Info Terbaru Biaya Kuliah dan Hidup di Belanda

No comment16894 views

Menuntut ilmu biasanya dikaitkan dengan Negeri Tirai Bambu (China), setidaknya demikian bunyi pepatah terkenal, ‘Tuntutlah ilmu hingga ke Negeri China’. Negeri Panda notabene masih berada dalam Benua Asia. Namun kini, peribahasa tersebut mungkin dapat diperluas lagi, yaitu menuntut ilmu hingga ke Benua Eropa, misalnya saja Belanda. Negara yang berada di wilayah barat laut Benua Biru ini menjadi tujuan studi bagi banyak pelajar dunia. Bahkan, kini sudah banyak beberapa pihak atau yang menyediakan beasiswa di Belanda.

Ilustrasi: mahasiswi menuju universitas

Belanda tercatat memiliki lebih dari 112.000 internasional. Dari jumlah tersebut, ada beberapa ribu yang tercatat sebagai mahasiswa asal Indonesia. Ada beberapa hal yang dinilai menjadi daya tarik Negara Kincir Angin tersebut. Beberapa alasan tersebut antara lain:

  • internasional. Universitas-universitas di Belanda menawarkan program berbahasa Inggris yang terbesar di Benua Eropa, yakni sekitar 2.100 program. Tentu hal ini menjadi kemudahan sendiri bagi mahasiswa asing. Mereka tidak diwajibkan untuk bisa berbahasa Belanda.
  • Tidak hanya itu, 95 persen dari penduduk Belanda rupanya telah mahir berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Hal ini tentu akan membuat pelajar internasional, termasuk pelajar Indonesia, mudah membaur dengan masyarakat lokal.
  • Sistem pengajaran di Belanda bersifat interaktif dan berpusat pada siswa. Mahasiswa tidak perlu ragu untuk mengutarakan pendapat dan berpikiran terbuka. Mereka juga akan dibimbing untuk dapat mengembangkan keterampilan yang sangat berharga, seperti menganalisis, memecahkan masalah praktis, dan berpikir kreatif.
  • Di sisi lain, kuliah dan hidup di Belanda juga tergolong lebih rendah daripada negara-negara berbahasa Inggris lainnya. Ditambah lagi, ada begitu banyak beasiswa yang ditawarkan oleh Pemerintah Belanda, seperti Studeren in Nederland, Netherlands Fellowship Programme, juga Orange Tulip Scholarship.
  • Komunitas internasional. Seperti disebutkan sebelumnya, Belanda memiliki lebih dari 112.000 mahasiswa internasional. Mereka berasal dari 190 negara berbeda. Artinya, saat menuntut ilmu dan menetap di Belanda, mahasiswa akan berinteraksi dengan masyarakat global, saling bertukar pikiran, serta mempelajari kebudayaan dari berbagai negara.
  • Berkarier di kancah internasional. Belanda merupakan negara dengan perekonomian terbesar ke-18 di dunia. Beberapa perusahaan multinasional besar, termasuk Philips, Shell, dan Unilever, berasal dari Belanda.
  • Pemerintah Belanda memberikan kesempatan kepada mahasiswa internasional untuk mengaplikasikan keterampilan dan pengetahuan yang mereka dapat selama kuliah. Mahasiswa internasional yang telah lulus dari masa studi dapat mengajukan permohonan izin tinggal selama satu tahun untuk mencari pekerjaan atau memulai bisnis di sana.
Ilustrasi: aktivitas mahasiswa di kampus

Ilustrasi: aktivitas mahasiswa di

Menyinggung soal biaya kuliah di Belanda, pemerintah setempat memberi syarat bagi pelajar atau yang masih single untuk memiliki uang tabungan sebesar €1.800/bulan (sekitar Rp27.246.096). Sementara, untuk yang sudah berkeluarga, wajib memiliki uang sebesar €2.060 (sekitar Rp31.181.643,2). Pada tahun 2018 lalu, uang tabungan yang harus dimiliki pelajar single di Belanda sekitar Rp14.955.438 dan untuk yang sudah menikah atau berkeluarga sekitar Rp23.330.484.

Untuk biaya hidup, seperti biaya akomodasi bagi pelajar, lebih murah apabila mengambil biaya yang ditawarkan oleh universitas, karena biasanya biaya tersebut sudah termasuk biaya , gas, air, dan internet. Misalnya Amsterdam, dikenal biaya akomodasinya sedikit lebih mahal dibanding kota lain, seperti Den Haag. Misalnya kampus VU (Vrije Universiteit Amsterdam), menawarkan biaya akomodasi tipe pertama, yaitu private bedroom, sharing kitchen, dan sharing bathroom, sekitar €300-350 per bulan (Rp4.541.016-Rp5.297.852).

Tipe kedua adalah private bedroom, private bathroom, dan sharing kitchen. Bisa diisi 5, 7, hingga 12 orang, harganya sekitar €400-700 per bulan (Rp6.054.688-Rp10.595.704). Tipe ketiga adalah all in private, harganya sekitar €550-800 (Rp8.325.196-Rp12.109.376). Harganya tergantung dari lokasi, , dan apartemennya baru atau tidak.

Selain akomodasi, pelajar juga harus menghitung biaya belanja (termasuk untuk masak/bahan makanan). Untuk yang single, biasanya menghabiskan sekitar €80-100 per bulan (Rp1.210.937,6-Rp1.513.672). Dengan pengeluaran seperti itu, Anda mungkin akan bisa makan sebanyak 2 kali sehari, dan lebih sering makan kebab daripada masak. Namun, bisa juga dalam waktu satu bulan Anda akan menghabiskan sekitar €100-150. Tips untuk menghemat adalah sering-sering memasak untuk keperluan makan sehari-hari.

Beranjak ke biaya transportasi. Jika Anda berminat untuk membeli sepeda, biasanya yang dipatok sekitar €50-100 per sepeda (Rp756.836-Rp1.513.672). Untuk transportasi publik, sekitar € 40-100 (Rp 664.686-Rp1.661.715). Sementara, untuk biaya berkomunikasi atau internet, tergantung kepada apartemen yang Anda tempati. Sebaiknya tanyakan terlebih dahulu, apakah biaya yang dibayarkan selama sebulan sudah termasuk biaya internet apa tidak. Kalau memang belum termasuk, maka Anda dapat memasang sendiri internet dengan biaya €30 per bulan dengan kecepatan 30 MB.

Biaya Hidup dan Kuliah di Belanda

Salah satu sudut di Kota Amsterdam (sumber: study.eu)

Salah satu sudut di Kota Amsterdam (sumber: study.eu)

Jenis BiayaNominal
Biaya hidup bagi single/pelajar (wajib)€1.800 (sekitar Rp27.246.096)
Biaya hidup untuk yang berkeluarga€2.060 (sekitar Rp31.181.643,2)
Biaya kuliah€6.000 - €50.000 (sekitar Rp90.820.320 - Rp756.836.000)
Biaya akomodasi€300 - €350 per bulan (Rp4.541.016 - Rp5.297.852)
Biaya belanja bulanan (termasuk makan)€80 - €100 per bulan (Rp1.210.937,6 - Rp1.513.672)
Biaya transportasi€50 - €100 (Rp756.836 - Rp1.513.672) *untuk sepeda

€40 - €100 (Rp605.468.8 - Rp1.513.672) *untuk transportasi publik

Biaya komunikasi/internet€30 per bulan (Rp454,101,6)

biaya di atas bisa saja berbeda di tiap bagian di Belanda. Perbedaan biaya tersebut bisa saja berasal dari kebijakan pemerintah/kampus di masing-masing tempat. Namun, biaya di atas dapat memberikan gambaran bagi Anda mengenai kisaran biaya hidup dan kuliah di Negeri Kincir Angin. 

[Update: Almasshabur]

Baca juga  Update Biaya Universitas Brawijaya Jalur Seleksi Mandiri
loading...
author
Literatur akuntansi sudah digeluti hingga pendidikan pascasarjana. Bagiku ini adalah seni pencatatan dan pengikhtisaran transaksi keuangan dan penafsiran akibat suatu transaksi terhadap suatu unit ekonomi.

Leave a reply "Info Terbaru Biaya Kuliah dan Hidup di Belanda"