Update Harga Plint Lantai (Kayu, PVC, Aluminium, Granit)

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk membuat tampilan ruangan interior rumah menjadi lebih menarik. Nah, salah satu cara yang bisa Anda coba adalah mendesain plint untuk lantai rumah. Di pasaran sendiri, sudah tersedia beragam jenis plint, mulai kayu, PVC, hingga aluminium, dengan harga yang bervariasi, berada di kisaran puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah, tergantung apakah membeli per meter atau per .

Plint lantai (sumber: domino.com)
Plint lantai (sumber: domino.com)

Apa Itu Plint Lantai?

Lantai bisa dikatakan sebagai salah satu bagian penting dalam suatu bangunan karena berfungsi sebagai landasan bangunan antara dinding dan struktur bawah (pondasi). Lantai dipakai sebagai landasan untuk meletakkan berbagai macam barang yang dibutuhkan penghuni untuk melakukan aktivitas mereka. Selain itu, lantai juga berguna sebagai elemen pembentuk dan pembeda ruang.[1]

Bacaan Lainnya

Umumnya, material yang dipakai untuk lantai ini adalah keramik, granit, atau bahkan kayu. Namun, seiring perkembangan zaman, banyak pula yang akhirnya beralih ke bahan vinyl tile. Produk vinyl dipilih karena selain memiliki beragam pilihan warna, juga mudah dalam hal pemasangan dan perawatan.[2] Selain vinyl, beberapa orang juga menggunakan karpet dan parket.

Terlepas dari bahan yang digunakan, untuk pekerjaan lantai bangunan, baik itu menggunakan keramik tile, homogenous tile, marmer, atau granit sekalipun, hampir selalu ada yang namanya plint lantai, border, dan step nosing. Ketiga item ini sebenarnya sering kita lihat, tetapi sayangnya mungkin tidak begitu kita perhatikan. Plint sendiri adalah bidang pembatas antara lantai dan dinding, yang biasanya dibuat pada dinding 10 cm sampai 15 cm dari lantai.

Dikutip dari MSN, salah satu tujuan pemasangan plint lantai adalah untuk membuat variasi di dalam rumah, agar tampilan dinding tidak monoton. Selain itu, masih banyak fungsi plint lantai yang mungkin masih sedikit orang ketahui. Untuk itu, supaya Anda paham dan mengenal lebih jauh tentang plint lantai, berikut ada beberapa fungsi inti dari material tersebut.

Fungsi Plint Lantai

  • Untuk menjaga kebersihan dinding rumah dari kotoran yang biasa terdapat di lantai.
  • Agar sudut dinding terlihat lebih siku satu sama lain dan terlihat lebih indah di antara sudutnya.
  • Mempermudah pengerjaan acian pada sudut dinding.
  • Dapat melindungi dinding bagian bawah agar tidak mudah keropos.
  • Dapat menjadi aliran karena terdapat rembesan di bagian tali airnya.
  • Menjaga dinding tetap bersih dari gesekan benda-benda.
  • Mencegah debu dan kotoran berkumpul pada satu sudut pertemuan dinding dan lantai, sehingga lebih mudah dibersihkan.

Plint lantai umumnya menggunakan bahan yang sama dengan lantainya. Misalnya, untuk lantai keramik ukuran 30 x 30 cm, maka plint dapat menggunakan keramik, mungkin dengan ukuran 10 x 30 cm. Tetapi, terkadang ada juga yang menggunakan plat stainless steel, kayu solid, atau kayu olahan (MDF). Tidak jarang juga ada yang hanya menggunakan cat dengan warna yang lebih gelap dari cat dindingnya (bisa cat tembok biasa atau cat minyak).

Plint sendiri berbeda dengan border. Border biasa digunakan sebagai pembatas untuk dua area ruang yang berbeda ukuran material, corak, maupun jenis material lantai atau dinding. Misalnya, lantai kamar menggunakan keramik 40 x 40, sedangkan lantai koridor menggunakan keramik 60 x 60. Biasanya, pada pertemuan material yang berbeda ukuran tersebut (pada kasus ini anggap saja di pintu), dipasang border lantai agar terlihat rapi.

