Update Kisaran Biaya Hidup di London, Inggris

Inggris (UK) cukup terkenal dengan budaya dan nilai sejarah yang sangat panjang. Hal ini yang lantas menjadikannya sebagai salah satu destinasi wisata dan pendidikan di dunia. Meski biaya hidup di negara ini cukup tinggi, tetapi dengan kualitas pendidikan yang mumpuni, menjadikan Negeri mendiang Ratu Elizabeth ini menjadi salah satu destinasi utama beberapa warga Indonesia untuk melanjutkan studi.

Biaya, pembuatan, visa, inggris, uk, jenis, jasa, pengurusan, berlaku, masa, lama, informasi, masyarakat, negara, kunjungan, studi, kerja, cara, pengajuan
London, Inggris

Komponen Biaya Hidup di London, Inggris

Besaran biaya kuliah di Inggris sangat tergantung pada biaya hidup masing-masing mahasiswa. Sementara, besar kecilnya biaya hidup tergantung pada gaya hidup masing-masing individu. Pengeluaran biaya hidup di Inggris untuk siswa internasional bisa dihemat dengan pilihan akomodasi tempat tinggal, transportasi, dan kota tempat tinggal.

Bacaan Lainnya

Misalnya, apabila Anda menetap di asrama kampus, akan jauh lebih mahal dibandingkan dengan tinggal di rumah kost seperti homestay. Biaya tempat tinggal ini juga bisa dihemat lagi dengan menyewa rumah bersama beberapa teman. Di samping itu, lokasi tempat tinggal di pinggiran kota juga akan lebih murah dibandingkan dengan tinggal di pusat kota, meski di sisi lain biaya transportasi akan bertambah.

Seperti kita tahu, London termasuk salah satu kota dengan biaya hidup tinggi. Jika biaya hidup di sana dikurskan dalam rupiah, pasti angkanya fantastis.[1]Biaya hidup di London, ibu kota Inggris, paling besar berasal dari biaya akomodasi alias tempat tinggal. Biaya tempat tinggal akan sangat bergantung pada letak tempat tinggal, ukuran, dan fasilitas kamar. Semakin mendekat ke pusat kota, semakin lengkap fasilitas kamar, dan semakin besar ukuran kamar, maka sudah pasti tarif sewa akan jauh mahal.

Diambil contoh, jika Anda tinggal di zona 4, dan mendapat kamar ukuran 3 x 4 m, dengan fasilitas berbagi rumah (dapur, kamar mandi, ruang tengah) dengan penghuni lain yang mungkin tidak Anda kenal, maka kisaran biayanya sekitar 350 pound sterling sampai 500 pound sterling per bulan. Terkadang, itu sudah termasuk biaya listrik, air, gas, iuran TV, council tax (semacam atas bangunan), dan internet.

Sedangkan untuk sewa apartemen 1 kamar di London, Inggris biayanya sekitar GBP1.431,69 sampai GBP3.449,17 per bulan. Anda harus pandai-pandai mencari tempat tinggal dan fasilitas yang ditawarkan karena akan sangat memengaruhi besaran biaya hidup di Inggris.

Pengeluaran terbesar berikutnya ketika memutuskan hidup di London Inggris adalah transportasi. Biaya transportasi mungkin bisa berkisar 50-200 pound sterling, tergantung jarak rumah Anda dengan tempat bekerja atau kuliah, dan juga seberapa sering Anda menggunakan fasilitas transportasi. Jika memang bisa memilih tempat tinggal yang berdekatan dengan tempat kuliah atau bekerja, maka itu sudah menghemat biaya transportasi.

Di Inggris sendiri, khususnya London, ada banyak moda transportasi publik yang bisa dipakai untuk bepergian. Ada bus, tube (semacam kereta listrik), national rail, tram, dan riverboat. Sistem transportasi di London sudah diatur oleh badan pemerintah yang bernama Transport for London atau lebih dikenal dengan TfL.

TfL mengorganisasi dan bertanggung jawab atas kebijakan mengenai moda-moda transportasi. Masing-masing moda tadi memiliki logo tersendiri. Sistem transportasi di London sangat terpadu. Melalui website tfl.gov.uk, Anda bisa melihat koneksi antar-moda. Keterpaduan sistem tersebut menghasilkan cara bayar yang saling terhubung. Dengan menggunakan satu kartu saja, Anda bisa menggunakannya di bus, tube, overground, atau national rail.

Untuk membayar, Anda bisa membeli sistem harian atau dikenal dengan Travelcard One Day atau dengan cara membeli Oyster Card. Keduanya sama-sama berbentuk kartu, namun Travelcard hanya seperti kertas, sementara Oyster Card benar-benar berbentuk kartu. Jika Anda diharuskan untuk tinggal lebih lama di London, Anda bisa membeli Oyster Card. Kartu ini bisa bersifat sebagai travelcard, atau pay-as-you-go (sistem kredit) atau berlangganan. Anda dapat men-top up Oyster Card dengan sistem kredit (1 pound sterling, 2 pound sterling, 5 pound sterling, dan seterusnya), atau membeli sistem Travelcard One Day (untuk dipakai ke mana saja dan kapan saja sesuai zonanya).

