Update Harga Lampu PJU LED Tenaga Surya (Semua Daya)

Saat ini, lampu jenis LED (Light Emitting Diode) memang semakin banyak digunakan, tidak hanya untuk lampu sepeda motor maupun lampu di rumah, melainkan juga lampu untuk fasilitas publik, salah satunya untuk penerangan jalan umum atau lampu PJU. Selain tenaga listrik, lampu LED untuk PJU tersebut kini juga banyak yang telah didukung dengan tenaga surya. Produsen pun sudah ramai menyediakan lampu jenis dengan berbagai ukuran dan varian harga.

Lampu PJU led tenaga surya (sumber: solar2roof.com)
Lampu PJU led tenaga surya (sumber: solar2roof.com)

Apa Itu Lampu LED?

Sebelum membahas mengenai harga lampu PJU LED dengan tenaga surya, tentunya kita perlu mengetahui sekilas mengenai lampu LED. Dalam beberapa tahun belakangan, LED memang semakin dilirik untuk keperluan penerangan, terutama untuk rumah-rumah di kawasan terpencil yang listrik dari energi terbarukan, seperti tenaga surya, tenaga angin, atau hydropower.[1] Alasannya sederhana, konsumsi lampu LED yang kecil sesuai dengan kemampuan sistem pembangkit energi terbarukan yang juga kecil.

Bacaan Lainnya

LED sendiri adalah semikonduktor yang dapat memancarkan cahaya monokromatik.[2] Di dalam LED, terdapat zat kimia yang akan mengeluarkan cahaya jika elektron-elektron melewatinya. Dengan mengganti zat kimia ini, kita dapat mengganti panjang gelombang cahaya yang dipancarkan. Jenis ini memanfaatkan teknologi semikonduktor yang hampir sama dengan teknologi pada komputer, telepon pintar, serta alat-alat elektronik yang kita gunakan saat ini.

Sementara itu, lampu LED bisa dikatakan sebagai produk diode pancaran cahaya yang disusun menjadi sebuah lampu. Varian lampu ini dikatakan memiliki usia pakai dan efisiensi listrik beberapa kali lipat lebih baik dibandingkan lampu pijar dan juga tetap jauh lebih efisien daripada lampu neon. Tidak seperti lampu pijar dan lampu neon, lampu LED akan menghasilkan terang sepenuhnya tanpa perlu waktu pemanasan atau warm-up. Lampu LED ini hanya butuh energi sebesar 10 persen dari energi yang dibutuhkan lampu pijar. Sementara itu, usia pakai lampu neon juga berkurang jika pengguna sering menyalakan dan mematikan lampu ini.

Kelebihan Lampu LED

  • Lampu LED cenderung lebih tahan lama dibandingkan jenis lampu lainnya.
  • Secara umum, lampu LED listrik lebih sedikit dari lampu lainnya.
  • Lampu LED lebih ramah lingkungan karena penggunaan energi pada lampu LED lebih rendah.
  • Lampu LED sangat kompatibel dengan teknologi dimming karena memang pada dasarnya lampu LED berfungsi pada persentase yang bisa ditentukan (0 hingga 100 persen).
  • Bentuk LED yang kecil membuatnya fleksibel untuk ditempatkan di mana saja, dari mulai digantung hingga menjadi lampu tempel.
  • LED punya daya render (CRI) yang baik.
  • Lampu LED terkenal sangat adaptif terhadap kondisi cuaca apa pun.
  • Lampu LED dapat beroperasi tanpa menuntut penggunaan voltase tinggi.
  • Berbeda dengan lampu lainnya, LED hanya memproduksi cahaya spektrum kacamata dan spektrum infrared, bukan UV.
  • LED hampir tidak mengeluarkan daya panas, berbeda dengan lampu jenis lain yang 90 persen daya untuk mengeluarkan daya panas. Voltase LED yang kecil juga dapat meminimalkan risiko-risiko terkait penggunaan listrik.

Pengertian Lampu PJU Tenaga Surya

Akhir-akhir ini, penggunaan lampu LED memang semakin luas, termasuk untuk penerangan jalan umum atau PJU. Lampu PJU adalah bagian dari bangunan pelengkap jalan yang dapat diletakkan atau dipasang di kiri atau kanan jalan maupun di tengah, yang digunakan untuk menerangi jalan maupun lingkungan di sekitarnya. Lampu PJU sendiri umumnya terdiri sumber cahaya, elemen optik, elemen elektrik, dan struktur penopang serta pondasi tiang lampu.[3]

Lampu PJU LED tenaga surya (sumber: solarlighting.com)

Jika berbicara mengenai lampu PJU di Indonesia, Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan model lampu SRP-826 yang diproduksi oleh Philips. Kemudian, lampu ini digantikan posisinya oleh Philips Spectrum pada tahun 2004. Ada juga lampu Philips HRC-551 yang mengusung model kobra karena terlihat seperti ular kobra yang sedang marah jika dipasang ke arah jalan. Lampu jalan ini cukup legendaris dan digunakan pada jalan-jalan utama, seperti di Tol Cawang-Pluit, Jakarta.

