Info Prosedur, Syarat, & Biaya Cek Sperma Terkini

Analisis sperma adalah jenis tes kesuburan pria yang paling pertama dilakukan bagi Anda yang sedang menjalani hamil (promil) untuk mengetahui apakah ada gangguan pada sperma yang menyebabkannya kesulitan untuk memiliki keturunan atau anak. ini bisa dilakukan di lab atau rumah sakit tertentu dengan biaya yang beragam.

Ilustrasi: tes sperma (sumber: rmany.com)
Ilustrasi: tes sperma (sumber: rmany.com)

Seperti yang Anda tahu, sperma dibutuhkan dalam proses kehamilan untuk membuahi sel telur wanita di dalam rahim. Jika ada satu saja kelainan sperma (baik dari segi bentuk, jumlah, maupun kecepatan geraknya), maka pria berisiko tinggi untuk sulit punya anak atau bahkan mandul.

Bacaan Lainnya

Dalam prosedur tes kesuburan sebenarnya yang diperiksa bukan hanya sperma saja. Ada beragam faktor lain yang terkandung dalam cairan mani yang juga turut diperiksa. Oleh sebab itu, tes kesuburan ini lebih tepat disebut dengan analisis semen (air mani).

Syarat Menjalani Tes Sperma

  • Keadaan pria pada hari dalam keadaan yang sehat dan cukup istirahat, tidak lelah atau dalam keadaan lapar.
  • Sperma dikeluarkan setelah didahului dengan tidak melakukan ejakulasi dengan cara apapun selama 2-7 hari.
  • Sperma harus ditampung seluruhnya dengan dikeluarkan secara masturbasi dan diperiksa paling lambat 1 jam setelah sperma dikeluarkan.
  • Masturbasi tidak dibolehkan menggunakan bahan pelicin seperti sabun, minyak, dan lain-lain.
  • Tidak diperbolehkan menampung sperma dengan kondom.
  • Menggunakan penampung yang steril berbahan dasar dari gelas.
  • Gelas penampung harus ditutup dengan penutup atau dengan kertas.
  • Suhu sperma harus dipertahankan dalam suhu 25-35 derajat celsius.
  • dengan melakukan senggama terputus boleh dilakukan asalkan dengan memperhatikan persyaratan/persiapan yang tersebut di atas.

Analisis Sperma yang Dianggap Normal

Seperti dilansir Hellosehat, sperma yang dianggap normal adalah sperma yang ketika dilihat dari mikroskop, kepala sperma berbentuk oval dengan panjang 4,0-5,5 mm dan lebar 2,5-3,5 mm. Normalnya, leher berbentuk kurus berukuran 1-2µm. Pada bagian ini tidak boleh terdapat sisa-sisa zat proses pematangan sperma.

Ilustrasi: sperma membuahi sel telur (sumber: medicalexpress.com)

Ekor sperma yang normal memiliki panjang 9-10 kali dari panjang kepala, berbentuk lurus memanjang dari leher atau membentuk alur gelombang. Sperma dianggap memiliki kelincahan gerak (motilitas) normal jika 40% dari keseluruhan sperma bisa bergerak bebas, dan setidaknya 32% harus berenang dalam gerakan maju atau di dalam lingkaran besar.

Ketika sampel dilihat secara kasat mata lewat uji makroskopik, cairan mani yang normal seharusnya berwarna putih keabuan atau putih mutiara, dan berbau khas seperti bunga akasia. Air mani Anda dikatakan normal jika setelah diperiksa volumenya minimal 1,5 mililiter, dengan kandungan 15 juta sel sperma per mililiternya. Setelah dikeluarkan, air mani yang normal akan cepat menggumpal namun kembali mencair lagi dalam waktu kurang lebih 60 menit.

Kadar pH air mani yang normal seharusnya sekitar 7,2. Apabila pH-nya terlalu basa (lebih dari 8), ini menandakan potensi infeksi. Apabila pH air mani Anda kurang dari 7 (terlalu asam) dan jumlah spermanya sangat sedikit ketika dilihat dari mikroskop, ini mungkin menandakan adanya kerusakan pada saluran pengalir sperma yang menyebabkan masalah ejakulasi seperti ejakulasi retrograde (ejakulasi terbalik).

Sperma dinyatakan masih bisa berfungsi baik jika 4% dari total sel sperma dalam sampel berbentuk normal. Jika jumlah sperma Anda rendah ketika dilihat lewat mikroskop, namun ternyata memiliki gerak yang tergolong baik (60% atau lebih sperma bergerak), maka Anda tak perlu mengkhawatirkan masalah fertilitas atau kesuburan.

Apabila pada sampel ditemukan banyak sel darah putih, patut dicurigai adanya infeksi pada saluran reproduksi laki-laki. Infeksi dan/atau penyakit tertentu, seperti diabetes, dapat memengaruhi kesuburan Anda secara tidak langsung. Jika hasil tes kesuburan pria dinyatakan tidak normal atau tidak subur, segeralah buat janji temu dengan dokter untuk mendiskusikan langkah perawatan selanjutnya.

Analisis air mani setidaknya dilakukan dua kali, berjarak setidaknya tujuh hari atau lebih dari tiga bulan. Jika hasil dari dua pemeriksaannya sangat berbeda, maka perlu diperiksa sekali lagi. Satu kali analisis sperma tidak dapat mencerminkan diagnosis yang paling akurat.

Tidak semua fasilitas kesehatan di sekitar Anda menyediakan layanan tes sperma. Oleh sebab itu, jika ingin menjalani tes ini, sebaiknya Anda bertanya atau berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Sebagai gambaran, berikut kisaran biaya cek sperma di sejumlah lokasi.

Kisaran Biaya Cek Sperma

Ilustrasi: Prosedur Tes Sperma (credit: netdoctor)
Lokasi Tes Sperma Kisaran Tarif Mulai dari
SamMarie Wijaya, Kebayoran Bayu, Jakarta Rp90.000
RS Sari Mutiara Medan Rp150.000
RS Manyar Medical Centre Surabaya Rp364.000
RS Medika Dramaga Bogor Rp193.000
Rumah Sakit Telogorejo, Semarang Rp244.000
Hermina Bekasi Rp497.000
Klinik Angsamerah Menteng Rp250.000
RSIA Puri Bunda Malang Rp250.000
Laboratorium Klinik CITO Jakarta Selatan Rp250.000
Klinik Panacea Balikpapan Rp255.000
RS Awal Bros Rp302.500
Siloam Hospitals Surabaya Rp387.000
Siloam Hospitals Kebon Jeruk, Jakarta Rp311.000
Laboratorium Klinik Kimia Farma Balikpapan Rp330.000
Path Lab Medan Rp330.000
Klinik Teratai – Gading Pluit, Kelapa Gading, Jakarta Rp350.000
Parahita Diagnostic Center Gresik Rp350.000
RS Muhammadiyah Taman Puring Kebayoran Baru, Jakarta Rp355.000
RS Mitra Keluarga Bekasi Rp357.000
Biotest Lab Klinik Menteng, Jakarta Rp385.000
RS Sahid Sahirman Tanah Abang, Jakarta Rp405.494
Columbia Hospital Pulomas, Jakarta Rp735.727
Morula IVF Menteng Rp480.000
Laboratorium Klinik Prodia Wonogiri Rp537.000
RS Premier Jatinegara Rp690.000

Biaya cek sperma di sejumlah klinik atau rumah sakit pada 2020 relatif stabil dan belum banyak yang berubah dari tahun 2019. Namun, pada 2020 biaya sperma di Lab Klinik Prodia mengalami kenaikan dari Rp368 ribu menjadi Rp445 ribu. Kemudian pada 2021 tarif pemeriksaan sperma di Prodia naik lagi menjadi Rp493 ribu, dan pada 2022 kembali mengalami kenaikan jadi Rp537 ribu. Selain itu, biaya di Siloam Hospitals Surabaya juga naik dari Rp250 ribu jadi Rp306 ribu, lalu naik lagi jadi Rp387 ribu pada 2022.

biaya cek sperma di atas didapatkan dari berbagai sumber yang ada di internet. Perlu diketahui bahwa tarif atau harga sperma bisa mengalami perubahan sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Selain itu, biaya periksa sperma di setiap tempat bisa saja berbeda-beda, tergantung dari kebijakan pihak fasilitas kesehatan. Apabila Anda ingin memeriksa kualitas sperma Anda atau pasangan, Anda bisa mengunjungi rumah sakit, klinik, atau laboratorium terdekat di kota tempat tinggal Anda.

[Update: Dian]

Pos terkait