Hal lain yang tak kalah penting untuk dipikirkan sebelum memutuskan berkuliah di Inggris adalah biaya makan. Biaya makan jika memasak sendiri mungkin bisa 5-10 poundsterling per hari. Itu sudah termasuk , makan siang, dan makan malam. Semakin Anda mampu berhemat dari biaya makan ini, maka pengeluaran juga semakin sedikit.

Kemudian, Anda juga harus menyiapkan anggaran untuk belanja alat atau perlengkapan diri dan rumah, alat tulis, pulsa, makanan ringan untuk menemani kebosanan, dan mungkin biaya menghibur diri seperti berbelanja bagi wanita, nonton bioskop, nonton konser untuk pencinta musik, dan sebagainya. Untuk menunjang konektivitas, Anda juga perlu memikirkan biaya langganan internet 60 Mbps yang dipatok sekitar GBP29,20 per bulan.

Ilustrasi: mahasiswa di Inggris (sumber: apponsel.com)
Ilustrasi: mahasiswa di Inggris (sumber: apponsel.com)

Gaya hidup memang memegang peranan penting dalam pengeluaran bulanan Anda, tetapi ada yang lebih penting lagi, yakni pilihan kota tempat Anda belajar. Leeds terkenal sebagai kota yang murah. Lokasi kampus terletak tidak jauh dari pusat kota, otomatis biaya hidup pun mengikuti dinamika ini.

Biaya Kuliah di Inggris

Program StudiKisaran Biaya Kuliah
Humaniora/Ilmu Sosial10.000 – 17.000 poundsterling per tahun
Teknik10.000 – 20.000 pound sterling per tahun
Kedokteran/Medis22.000 – 52.000 pound sterling per tahun
Hukum19.500 – 44.000 pound sterling per tahun
& Desain Interior14.000 – 50.000 pound sterling per tahun
Ilmu Komputer20.000 – 43.000 pound sterling per tahun
Analisis Bisnis18.000 – 29.500 pound sterling per tahun
Arsitektur & Manajemen Konstruksi17.000 – 40.000 pound sterling per tahun
Jenjang 8.000 – 28.000 pound sterling per tahun

Ketika artikel ini ditayangkan, kurs 1 pound sterling setara dengan Rp18.533. Sebagai perbandingan, pada tahun sebelumnya, biaya kuliah di Inggris untuk jenjang Sarjana berkisar 14.000 sampai 37.000 pound sterling sampai lulus. Kemudian, tahun 2023 ini rupanya biaya kuliah jurusan Kedokteran/Medis mengalami kenaikan, dari yang sebelumnya berkisar 20.000 – 30.000 pound sterling per tahun, kini jadi 22.000 – 52.000 pound sterling per tahun. Perlu dicatat bahwa biaya tersebut tidak mengikat dan dapat berubah sewaktu-waktu.

Beasiswa di Inggris

Besaran biaya kuliah di Inggris memang cukup tinggi. Namun, ada sejumlah perguruan tinggi yang menawarkan beasiswa untuk meringankan beban mahasiswa. Pada tahun 2022 misalnya, Nottingham Trent University menawarkan International Scholarships untuk pelajar yang akan melanjutkan kuliah S1 atau S2 pada September 2022. Jumlah beasiswa bervariasi, mulai 2.000 hingga 4.000 pound sterling atau dipotong 25 sampai 50 persen.

Aktivitas Mahasiswa di Inggris - www.telegraph.co.uk
Aktivitas Mahasiswa di Inggris – www.telegraph.co.uk

Kemudian, ada juga Beasiswa GREAT yang merupakan beasiswa universitas di Inggris untuk berbagai mata kuliah bagi mahasiswa dari 18 negara. Pendaftaran untuk tahun 2023/2024 kabarnya telah dibuka sejak Oktober 2022. Tak ketinggalan pula Beasiswa Chevening yang menawarkan gelar Master yang didanai penuh di Inggris. Berikut rincian perkiraan biaya hidup di London, Inggris.

Biaya Hidup di London, Inggris

Komponen BiayaKisaran Biaya
Akomodasi/Sewa Kamar1.000 – 2.000 poundsterling per bulan
Gas + Listrik263,28 poundsterling per bulan
Belanja Bahan Makanan180 – 200 poundsterling per bulan
Biaya Transportasi Umum1,5 poundsterling sekali jalan
Internet35 poundsterling per bulan

Saat ini, biaya utilitas seperti gas, listrik, air, dan sampah di London, Inggris meningkat dari GBP50 menjadi GBP263,28 per bulan. Biaya kuliah dan hidup di Inggris tersebut tidak mengikat dan bisa berbeda-beda, tergantung kota yang ditinggali dan kebutuhan masing-masing individu. Sekadar informasi, kota-kota di Inggris dengan biaya hidup terendah antara lain Newcastle, Belfast, Sheffield, Cardiff, dan Liverpool, dengan biaya hidup mulai 6.000 poundsterling per tahun.

[1]Matatita. 2011. UKTrip: Smart & Fun. Yogyakarta: B First.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *