Info Terbaru Harga Buah Peach (Segar, Kering, Kaleng)

Buah peach, atau biasa disebut dengan buah persik, menjadi salah satu jenis buah yang tergolong mewah. Pasalnya, buah ini memiliki harga yang terbilang tidak murah jika dibandingkan dengan jenis buah tropis lainnya. Di pasaran sendiri, jarang orang menjual peach dengan kemasan plastik, biasanya dijual dalam kemasan kotak yang cantik.

Ilustrasi: Karakteristik Buah Peach (credit: Medical News Today)
Ilustrasi: Karakteristik Buah Peach (credit: Medical News Today)

Karakteristik Buah Peach

Secara ilmiah, buah peach memiliki nama botani Prunus persica (L.) yang mengacu pada nama negara asal buah tersebut, yakni Persia, dan sekarang lebih dikenal dengan Iran. Selain dapat ditemukan secara langsung di Persia, buah peach juga mudah ditemukan di beberapa negara Asia seperti dan Korea Selatan.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan penelitian, produksi buah persik di dunia dapat mencapai 24,7 juta ton dengan dengan produsen dari China (57,9%), Spanyol (7,3%), Italia (5,1%), Yunani (3,8%), Amerika Serikat (3,1%) Turki (3,1%), Iran (1,7%), Mesir (1,5%), Chile (1,3%), Korea Selatan (1,2%), dan beberapa negara lainnya dengan jumlah 14%.[1]

Peminat buah persik yang semakin meningkat membuat jumlah pedagang semakin bertambah. Di Indonesia sendiri, kebanyakan toko buah mendapatkan stok buah persik secara impor dari negara-negara tetangga seperti dan Korea Selatan. Ada juga buah persik dari Jepang, tetapi kebanyakan orang memasoknya dari dua negara tersebut karena dinilai lebih murah.

Buah peach digemari banyak orang karena memiliki rasa manis dan asam yang khas dengan aroma wangi yang manis. Selain itu, buah persik memiliki tekstur yang renyah hampir mirip dengan apel, namun lebih padat dan kenyal. Dilihat dari karakteristiknya, buah yang sering dijadikan selai ini memiliki tekstur yang bisa diubah menjadi lembek dan kenyal jika dipanaskan.

Selain disukai karena rasanya yang unik, buah persik diminati banyak orang karena bentuknya yang unik. Secara fisik, buah persik memiliki bentuk yang bulat di bagian pangkalnya dan lonjong di bagian bawahnya. Sekilas, buah ini mamiliki bentuk seperti hati terbalik. Untuk warna kulitnya, buah peach memiliki warna kuning dengan semburat merah muda. Ada juga buah persik yang berwarna oranye dengan semburat merah. Sementara itu, warna dagingnya bervariasi, antara lain putih, kuning, oranye, dan merah muda.

Cara Menikmati Buah Peach

Untuk menikmati buah peach, Anda tidak harus mengonsumsinya secara langsung. Ada banyak resep hidangan buah persik sederhana yang bisa Anda coba. Salah satunya adalah susu saus buah peach. Cara membuat minuman ini tidaklah sulit, Anda hanya membutuhkan 1 buah persik segar, 250 susu UHT, 2 makan kental manis, setengah sendok teh plain syrup, 3 sendok makan gula, 50 ml air,  dan es batu 100 gr.

Siapkan panci dan isi dengan air, lalu nyalakan dengan api sedang. Sambil menunggu air mendidih, cuci buah persik dan potong dadu atau cincang kasar. Pastikan Anda sudah membuang bijinya. Jika air di panci sudah mendidih, masukkan gula dan aduk hingga rata. Ubah api kompor dari sedang menjadi kecil. Aduk hingga gula mengental tanpa mengubahnya menjadi karamel dan masukkan potongan buah peach ke dalam panci.

Aduk campuran buah peach dan gula hingga tekstur buah menjadi lembek dan agak kenyal. Setelah lebih dari 10 menit, tekstur adonan akan berubah menjadi seperti saus. Matikan api dan biarkan adonan dingin. Setelah agak dingin, siapkan wadah plastik atau toples dan masukkan adonan. Saus yang sudah jadi harus disimpan dalam lemari pendingin selama 20 menit agar mengental dengan sempurna.

Siapkan gelas saji, masukkan plain syrup dan kental manis. Ambil saus buah persik dan masukkan sekitar 1 hingga 2 makan ke dalam gelas. Tambahkan setengah porsi es batu (50 gr) ke dalam gelas dan tumpuk bagian atasnya dengan saus peach sebanyak 1 sendok teh. Masukan sisa es batu dan tuang susu UHT dalam gelas. Susu saus peach sudah siap dihidangkan.

Sebelum Anda membuat resep di atas, pastikan Anda membeli buah peach dulu di pasaran. Untuk mempermudah memperkirakan anggaran belanja buah peach, Anda bisa melihat tabel harga buah peach yang berlaku untuk saat ini seperti berikut.

Harga Buah Peach Segar

Buah Peach (sumber: seriousfacts.com)
Varian Buah Peach SegarHarga
Buah Peach Segar 500 grRp45.000
Buah Peach White Jepang 1 pcsRp126.900
Buah Peach White Korea Original Segar 1 kgRp325.800
Buah Peach Segar USA 1 kgRp349.900
Buah Peach White Korea Original Segar 1 dus isi 1,5 kgRp699.999

Jika dibandingkan penawaran sebelumnya, harga buah peach segar di pasaran saat ini terpantau fluktuatif. Misalnya, buah peach white Korea original yang semula dijual seharga Rp355 ribu kg, kini sedikit turun menjadi Rp325.800 per kg. Berbeda dengan buah peach impor USA yang naik dari Rp322 ribu menjadi Rp349.900 per kg.

Harga Buah Peach Kering

Ilustrasi: Buah Peach Kering (credit: Amazon)
Varian Buah Peach KeringHarga
Buah Peach Putih Kering 1 grRp9.980
Buah Peach Putih Kering Sien Tho 100 grRp13.000
Buah Peach Merah Kering 500 grRp40.000
Buah Peach Kering Tanpa Biji 500 grRp60.000

Hingga saat ini, harga buah peach dalam kondisi kering (manisan) relatif stabil. Namun untuk jenis peach merah, harganya sedikit naik dari Rp30 ribu menjadi Rp40 ribu 500 gram. Selain dijual dalam kondisi segar dan kering, buah peach juga tersedia dalam kemasan kaleng yang praktis digunakan kapan saja.

Harga Buah Peach Kaleng

Merk Buah Peach KalengHarga
WILMOND Peach Kaleng 825 grRp42.800
ALL GOLD Peach Kaleng 825 grRp48.000
Gold Reff Peach Kaleng 950 grRp52.000
Dongwon Buah Peach Kaleng Impor Korea 188 grRp60.000
Del Monte Peach Halves Kaleng 825 grRp65.500
Golden Peach Halves Kaleng 825 grRp79.000

Perlu Anda ketahui, harga buah peach di atas telah kami rangkum dari berbagai macam sumber, termasuk situs jual beli online. Harga buah peach tersebut tentu tidak terikat dan dapat berubah sewaktu-waktu. Untuk info lebih lanjut, Anda dapat mengunjungi supermarket atau toko buah terdekat.

[Update: Ditta]

[1] Hanif, Zainul & Lizia Zamzami. 2020. Sumber Daya Genetik Tanaman Buah Subtropika Potensial. Bogor: IPB Press.

Pos terkait