Sementara itu, step nosing biasanya dipasang pada ujung trap tangga agar tangga tidak licin atau anti-selip. Step nosing ini biasanya tumpul pada bagian ujungnya sehingga melindungi pengguna dari sudutan trap tangga. Ada beragam material untuk step nosing, antara lain menggunakan list karet yang dilem pada ujung anak tangga, menggunakan profil stainless steel atau profil aluminium, produk khusus dari merek lantai yang sama, dan lain-lain.

Plint lantai (sumber: pinhome.id)
Plint lantai (sumber: pinhome.id)

Jenis-Jenis Plint

  • Plint kayu, difungsikan sebagai pemanis pada sudut bawah dinding sehingga ruangan menjadi terlihat mewah dan elegan. Pelengkap interior ini cukup diminati, khususnya di gedung-gedung perkantoran, apartemen, hotel, dan bahkan sudah merambah rumah-rumah pribadi. Jenis kayu yang digunakan untuk plint ini adalah jati, merbau, kamper, dan nyatoh. Plint dengan finishing melamine warna tua akan lebih nampak dan terlihat class room yang elit. Penggunaannya bisa di ruangan depan (tamu), ruang keluarga, atau ruang kamar.
  • Plint PVC, seperti namanya, plint ini terbuat dari bahan PVC. Plint jenis ini diklaim tahan terhadap air dan tahan terhadap rayap. Di pasaran, plint PVC telah tersedia dalam beragam ukuran, mulai tinggi 6 cm, 8 cm, hingga 10 cm. Umumnya, plint PVC ditawarkan per batang dengan harga puluhan ribu sampai ratusan ribu rupiah (belum termasuk siku, penutup, dan sambungan).
  • Plint aluminium, merupakan jenis plit yang terbuat dari material aluminium atau stainless steel. Produk ini diklaim mampu menampilkan kesan yang mewah dan elegan pada dinding dan lantai serta rumah secara keseluruhan. Di pasaran, plint aluminium ada yang berbentuk tegak lurus dan ada yang berdesain melengkung, dengan harga berkisar ratusan ribu rupiah.

Apabila Anda membutuhkan material ini, tidak sulit mencarinya. Pasalnya, plint lantai sudah dijual bebas di banyak toko bahan bangunan atau toko khusus lantai. Anda pun bisa membelinya di berbagai platform jual bel online. Biasanya ditawarkan bervariasi, harga plint lantai ternyata relatif terjangkau dan berikut informasi terbarunya untuk Anda.

Harga Plint Lantai

Jenis & Ukuran PlintHarga
Plint PVC 8 cm x 12 mm x 2,4 mRp33.000 per meter
Rp58.000 – Rp84.000 per batang
Plint PVC 10 cm x 12 mm x 2,4 mRp36.000 per meter
Rp91.800 – Rp95.000 per batang
Plint Kayu Jati Grade A 1,2 x 7 x 100 cmRp95.000 per meter
Plint Kayu Vinyl 10 x 8 x 6 cmRp110.000 per batang
Plint Torch Wood Series 120 x 800 mmRp145.000 per box
Plint Aluminium 9 mm x 9 mm x 119,5 cmRp53.200 per batang
Plint Aluminium EDG-001-50 2 cm x 3 mRp60.000 per batang
Plint Aluminium Alexindo CaRp260.000 per batang
Plint Aluminium Hospital 1,9 mm x 12 cm x 3 mRp482.000
Plint Granit Stepnose 10 x 60Rp19.000 per batang
Plint Granit 10 x 60 mmRp19.500 per batang
Plint Granit Royal Black Indogress 10 x 80Rp25.000 per batang
Plint Granit Desert Brown Indogress 10 x 80Rp25.000 per batang

Harga plint lantai di atas kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk toko bahan bangunan dan situs jual beli online. Perlu dicatat, harga plint lantai tersebut tidak mengikat dan dapat berubah sewaktu-waktu. Sebagai perbandingan, lalu plint aluminium hospital 1,9 mm x 12 cm x 3 m dijual Rp319 ribu, sedangkan harga plint aluminium Alexindo Ca berkisar Rp230 ribu per batang.

[1] Ramadhan, Ibnu Surya dan Eny Yudho Prasetyo. 2015. Modifikasi Elemen Lantai dengan Transformasi Morphing. Jurnal Sains dan Seni ITS, Vol. 4(2): 11-13.

[2] Padmanaba, C. G, Winnona Natasha A., Grace M. 2016. Perancangan Interior House of Honey Surabaya. Jurnal Intra Vol. 4(2): 469-479.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar