Update Harga Bajaj Roda 3 Bekas (Oranye dan Biru)

Bagi mereka yang tinggal atau pernah ke Jakarta, pasti sudah tidak asing lagi dengan bajaj. Ini adalah kendaraan roda 3 yang sempat populer sebagai transportasi umum sebelum munculnya jasa ojek online. Awalnya hadir dengan mesin tipe 2-stroke, lantas diganti menjadi 4-stroke dan berbahan bakar gas, harga bekas produk ini ternyata lumayan terjangkau.

Bajaj roda tiga oranye & biru (sumber: merdeka)
Bajaj roda tiga oranye & biru (sumber: merdeka)

Spesifikasi Bajaj Roda 3

Bajaj merupakan salah satu angkutan umum yang sangat legendaris di Indonesia, terutama di Jakarta. Kendaraan roda tiga dengan bentuk unik ini kabarnya sudah hadir pada tahun 1970-an silam untuk menggantikan posisi becak sebagai sarana transportasi.[1] Gubernur Jakarta kala itu, Ali Sadikin, memang berusaha mengenyahkan becak karenanya jumlahnya yang sangat banyak, mencapai 93 ribu unit.

Bacaan Lainnya

Sejak muncul tahun 1975, bajaj memang telah menjadi bagian dalam kehidupan warga Jakarta sebagai salah satu moda transportasi. Namun, tidak cuma di Jakarta, kendaraan ini juga hadir di berbagai daerah lainnya. Bajaj tercatat pernah mengaspal di , Pekanbaru, dan beberapa kabupaten di Tanah Air, dengan kepemilikan sebagian besar oleh individu untuk melayani rute jarak pendek.[2]

Memakai mesin tipe 2-tak atau 2-stroke, ini adalah modifikasi skuter merk Bajaj buatan India. Struktur bajaj berasal dari motor Vespa, namun dimodifikasi menjadi tiga roda dan memiliki ruang penumpang tertutup.[3] aslinya adalah Vespa 150 GS. Saat itu, India memang tertarik membeli motor ini. Tahun 1971, Bajaj memisahkan diri dari pabrik Piaggio di Italia dan getol memproduksi motor berlabel Bajaj.

Bagi masyarakat awam, bajaj yang dikenal adalah yang berwarna oranye, dengan memakai mesin 2-stroke. Berkapasitas sekitar 160cc, bajaj lawas ini memiliki suara yang khas, dengan asap knalpot yang tebal. Asap inilah yang kerap dikeluhkan pengguna jalan raya lainnya, sehingga membuat popularitas bajaj sebagai angkutan transportasi perlahan menurun.

Nah, untuk meminimalkan polusi udara, sekarang hadir baja biru yang lebih ramah lingkungan. Asap yang dihasilkan varian ini pun tidak terlalu tebal, dengan suara mesin yang jauh lebih ‘sopan’ di telinga. Maklum saja, bajaj berwarna biru ini sudah memakai compressed natural gas alias CNG sebagai pemasok bahan bakar.

Sebenarnya, pasokan bajaj ke pasaran dalam negeri tidak hanya didominasi PT Bajaj Auto. Perusahaan lainnya juga sudah menyasar pasar ini, termasuk TVS. Selain bajaj penumpang dengan bahan bakar CNG, yang juga berasal dari India ini meluncurkan TVS Kargo. Ini adalah kendaraan roda tiga yang dirilis sebagai upaya untuk mengisi kebutuhan pebisnis.

Mengaspal pertama kali pada tahun 2017 silam, TVS Kargo dirancang untuk memanjakan sang pengemudi dalam menopang kelancaran aktivitas bisnis perusahaan, baik secara langsung maupun online, terutama saat menjelajah jalanan di area perkotaan. Kabin pengemudi dibuat luas sehingga pengendara dapat duduk dengan posisi kaki dan yang nyaman, sedangkan roof atau atap didesain tinggi dan dibuat dari bahan sehingga melindungi pengemudi dari panas dan hujan.

Untuk urusan dapur pacu, produk ini sudah dibekali dengan mesin tipe 4-stroke, SOHC, berkapasitas 199,26cc, karburator. Dengan modal tersebut, TVS Kargo dikatakan dapat mengeluarkan tenaga maksimal 6,4 kW pada putaran 5.250 rpm dan menyentuh torsi puncak di angka 14,95 Nm pada putaran 3.250 rpm. Mesin berteknologi Duralife Engine ini diklaim lebih tahan lama dan irit konsumsi bahan bakar.

TVS Kargo sendiri tersedia dalam tiga varian, yakni open tray atau bak, box, dan chassis. Saat pertama kali meluncur ke pasaran dalam negeri, satu unit kendaraan tersebut ditawarkan dengan harga berkisar Rp35 jutaan saja. Sekarang, menurut situs resminya, model TVS Kargo bak dijual Rp44,1 juta, naik dari penawaran sebelumnya yang sebesar Rp43,7 juta, sedangkan harga TVS Kargo Ram S sekitar Rp49,37 juta, dan harga TVS Kargo box Rp55,5 jutaan.

Bajaj roda tiga oranye & biru (sumber: tribunnews)
Bajaj roda tiga oranye & biru (sumber: tribunnews)

Lalu, bagaimana dengan bajaj roda tiga untuk mengangkut penumpang? Sayangnya, saat ini, produk baru kendaraan tersebut sangat sulit dicari. Pasalnya, minat masyarakat untuk menumpang kendaraan ini memang semakin melorot, terutama sejak kehadiran layanan ojek online. Alhasil, unit yang beredar di pasaran kebanyakan adalah produk bekas.

Harga Bajaj Roda 3

Tipe Bajaj Roda 3 Harga Bekas
Bajaj Oranye 1977 Rp5.000.000
Bajaj Oranye Rekondisi 2015 Rp21.000.000
Bajaj RE Biru Rp7.800.000
Bajaj TVS BBG Rp8.000.000 – Rp16.000.000
Bajaj TVS King Rp16.000.000

Harga bajaj roda tiga di atas kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk sejumlah situs beli online dalam negeri. Perlu dicatat bahwa harga baja roda tiga second tersebut tidak mengikat, dapat berbeda-beda di masing-masing tempat serta bisa berubah sewaktu-waktu. Sebagai perbandingan, pada penawaran sebelumnya, harga bajaj roda tiga oranye second berkisar Rp3,5 juta hingga Rp7,5 jutaan, sedangkan harga bajaj RE biru berkisar Rp10 jutaan, tergantung kondisi barang.

[1] Hambali, Andre dan Indra Gunara Rochyat. 2013. Desain Baru Bajaj 2 Tak Studi Kasus Bajaj Lama di Jakarta. Inosains, Vol. 8(1): 31-37.

[2] Muhibban, Khairul Fahmi, Pada Lumba. 2013. Studi Angkutan Umum Dalam Kota di Pasir Pengaraian. Jurnal Mahasiswa Teknik Universitas Pasir Pengaraian, Vol. 1(1).

[3] Hambali, Andre dan Indra Gunara Rochyat. Op. cit.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *