Berbeda dari Kumon, Berapa Biaya Terbaru Kursus Sakamoto?

Matematika merupakan salah satu pelajaran yang terkesan menyeramkan bagi sebagian pelajar. Betapa tidak, tingkat kesulitan soal matematika akan semakin bertambah jika dipertemukan dengan angka, rumus, dan perhitungan yang panjang. Tak salah jika banyak belajar yang menawarkan jasa bimbingan untuk membantu menghadapi pelajaran matematika. Dari banyaknya lembaga kursus, Matematika Sakamoto hadir dengan metode belajar yang mandiri dan kerap dijadikan pilihan para orang tua. Biaya kursus Sakamoto relatif sebanding dengan bimbingan belajar yang ditawarkan siswa.

Ilustrasi: belajar matematika (sumber: givingcompass.org)
Ilustrasi: belajar matematika (sumber: givingcompass.org)

Metode belajar matematika Sakamoto dikembangkan oleh Dr Hideo Sakamoto dari Jepang sejak 1980 yang dikemas melalui soal cerita.[1] Soal cerita dikemas secara kreatif untuk melatih kemampuan analisa, logika, dan imajinasi siswa. Tak hanya mengatasi aspek mekanik dari pemecahan masalah, metode ini memungkinkan dapat meningkatkan pemahaman dan kreativitas saat menghadapi masalah matematika.

Bacaan Lainnya

Matematika Sakamoto telah populer sebelumnya di Jepang dan kini merambah ke berbagai negara lain, termasuk Indonesia. Sakamoto Indonesia pertama kali didirikan pada tahun 2001 sebagai belajar franchise yang bergerak di bidang pendidikan khususnya matematika. PT Sakamoto Indonesia Perdana telah tercatat memiliki 50 tempat bimbingan belajar di Indonesia.[2] Kursus Sakamoto telah berkembang di beberapa negara lain seperti Singapura, Thailand, Malaysia, Korea, Australia Barat, Myanmar hingga Filipina.

Baca juga  Info Terbaru Kisaran Harga Rumput Sintetis per Meter

Keberhasilan alumni Sakamoto menjadi bukti metode belajar dari Jepang ini begitu efektif diterapkan dan meningkatkan prestasi saat belajar di sekolah. Bahkan, sebagian alumni Sakamoto juga terpantau berhasil menerima beasiswa ke luar negeri. Sakamoto terpantau percaya diri mengikuti berbagai lomba dan kompetisi, sehingga berhasil mendapatkan deretan penghargaan misalnya pada 2017 lalu, sebagai berikut.

Pencapaian Kursus Sakamoto

  • Juara SEAMO (Southeast Asian Mathematical Olympiad);
  • Lower Primary (Category A) Awardees
  • Middle Primary (Category B) Awardees
  • Upper Primary (Category C) Awardees
  • Junior (Category D) Awardees
  • Intermediate (Category E) Awardees
  • Senior (Category F) Awardees
  • Juara SASMO (Singapore and Asian Schools Math Olympiad) ;
  • Meraih Gold Award dan Perfect Score

Sebelumnya, metode belajar khusus matematika yang telah populer di kalangan masyarakat yakni Kumon. Meskipun sama-sama dari Jepang, ternyata kedua metode belajar matematika tersebut memiliki perbedaan. Nah, jika dibandingkan dengan les Kumon, apa perbedaan keduanya?

Perbedaan Kursus Kumon dan Sakamoto

Toru Kumon dari Osaka Jepang merupakan inisiator metode Kumon sejak 1954. Metode Kumon merupakan metode belajar perseorangan. Hal tersebut berarti untuk masuk di awal akan ditentukan secara perseorangan, sehingga level yang diikuti tidak tergantung pada usia ataupun pada sekolah anak. Metode belajar kumon tidak dapat dilakukan secara instan karena bertujuan untuk membentuk dasar matematika yang kuat pada anak. Materi Kumon dimulai dari konsep pengenalan bilangan yang dapat diberikan kepada anak yang belum bisa memegang pensil sekalipun.

Baca juga  Jadwal Pendaftaran dan Biaya Kuliah Universitas Semarang (USM) TA 2022/2023
Papan nama Kursus Matematika Sakamoto (google business site)
Papan nama Kursus Matematika Sakamoto (google business site)

Sementara itu, metode Sakamoto lebih berfokus pada pembinaan kemampuan dalam pemahaman soal (be able to understand), bukan sekadar kemampuan menjawab soal (able to answer), sehingga siswa dibiasakan untuk tidak hanya menekankan pada hasil, tapi pada proses penyelesaian pada soal cerita. Untuk itu, tiga langkah dasar yang sederhana diterapkan selama belajar, mulai dari menganalisis masalah, menerjemahkan informasi, dan menulis persamaan matematis untuk dilakukan perhitungan.

Sejumlah manfaat ditawarkan pada yang mengikuti kursus Sakamoto meliputi peningkatan kemampuan berpikir logis analitis, membangun pengertian konsep dan aplikasinya, hingga pengembangan pola pikir kreatif dan imajinatif. Lalu, berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk dapat mengikuti kursus Sakamoto ini?

Tarif Kursus Sakamoto

Biaya bimbingan belajar Kumon dan Sakamoto rupanya tidak jauh berbeda. Menurut beberapa sumber di internet pada 2020 lalu, biaya kursus bulanan di Sakamoto dipatok mulai Rp350 ribu per bulan, sementara Kumon menetapkan tarif kisaran Rp370 ribu per bulan.

Baca juga  Jadwal Pendaftaran dan Biaya S2 UIN Jakarta TA 2022/2023

Pada 2021 ini, pihak Sakamoto mengungkapkan biaya kursus di tersebut kisaran Rp450 ribu hingga Rp600 ribu per bulan. Biaya tersebut tentu berbeda-beda, tergantung dari banyak faktor seperti tingkatan studi (TK, SD, SMP) dan wilayahnya. Sementara Kumon mencantumkan biaya kursusnya terbaru melalui situs resminya berkisar antara Rp340 ribu hingga Rp510 ribu per bulan.

Untuk memperoleh info lengkap mengenai tarif kursus Sakamoto, Anda dapat langsung mengunjungi tempat kursus Sakamoto terdekat atau dapat menghubungi kontak yang tersedia.

Sakamoto Indonesia

Call Center: 0819-3265-8388
Website: www.sakamoto.id
Facebook: SakamotoKPO
Instagram: @sakamoto.indonesia

[1] Pusat Data dan Analisa Tempo. 2020. Mengenalkan Cara Pintar dan Praktis Menaklukan Matematika. Jakarta: Tempo Publishing. Hlm 47.

[2] Hakim, Lukman. 2008. Info Lengkap Waralaba. Jakarta: Niaga Swadaya. Hlm 304.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.