Info Terbaru Harga Gamelan (Perunggu, Kuningan, Besi)

Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan musik bernama gamelan. Gamelan adalah alat musik tradisional asli Indonesia yang secara umum dimainkan dengan cara dipukul. Merupakan kumpulan dari berbagai instrumen musik, seperti gong, gambang, kenong, celempung, dan alat musik pendamping lainnya, harga satu set gamelan ternyata cukup mahal, bisa mencapai ratusan juta rupiah.

Gamelan (sumber: unisbank.ac.id)
Gamelan (sumber: unisbank..id)

Secara umum, gamelan adalah alat musik tradisional Jawa, Bali, dan Sunda, yang pada dasarnya menggunakan laras slendro dan pelog. Laras adalah susunan nada yang di dalam satu oktaf intervalnya sudah ditentukan. Pengertian lain, gamelan adalah permainan musik Jawa dengan bagian-bagian berupa perkusi yang dibuat dari bahan perunggu, meskipun ada pula gamelan yang terbuat dari material besi.[1]

Bacaan Lainnya

Dikutip dari Wikipedia, kata gamelan berasal dari bahasa Jawa, gamel yang berarti memukul atau menabuh, dapat merujuk pada jenis palu yang digunakan untuk memukul instrumen, diikuti akhiran –an yang akhirnya menjadikannya kata benda. Sementara itu, bahasa Jawa halus (krama) untuk gamelan adalah gangsa, dibentuk dari kata tiga dan sedasa (tiga dan sepuluh), merujuk pada elemen pembuat gamelan berupa perpaduan tiga bagian tembaga dan sepuluh bagian timah.

Baca juga  Perbedaan Tembaga Baru dan Bekas

Menurut kepercayaan orang Jawa, gamelan diciptakan oleh dewa yang menguasai daratan Jawa, yaitu Sang Hyang Guru yang tinggal di Gunung Mahendra (Gunung Lawu). Konon, alat ini dulunya dipakai untuk memanggil dewa-dewa lainnya. Bunga dan dupa sering disajikan untuk mengiringi tabuhan gamelan. Hal tersebut dilakukan karena mereka percaya bahwa di dalam gamelan terdapat roh.

Gamelan Jawa dapat dibedakan menjadi dua laras (tinggi nada atau titi nada), yakni slendro dan pelog.[2] Menurut mitologi Jawa, usia gamelan slendro lebih dua daripada pelog. Slendro memiliki lima nada per oktaf, yakni 1 2 3 4 5, dengan interval sama. Sementara itu, pelog memiliki tujuh nada per oktaf, yakni 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, dengan penyebutan ji, ro, lu, pat, mo, nem, pi, dengan perbedaan interval yang besar.

Setiap laras dalam satu perangkat (pangkon) terdiri dari bagian-bagian pokok, yakni kendang, gong, kethuk-kenong, saron, bonang, rebab, siter, gambang, gender, dan seruling. Setiap bagian pokok tersebut terdiri dari bagian-bagian yang lebih kecil lagi, misalnya kendang (bedhug, batangan, dan ketipung), gong (suwukan, kempul, dan gong gedhe), saron (demung, ricik, dan peking), bonang (panembung dan panerus), dan gender (slenthem, barung, dan panerus).

Baca juga  Perbedaan Tembaga Baru dan Bekas
Ilustrasi: Memainkan Gamelan (sumber: atourin.com)
Ilustrasi: Memainkan Gamelan (sumber: atourin.com)

Cara Memainkan Gamelan

  • Kendang, mempunyai fungsi utama dalam mengatur irama. Kendang ini dimainkan dengan tangan tanpa harus menggunakan alat bantu.
  • Saron, merupakan salah satu instrumen gamelan yang biasanya terdapat empat saron, dan semuanya memiliki pelog dan slendro.
  • Demung, merupakan salah satu anggota dari instrumen gamelan yang tergolong juga dengan keluarga balungan, sama seperti saron. demung ini juga sama dengan saron, bahkan terlihat mirip. Demung juga mempunyai dua versi, yaitu pelog dan slendro.
  • Kenong, merupakan salah satu alat gamelan yang memerlukan bantuan alat pukul untuk memainkannya. Kenong berfungsi sebagai penentu batas-batas gatra, yakni menegaskan irama.
  • Slenthem, adalah salah satu alat musik gamelan yang terdiri dari lembaran lebar logam yang tipis, yang diuntai dengan tali dan direntangkan di atas tabung-tabung, menghasilkan dengungan rendah atau gema yang mengikuti nada saron, ricik, dan juga balungan jika ditabuh.

Bagi Anda yang berminat belajar gamelan, tidak sulit mendapatkan instrumen musik ini. Pasalnya, gamelan sudah dijual bebas dan dapat Anda beli di berbagai toko alat musik tradisional serta situs jual beli online. Untuk satu set gamelan, harga yang ditawarkan memang tidak murah. Sebagai referensi, berikut kisaran harga gamelan di pasaran dalam negeri.

Harga Gamelan

Satu set gamelan (sumber: hanyaberbagi.com)
Satu set gamelan (sumber: hanyaberbagi.com)
Varian Gamelan Harga
Gamelan Rebab Kayu Rp500.000 – Rp550.000
Gamelan Peking Besi Rp1.560.000
Gamelan Siter Celempung Rp2.395.000
Gamelan Gong Rp3.430.000
Gamelan Gambang Jawa Rp5.500.000
Gamelan Saron Bilah 7 Rp6.250.000
Gamelan Slenthem Rp7.500.000
Gamelan Degung Besi Rp12.500.000
Gamelan Salendro Besi Rp18.000.000
Gamelan Degung Stainless Steel Rp23.500.000
Gamelan Salendro Stainless Steel Rp24.500.000
Gamelan Degung Kuningan 1 Set Rp32.500.000
Gamelan Jawa Besi 1 Set Rp55.000.000
Gamelan Degung Perunggu Rp85.000.000
Gamelan Jawa Slendro Perunggu 1 Set Rp750.000.000
Baca juga  Perbedaan Tembaga Baru dan Bekas

Harga gamelan di atas kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk beberapa toko alat musik tradisional dan situs jual beli online. Apabila dibandingkan penawaran sebelumnya, harganya ada yang naik dan ada yang turun. Harga gamelan Jawa Slendro Perunggu misalnya, awalnya dijual Rp475 juta dan sekarang naik menjadi Rp750 juta. Sebaliknya, harga gamelan gong yang semula Rp3,75 juta, saat ini turun menjadi Rp3,43 juta per set. (: Panca)

[1] Kristanto, Alfa dan Denny Dwiatmadja Kristianto. 2018. Bentuk Komposisi Musik Gamelan dan Refleksi Teologis Atas “Ku Suka Mengabarkan”. Jurnal Abdiel, Vol. 2(1): 74-84.

[2] Rahmawati, Lina dan R. Lakoro. 2017. Perancangan Media Digital Interaktif Gamelan Jawa Timuran sebagai Wadah Pengenalan Alat Musik Tradisional untuk Anak Usia 9-10 Tahun. Jurnal Sains dan Seni ITS, Vol. 6(1): 74-79.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *