? Jika iya, pastikan Anda mengetahui harga golden retriever di pasaran. Jadi, Anda bisa memperkirakan anggaran adopsi anjing yang harus dikeluarkan. Berikut kami sajikan informasi terbaru kisaran harga anjing golden retriever di dalam negeri.

Harga Golden Retriever

Jenis Golden Retriever Harga
Golden Retriever Mix Husky Puppy Rp500.000 – Rp1.750.000 per ekor
Golden Retriever Mix Golden Super Puppy Rp1.500.000 per ekor
Golden Retriever Mix Samoyed Puppy Rp1.500.000 per ekor
Golden Retriever Non-Stambum Rp2.000.000 – Rp3.950.000 per ekor
Golden Retriever Stamboom puppy jantan/betina Rp9.500.000 – Rp18.225.000 per ekor
Golden Retriever Stamboom Full Vaksin Rp10.000.000 – Rp20.000.000 per ekor

Harga anjing golden retriever di atas kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk sejumlah pet shop dan beberapa situs jual beli online. Jika dibandingkan tahun 2020, harga binatang mamalia ini sebenarnya relatif stabil. Anjing golden retriever stambum misalnya, tahun 2020 lalu dilepas Rp5 jutaan per ekor dan tahun 2021 berkisar Rp4,5 juta hingga Rp7,5 jutaan per ekor. Namun, tahun 2022 naik drastis jadi belasan juta rupiah.Untuk informasi lebih detail, Anda dapat mengunjungi pet shop terdekat di daerah Anda.

[Update: Dian]

[1]Saputra, Charistia Firenze Louis. 2016. Implementasi Konsep Wild into Coziness pada Perancangan Interior Dog Daycare Center di Surabaya. Jurnal Intra, Vol. 4(2): 423-434.

[2]Tedja, Madeline Kartika, dkk. 2016. Perancangan Interior Anjing bagi Pecinta Anjing Trah di Surabaya. Jurnal Intra, Vol. 4(2): 631-640.

[3] Ibid.

[4]Oktaviami, Tessa Yuli, dkk. 2013. Hubungan Frekuensi dan Waktu Kawin dengan Jumlah Anak Sekelahiran pada Anjing Golden Retriever yang Dipelihara di Kota Denpasar. Jurnal dan Kesehatan Hewan, Vol. 1(7): 7-10.

[5]Kan, Winnie Rosaline, HeruDwiWaluyanto, Anang Tri Wahyudi. 2015. Perancangan Buku Ilustrasi Mengenai Penyakit Umum Anjing dan serta Perawatannya. Jurnal DKV Adiwarna Universitas Kristen Petra, Vol. 2(7).

Pos terkait