Update Harga Darbuka Alexandria (Mesir dan Lokal)

Tidak sedikit wilayah yang memiliki alat musik khas, termasuk Timur Tengah. Nah, salah satu instrumen musik yang dikatakan berasal dari kawasan tersebut adalah darbuka. Berbentuk menyerupai piala atau jam pasir, ini semacam perkusi yang kerap dimainkan untuk kepentingan upacara budaya dan ritual tradisional. Dari sekian banyak model yang dirilis, darbuka Alexandria menjadi salah satu yang populer dan harganya bisa mencapai angka jutaan rupiah.

Memainkan darbuka (youtube: Arab Instruments)
Memainkan darbuka (youtube: Arab Instruments)

Berbicara musik, manusia dikatakan sebagai Homo Ludens atau makhluk bermain, yang artinya suka bermain atau menciptakan permainan.[1] Permainan diklaim lebih tua dari kebudayaan, dan setiap zaman memiliki permainannya sendiri yang terkait erat dengan perkembangan budaya setempat. Nah, permainan ini termasuk pula memainkan alat musik tradisional.

Bacaan Lainnya

Nah, salah satu alat musik tradisional yang sudah diciptakan manusia dan memiliki bentuk yang berbeda-beda adalah perkusi. Anda pasti sudah familiar dengan rebana, salah satu alat musik perkusi yang dimainkan dengan cara dipukul menggunakan tangan atau jemari. Diperkirakan, kesenian rebana masuk ke Indonesia pada abad ke-13, bersamaan dengan penyebaran agama Islam di Tanah Air. Rebana hadir sebagai salah satu media dakwah, sehingga kerap dimainkan dalam kegiatan pengajian atau hari besar agama Islam.[2]

Selain rebana, alat musik tradisional berupa perkusi lainnya yang juga erat kaitannya dengan kebudayaan Islam adalah darbuka. Dilansir dari sejumlah referensi, ini adalah sebuah instrumen musik yang masuk kategori membranophone yang berasal dari kawasan Timur Tengah. Konon, alat musik ini sudah ada sejak 6000 SM, berasal dari Mesopotamia di Kerajaan Sumeria dan Babylonia. Seiring waktu, darbuka kemudian banyak digunakan di Arab Saudi, Persia, dan Turki, serta menjadi salah satu perkusi paling populer di dunia, dengan sebutan lain doumbek.

Alat musik ini pertama kali dibuat dengan tujuan memenuhi kebutuhan upacara budaya dan ritual tradisional. Namun, kini sudah digunakan untuk berbagai macam kepentingan yang bertujuan menghibur. Sebut saja di Indonesia, darbuka biasa digunakan dalam musik dan lagu religi. Sementara, di Mesir dan Turki, alat musik ini sebagian besar digunakan untuk mengiringi belly dance.

Secara tradisional, darbuka terbuat dari kulit kambing, walau ada juga yang terbuat dari bahan tanah liat dan kayu. Namun, mengikuti perkembangan pengetahuan dan teknologi, darbuka sekarang dapat dibentuk dari logam seperti tembaga dan aluminium, sedangkan kulitnya diganti dengan material plastik karena lebih terjangkau sehingga menekan produksi.

Modifikasi tersebut menghasilkan darbuka yang berbobot lebih ringan serta membuat perajin lebih mudah dan leluasa dalam menghias/mendekorasi bodi dengan berbagai macam motif. Meskipun begitu, kualitas suara darbuka berbahan aluminium ini tidak kalah dengan model darbuka tradisional. Tak heran, jika permintaan darbuka aluminium cor ini tak hanya dari penikmat tabuhan alat musik tersebut, namun juga mampu menembus pasar asing.

Selain material pembuatnya, cara memainkan darbuka pun mengalami perubahan seiring berjalannya waktu. Jika secara tradisional pemain menempatkan instrumen tersebut di bawah lengan, sekarang gaya bermain diubah dengan meletakkannya pada lutut atau di pangkuan penabuh. Dengan posisi seperti itu, pemain lebih leluasa menggunakan dua tangannya untuk menghasilkan ketukan yang lebih variatif.

Ilustrasi: Salah Satu Produk Darbuka Alexandria (credit: Lazada)

Dari sekian banyak model darbuka di pasaran, salah satu yang sering dicari adalah darbuka Alexandria. Ini adalah instrumen yang konon berasal dari Mesir. Darbuka ini kerap digunakan sebagai salah satu instrumen musik dalam marawis dan qasidah. Umumnya terbuat dari plat besi dengan cat coating yang rapi dan menarik, darbuka Alexandria konon mampu mengeluarkan suara yang sangat nyaring.

Harga Darbuka Alexandria

Darbuka Alexandria Harga
Darbuka Alexandria Lokal Motif Mesir 8 inch Rp948.000
Darbuka Alexandria Lokal Motif Mesir 8 3/4 inch Rp1.513.200
Darbuka Alexandria Impor Mesir 8 inch Rp1.790.000
Darbuka Alexandria Lokal Motif Mesir 9 inch Rp2.300.000

Jika dibandingkan penawaran sebelumnya, harga darbuka Alexandria di pasaran saat ini cenderung naik. Misalnya, darbuka Alexandria lokal motif Mesir 8 inch yang semula dibanderol Rp599.000 hingga Rp799.000, kini harganya mencapai Rp948.000 per unit. Begitu pula harga darbuka Alexandria lokal motif Mesir 8 3/4 inch yang naik dari kisaran Rp1,1 juta hingga Rp1,2 juta menjadi Rp1,51 jutaan per unit.

Update: Ditta]

[1] Putri, Linda Indiyarti. 2017. Eksplorasi Etnomatematika Kesenian Rebana sebagai Sumber Belajar Matematika pada Jenjang MI. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, Vol. VI(1): 21-31.

[2] Sinaga, Syahrul Syah. 2006. Fungsi dan Ciri Khas Kesenian Rebana di Pantura Jawa Tengah. Jurnal UNNES Harmonia Jurnal Pengetahuan dan Pemikiran Seni, Vol. VII(3).

Pos terkait