Info Terbaru Biaya Kuliah dan Hidup di Belanda

No comment 10064 views

Menuntut ilmu biasanya dikaitkan dengan Negeri Tirai Bambu (Cina), begitu sekiranya yang sering didengar di Indonesia, yaitu ‘Tuntutlah ilmu hingga ke Negeri Cina’. Negeri Cina,  notabene masih berada dalam zona benua Asia.

Tetapi kini, peribahasa tersebut mungkin dapat diperluas lagi, yaitu menuntut ilmu semakin meluas hingga ke benua Eropa, misalnya saja . yang berada di wilayah barat laut benua Eropa ini menjadi tujuan studi bagi para pelajar dunia. Bahkan, kini sudah banyak beberapa pihak atau yang menyediakan beasiswa kuliah di Belanda.

Mahasiswa di Belanda - (Sumber: hollandcollege.com)

Mahasiswa di Belanda - (Sumber: hollandcollege.com)

Belanda tercatat memiliki lebih dari 112.000 mahasiswa . Dari jumlah tersebut, ada beberapa ribu yang tercatat sebagai mahasiswa asal Indonesia. Ada beberapa hal yang dinilai menjadi daya tarik negara Kincir Angin tersebut. Beberapa alasan tersebut antara lain:

  • Program internasional. Universitas-universitas di Belanda menawarkan program berbahasa Inggris yang terbesar di benua Eropa, yakni sekitar 2.100 program. Tentu hal ini menjadi kemudahan sendiri bagi mahasiswa asing. Mereka tidak diwajibkan untuk bisa berbahasa Belanda.

Tidak hanya itu, 95 persen dari penduduk Belanda rupanya telah mahir berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Hal ini tentu akan membuat pelajar internasional, termasuk pelajar Indonesia, mudah membaur dengan masyarakat lokal.

  • Pendidikan yang berkualitas. Kualitas institusi pendidikan Belanda telah diakui dunia. Sebab, pendidikan dan keterampilan yang baik merupakan syarat penting untuk mencari pekerjaan di negara ini.

Sistem pengajaran di Belanda bersifat interaktif dan berpusat pada siswa. Mahasiswa tidak perlu ragu untuk mengutarakan pendapat dan berpikiran terbuka. Mereka juga akan dibimbing untuk dapat mengembangkan keterampilan yang sangat berharga, seperti menganalisis, memecahkan masalah praktis, dan berpikir kreatif. Di sisi lain, kuliah dan di Belanda juga tergolong lebih rendah daripada negara-negara berbahasa Inggris lainnya. Ditambah lagi, ada begitu banyak beasiswa yang ditawarkan oleh Pemerintah Belanda, seperti Studeren in Nederland, Netherlands Fellowship Programme, juga Orange Tulip Scholarship.

  • Komunitas internasional. Seperti disebutkan sebelumnya, Belanda memiliki lebih dari 112.000 mahasiswa internasional. Mereka berasal dari 190 negara berbeda. Artinya, saat menuntut ilmu dan menetap di Belanda, mahasiswa akan berinteraksi dengan masyarakat global, saling bertukar pikiran, serta mempelajari kebudayaan dari berbagai negara.
  • Berkarier di kancah internasional. Belanda merupakan negara dengan perekonomian terbesar ke-18 di dunia. Beberapa perusahaan multinasional besar, termasuk Philips, Shell, dan Unilever, berasal dari Belanda.

Pemerintah Belanda memberikan kesempatan kepada mahasiswa internasional untuk mengaplikasikan keterampilan dan pengetahuan yang mereka dapat selama kuliah. Mahasiswa internasional yang telah lulus dari masa studi dapat mengajukan permohonan izin tinggal selama satu tahun untuk mencari pekerjaan atau memulai bisnis di sana.

Menyinggung soal biaya kuliah di Belanda, pemerintah setempat memberi syarat bagi pelajar atau yang masih single untuk memiliki uang tabungan sebesar € 900/bulan (sekitar Rp 14.210.113). Sedangkan untuk yang sudah berkeluarga, wajib memiliki uang sebesar € 1.404/bulan (sekitar Rp 22.165.967).

Biaya kuliah tentu berbeda-beda tiap universitas. Misalkan saja apabila Anda mendapatkan beasiswa dari Studeren in Nederland, per orang/siswa akan mendapatkan uang kuliah maksimum sebesar  € 20.000 atau sekitar Rp 315.824.229,57.

Baca juga  Info Terbaru Biaya Kuliah Sarjana dan Pascasarjana di Malaysia (Universitas Negeri & Swasta)

Untuk biaya hidup, seperti biaya bagi pelajar lebih murah apabila mengambil biaya yang ditawarkan oleh universitas, karena biasanya biaya tersebut sudah termasuk biaya listrik, gas, air, dan . Sedangkan, apabila Anda tidak mengambil fasilitas tersebut, maka Anda harus membayar semua biaya tersebut.

Di sini akan diambil contoh salah satu kota di Belanda, yaitu Amsterdam. Di sini, dikenal biaya akomodasinya sedikit lebih mahal dibanding kota lain, seperti Den Haag. Misalnya kampus VU (Vrije Universiteit Amsterdam). Kampus ini menawarkan biaya akomodasi tipe pertama, yaitu private bedroom, sharing kitchen dan sharing bathroom. Biayanya sekitar € 300-350 per bulan (Rp 4.736.526- 5.525.621).

Tipe kedua adalah private bedroom, private bathroom, dan sharing kitchen. Bisa diisi 5, 7 hingga 12 orang. Harganya sekitar Rp € 400-700 per bulan (6.315.370-11.053.762). Tipe ketiga adalah all in private, harganya sekitar € 550-800 (Rp 8.684.554-12.632.079). Harganya tergantung dari , fasilitas, dan apartemennya baru atau tidak.

Selain akomodasi, berikut akan dicoba dijabarkan mengenai biaya belanja bulanan (termasuk untuk masak/bahan makanan). Untuk yang single, biasanya menghabiskan sekitar € 80-100 per bulan (Rp 1.263.052-1.578.830).

Dengan pengeluaran seperti itu, Anda mungkin akan bisa makan sebanyak 2 kali sehari, dan lebih sering makan kebab daripada masak. Tetapi, bisa juga dalam waktu satu bulan Anda akan menghabiskan sekitar € 100-150 per bulan. Tips untuk menghemat adalah sering-sering memasak untuk keperluan makan sehari-hari.

Transportasi Umum di Belanda - (Sumber: mamarantau.com)

Transportasi Umum di Belanda - (Sumber: mamarantau.com)

Kini beranjak ke biaya transportasi. Jika Anda berminat untuk membeli sepeda, biasanya harga yang dipatok sekitar € 50-100 per sepeda (Rp 789.926-1.578.830). Untuk transportasi publik, sekitar € 40-100 (Rp 631.940-1.578.830).

Untuk biaya berkomunikasi atau internet, tergantung kepada apartemen yang Anda tempati. Sebaiknya tanyakan terlebih dahulu, apakah biaya yang dibayarkan selama sebulan sudah termasuk biaya internet apa tidak. Kalau memang belum termasuk, maka Anda dapat memasang sendiri internet dengan biaya € 30 per bulan dengan kecepatan 30 MB. Kecepatan internet di Belanda, dinilai oleh sebagian orang atau pelajar lebih cepat daripada yang disediakan di Indonesia pada umumnya.

Untuk lebih ringkasnya, beberapa biaya akan ditampilkan pada tabel berikut ini.

Baca juga  Update Info Terbaru Biaya & Syarat Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) PERADI

Biaya Hidup dan Kuliah di Belanda

Jenis Biaya Nominal
Biaya hidup bagi single/pelajar (wajib) € 900/bulan (sekitar Rp 14.210.113)
Biaya hidup untuk yang berkeluarga € 1.404/bulan (sekitar Rp 22.165.967).
Biaya kuliah (misalnya beasiswa) maksimal  € 20.000 atau sekitar Rp 315.824.229,57.
Biaya akomodasi € 300-350 per bulan (Rp 4.736.526- 5.525.621).
Biaya belanja bulanan (termasuk makan) € 80-100 per bulan (Rp 1.263.052-1.578.830).
Biaya transportasi € 50-100 (Rp 789.926-1.578.830) *untuk sepeda

€ 40-100 (Rp 631.940-1.578.830) *untuk transportasi publik

Biaya /internet € 30 per bulan (Rp 471.533,30)

Rincian biaya di atas bisa saja berbeda di tiap bagian di Belanda. Perbedaan harga tersebut bisa saja berasal dari kebijakan pemerintah/kampus di masing-masing tempat. Biaya di atas dibuat untuk memberikan gambaran bagi Anda mengenai kisaran biaya hidup dan kuliah di Negeri Kincir Angin.

Baca juga  Update Info Biaya Masuk, Syarat, & Cara Mendaftar Akademi Kepolisian (AKPOL) 2017
loading...

Leave a reply "Info Terbaru Biaya Kuliah dan Hidup di Belanda"