Info Terbaru Daftar Sepeda Lipat Harga Rp500 Ribuan

Seiring dengan perkembangan zaman, selain model konvensional, saat ini juga sudah beredar sepeda model lipat. Seperti namanya, ini adalah sepeda kayuh dengan bodi yang dapat dilipat menjadi dua, sehingga lebih praktis ketika disimpan. Di pasaran sendiri, sepeda lipat telah hadir dalam berbagai merk, yang dijual dengan harga bervariasi, mulai Rp500 ribuan hingga jutaan rupiah.

Ilustrasi: Mengayuh Sepeda Lipat (credit: BBC)
Ilustrasi: Mengayuh Sepeda Lipat (credit: BBC)

Pengertian dan Bagian Sepeda Lipat

Dilansir dari Wikipedia, sepeda lipat, seperti namanya, dikatakan sebagai jenis sepeda yang dapat dilipat. Sepeda ini memiliki pada bagian rangka sehingga bisa dilipat menjadi lebih ringkas. Karena itu, sepeda lipat dapat dibawa ke dalam angkutan umum, disimpan di atau kantor di mana sepeda biasa dengan ukuran besar tidak diizinkan.

Bacaan Lainnya

Hingga saat ini, penemu sepeda lipat masih menjadi perdebatan. Salah satu penemuan yang dipercaya dan telah didokumentasikan menjadi penemu sepeda lipat adalah Michael B. Ryan, seorang warga AS yang mengajukan paten pada tanggal 26 1893 dan baru dikeluarkan pada 17 April 1894 dengan nomor paten 518.330. Salah satu kutipan dari paten itu berbunyi “Prinsip dari penemuan saya ini adalah untuk memproduksi sepeda, dibuat sehingga dapat dilipat dengan mudah dan dengan demikian tidak menghabiskan tempat bila tidak digunakan atau bila diangkut atau disimpan”.

Kemudian, memasuki abad ke-20, sepeda lipat banyak digunakan oleh para penerjun payung di masa Perang Dunia I dan Perang Dunia II. Di Perang Dunia II misalnya, pabrikan asal AS, Columbia, meluncurkan Compax dengan frame terpisah yang digunakan para penerjun payung militer. Setelah itu, pada dekade 1970-an, produk folding bike ini semakin digemari di Inggris dan AS, termasuk Raleigh Twenty Stowaway yang dirilis pada tahun 1971.

Di era 1980-an, dua peristiwa signifikan terjadi. Andrew Ritchie mulai memproduksi sepeda lipat Brompton pada tahun 1981. Kemudian, setahun berikutnya, giliran Dr. David T. Hon mulai memproduksi sepeda lipat Dahon pertama. Kedua merek ini kemudian menjadi sangat terkenal hingga saat ini, dengan Dahon sebagai pembuat sepeda lipat terbesar di dunia dengan penguasaan pasar mencapai 60 persen.

Seperti sepeda pada umumnya, sepeda lipat juga terdiri dari beberapa komponen atau bagian. Namun, ada beberapa bagian yang dimodifikasi sesuai dengan fungsinya. Bagian stang sepeda lipat bisa ditarik, dengan tambahan pengatur tinggi dan rendah stang. Selain itu, komponen batang sadel juga bisa diturunkan dengan pengatur tinggi-rendah sadel.

Untuk melipat sepeda, folding bike juga telah dibekali dengan panel lipatan rangka serta panel pengunci lipatan stang. Sementara, bagian-bagian lain sama seperti sepeda pada umumnya, seperti pedal, gear rantai, front fender, tempat pengaturan gigi atau speed, pelek roda, bagasi (di beberapa tipe), roda, hingga tempat botol minuman.

Produk sepeda lipat (sumber: carousell.com)

Jenis Sepeda Lipat

  • Transmission Gear Type, model ini dapat memudahkan Anda melewati berbagai rintangan, terutama di jalan sempit dengan medan yang sulit. Jika sepeda Anda memiliki keranjang di bagian depannya, tipe ini akan meringankan perjalanan saat Anda membawa barang yang cukup berat.
  • Compact Model Type, merupakan model yang cocok untuk mereka yang ingin membawa sepeda lipat menggunakan mobil atau ketika naik kendaraan umum.
  • Electric Assist Type, adalah model yang bisa digunakan ketika Anda harus membawa barang yang berat atau bersepeda di jalanan yang menanjak. Seperti namanya, sepeda ini menerima bantuan dari tenaga listrik. Namun, harganya di pasaran relatif mahal.

Tips Memilih Sepeda Lipat

  • Seperti sepeda konvensional, Anda juga harus menyesuaikan ukuran folding bike dengan pengguna. Ukuran sepeda lipat untuk anak-anak dan orang dewasa tentunya berbeda. Jadi, sebelum membeli sepeda lipat, sebaiknya disesuaikan dengan usia dan tinggi badan pengguna agar sepeda lipat nyaman digunakan.
  • Pilih yang mudah dilipat. Sepeda lipat yang sulit dilipat akan menyusahkan diri sendiri dan membuat liburan Anda menjadi kurang seru. Semakin mudah dilipat, sepeda lipat akan lebih mudah dibawa.
  • Perhatikan ukuran rodanya. Ukuran roda sepeda lipat 16 inch dan 20 inch lebih kecil daripada sepeda biasa dan lebih mudah dilipat. Sementara, ukuran roda sepeda lipat 24 inch dan 26 inch lebih terasa nyaman ketika dipakai seperti sepeda biasa, namun lebih susah dilipat. Jadi, sesuaikan dengan kebutuhan Anda.
  • Pilih merk yang berkualitas. Tentunya setiap orang ingin memiliki barang yang tahan lama. Nah, pilihlah merk sepeda lipat yang sudah terjamin di pasaran.
  • Perhatikan seatpost dan ukuran frame. Sesuaikan tinggi seatpost dan ukuran frame dengan postur tubuh Anda supaya Anda bisa mengendarai sepeda lipat dengan nyaman.

Saat ini, tidak sulit menemukan sepeda lipat. Pasalnya, sudah ada beragam merk sepeda lipat yang bertebaran di pasaran. Brand-brand yang cukup terkenal antara lain Evergreen, Vivacycle, United, Dahon, London Taxi, Saturnus, Apollo, hingga Xiaomi. Nah, berikut kami sajikan informasi terbaru merk sepeda lipat dengan harga sekitar Rp500 ribuan.

Sepeda Lipat (sumber: hedefarge.com)

Harga Sepeda Lipat

Merk Sepeda Lipat Harga
Family 16” Rp375.000 (bekas)
Odessy 16” Rp489.000 (bekas)
Scoot 16” Rp500.000 (bekas)
Polygon 16” Rp500.000 (bekas)

Sepeda lipat dengan harga Rp500 ribuan memang kebanyakan produk bekas. Pada tahun 2020, juga didominasi produk bekas, dengan banderol termurah Rp250 ribuan untuk merk Nexus 14”.

Sementara itu, dibandingkan dengan tahun 2021, harga sepeda lipat Rp500 ribuan tahun 2022 mengalami kenaikan. Sebagai contoh, Family 16” yang dibanderol Rp285 ribu tahun 2021, naik menjadi Rp375 ribu tahun 2022.

Untuk harga sepeda lipat kondisi baru paling murah di tahun 2022 berkisar Rp1,3 jutaan dengan merk Odessy ATX-20, naik dari Rp900 ribu di tahun 2021. Harga sepeda lipat tersebut tentunya tidak mengikat dan dapat berbeda-beda di masing-masing tempat, tergantung kebijakan toko dan negosiasi antara penjual dan pembeli.

[Update: Almas]

Pos terkait