Info Terbaru Biaya Pengurusan dan Pembuatan NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)

Sebagai , mungkin Anda sudah mengerti atau setidaknya pernah mendengar tentang Nomor Pokok Wajib Pajak atau disingkat NPWP. Untuk melaksanakan perpajakan, Direktorat Jenderal Pajak menggunakannya sebagai sarana sekaligus sebagai tanda pengenal atau identitas Wajib Pajak.

Setiap Wajib Pajak akan diberikan NPWP pada saat melakukan pendaftaran, sehingga seluruh administrasi perpajakan terkait dengan Wajib Pajak tersebut akan menggunakan NPWP yang dimaksud.

Kantor Pelayanan Pajak - (Sumber: ipapa.co.id)

Kantor Pelayanan Pajak - (Sumber: ipapa.co.id)

Wajib Pajak adalah orang pribadi atau badan meliputi meliputi pembayar pajak, pemotong pajak, dan pemungut pajak, yang mempunyai hak dan kewajiban perpajakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan. Sedangkan, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) adalah nomor yang diberikan kepada Wajib Pajak sebagai sarana dalam administrasi perpajakan yang digunakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas Wajib Pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya.

Orang pribadi yang wajib memiliki NPWP di antaranya orang pribadi yang menjalankan usaha atau pekerjaan bebas, dan orang pribadi yang tidak menjalankan usaha atau pekerjaan bebas, yang memperoleh penghasilan diatas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP).

Besarnya Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) setahun adalah:

  • Wajib Pajak sendiri : Rp 54.000.000
  • Wajib Pajak kawin : Rp 58.500.000
  • Wajib Pajak kawin & Memiliki 1 tanggungan : Rp 63.000.000
  • Wajib Pajak kawin & Memiliki 2 tanggungan : Rp 67.500.000
  • Wajib Pajak kawin & Memiliki 3 tanggungan : Rp 72.000.000.

Misalnya, Budi (statusnya sendiri) karyawan di PT A memiliki penghasilan setiap bulannya Rp 5 juta atau setahun Rp 60 juta, dengan demikian Budi wajib memiliki NPWP.

Untuk mendapatkan NPWP, ada beberapa prosedur yang harus dilalui. Pendaftaran NPWP dapat dilakukan dengan membuka situs Direktorat Jenderal Pajak (www.pajak.go.id). Langkah-langkahnya adalah:

  • Cari situs Direktorat Jenderal Pajak di Internet dengan www.pajak.go.id.
  • Selanjutnya anda memilih menu e-Registration (ereg.pajak.go.id).
  • Pilih menu “buat account baru” dan isilah kolom sesuai yang diminta.
  • Setelah itu anda akan masuk ke menu “Formulir Registrasi Wajib Pajak Orang Pribadi”. Isilah sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang anda miliki.
  • Anda akan memperoleh Keterangan Terdaftar (SKT) Sementara yang berlaku selama 30 (tiga puluh) hari sejak pendaftaran dilakukan. Cetak SKT Sementara tersebut sebagai bukti anda sudah terdaftar sebagai Wajib Pajak.
  • Tanda tangani formulir registrasi, kemudian dapat dikirimkan/disampaikan langsung bersama SKT Sementara ke Kantor Pelayanan Pajak seperti yang tertera pada SKT Sementara tersebut. Setelah itu Wajib Pajak akan menerima kartu NPWP dan SKT asli.
  • Pendaftaran NPWP juga dapat dilakukan dengan cara langsung mendatangi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) atau Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal dari Wajib Pajak serta mendatangi Pojok Pajak yang terdapat di tempat keramaian (mall, gedung perkantoran).

Kewajiban mendaftarkan diri berlaku juga terhadap wanita kawin yang ingin dikenakan pajak secara terpisah dengan suaminya. Selain untuk wajib pajak orang pribadi pengusaha tertentu yang memiliki tempat usaha berbeda dengan tempat tinggal, selain wajib mendaftarkan diri ke KPP yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggalnya, juga diwajibkan mendaftarkan diri ke KPP yang wilayah kerjanya meliputi tempat kegiatan usah dilakukan.

Sementara itu, untuk Wajib Pajak orang pribadi yang tidak menjalankan usahanya atau pekerjaan bebas, bila sampai dengan suatu bulan memperoleh penghasilan yang jumlahnya telah melebihi Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) setahun, wajib mendaftarkan diri paling lambat pada akhir bulan berikutnya.

Bagi Anda yang ingin mengurus NPWP, persyaratan yang harus dipenuhi tergolong cukup mudah, yaitu mengisi formulir pendaftaran dan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau paspor bagi orang asing (warga negara asing). Untuk pengurusan dan NPWP, serta semua di Kantor Pelayanan Pajak adalah gratis atau tanpa dipungut biaya.

NPWP memiliki beberapa manfaat, yaitu kemudahan pengurusan administrasi dalam beberapa hal seperti pengajuan kredit bank, pembuatan rekening koran di bank, pengajuan SIUP/TDP, pajak final (PPh Final, PPN, dan BPHTB, dll), pembuatan paspor, dan mengikuti lelang di instansi pemerintah, BUMN, dan BUMD.

Anda juga akan merasakan manfaat yaitu kemudahan pelayanan perpajakan dalam hal pengembalian pajak, pengurangan pembayaran pajak, serta penyetoran dan pelaporan pajak.

NPWP - (Sumber: bagi-in.com)

NPWP - (Sumber: bagi-in.com)

NPWP juga dapat dihapuskan, tetapi ada syaratnya. NPWP dapat dihapuskan, hanya apabila Wajib Pajak tersebut sudah tidak memenuhi persyaratan subjektif dan/atau objektif sesuai dengan ketentuan peraturan undang-undang perpajakan. Misalnya Wajib Pajak meninggal dunia dan tidak meninggalkan warisan atau meninggalkan warisan tetapi sudah terbagi habis kepada ahli warisnya.

Baca juga  Info Terbaru Tarif/Ongkos Kirim Kartu Pos ke Luar Negeri

Contoh lainnya antara lain Wajib Pajak tidak lagi memperoleh penghasilan atau memperoleh penghasilan tetapi di bawah PTKP, Wanita kawin yang sebelumnya telah memiliki NPWP dan menikah tanpa membuat perjanjian pemisahan harta serta suaminya telah terdaftar sebagai WP, disyaratkan adanya surat nikah/akte perkawinan dari catatan sipil.

Apabila Anda termasuk dalam kategori Wajib Pajak, dan belum atau sengaja tidak mendaftarkan diri untuk memiliki NPWP, ada sanksinya. Setiap orang yang dengan sengaja tidak mendaftarkan diri untuk memiliki NPWP dan atas perbuatannya tersebut menimbulkan kerugian pada pendapatan negara, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 6 (enam) bulan dan paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling sedikit 2 (dua) kali jumlah pajak terutang yang tidak atau kurang dibayar dan paling banyak 4 (empat) kali jumlah pajak terutang yang tidak atau kurang dibayar.

loading...

Leave a reply "Info Terbaru Biaya Pengurusan dan Pembuatan NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)"