Selain itu, terdapat juga model Philips Velocity SGP338 yang banyak dipasang di jalan-jalan yang memiliki ukuran tidak terlalu lebar dan dilalui kendaraan dengan kecepatan sedang. Jika Anda berdomisili di Sidoarjo dan sekitarnya, Anda pasti sering menemui lampu jalan model ini. Di luar merk Philips, lampu jalan produksi General Electric juga cukup banyak ditemui di jalanan Indonesia, terutama di kota-kota kecil, karena harganya yang relatif lebih terjangkau dibandingkan lampu buatan Philips.

Terlepas dari merk lampu PJU yang bersangkutan, umumnya lampu penerangan jalan ini masih listrik pasokan PLN untuk memasok sumber energi. Namun, seiring dengan kampanye ramah lingkungan yang kian masif dan untuk penghematan biaya, sekarang sudah banyak lampu PJU di Indonesia yang telah memakai tenaga surya sebagai pemasok energi listrik.

Sesuai namanya, lampu penerangan jalan tenaga surya adalah lampu yang daya listriknya berasal dari energi matahari. Selain PJUTS, beberapa kalangan juga menyebut lampu model ini dengan istilah PJU Tenaga Surya, PJU LED Tenaga Surya, dan juga PJU Solar Cell.  Apa pun istilahnya, poin utama dari lampu ini adalah tenaga listrik yang berasal dari cahaya matahari, yang disimpan di dalam baterai, sehingga tidak memerlukan suplai dari PLN. Selain itu, lampu PJU tenaga surya ini umumnya juga sudah lampu dengan teknologi LED.

Lampu jalan tenaga surya ini tidak memerlukan kabel listrik, dan karenanya sangat cocok untuk daerah yang jauh dari jangkauan listrik. Di samping itu, lampu model ini juga memberikan kemudahan instalasi karena tidak memerlukan kabel seperti layaknya lampu penerangan konvensional lainnya. Beberapa kelebihan lampu penerangan jalan tenaga surya, di antaranya sebagai berikut.

Kelebihan Lampu PJU LED Tenaga Surya

  • Daya tahan modul solar panel dan LED yang lama.
  • Bersifat mandiri, tanpa jaringan tenaga listrik.
  • energi matahari, salah satu sumber energi terbarukan.
  • Tidak perlu merusak untuk membangun jaringan listrik.
  • Instalasi yang mudah, tanpa perawatan, dan mudah dipindahkan ke lokasi yang lain.

Penggunaan lampu PJU LED tenaga surya dapat kita saksikan di Kabupaten Semarang. Di kawasan ini, sejumlah ruas protokol sudah dipasangi dengan lampu penerangan jalan yang berasal dari tenaga surya. Sementara, di Dusun Pangli yang terletak di Bandung, tepatnya di Desa Cipanjalu, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung Barat, panel surya mampu dimanfaatkan untuk penerangan jalan, fasilitas MCK umum, dan bangunan serba guna lainnya.

Lampu PJU tenaga surya sendiri sudah dijual bebas. Anda bisa membelinya di berbagai toko peralatan elektronik atau lewat situs jual beli online. Tahun lalu, lampu jalan LED solar cell kapasitas 30 Watt ditawarkan dengan harga Rp170 ribuan, sedangkan harga Sankelux PJU LED solar cell 40 Watt berkisar Rp6,8 jutaan. Lalu, berapa harga PJU LED tenaga surya saat ini?

Harga Lampu PJU LED Tenaga Surya

Solar LED Light (credit: ledgendis)
Kapasitas Lampu PJU Tenaga Surya Harga
PJU LED Solar Cell 30 Watt Rp160.000 – Rp175.000
PJU LED Solar Cell 60 Watt Rp225.000 – Rp250.000
PJU LED Solar Cell 90 Watt Rp245.000 – Rp399.900
PJU LED Solar Cell 200 Watt Rp440.000 – Rp550.000
Talled PJU LED Solar Cell 200 Watt Rp4.399.000
PJU LED Solar Cell 40 Watt Komplet Rp4.750.000
Philips PJU LED Solar Cell 40 Watt Rp4.950.000
Talled PJU LED Solar Cell 250 Watt Rp5.299.000
PJU LED Solar Cell 60 Watt Komplet Rp5.750.000
Sankelux PJU LED Solar Cell 40 Watt Rp7.999.200
Talled PJU LED 150 Solar Cell Rp10.200.000
Sresky SSL-36 PJU LED Solar Cell 60 Watt Rp13.200.000

Harga PJU LED tenaga surya di atas kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk sejumlah toko peralatan elektronik dan beberapa situs jual beli online. Perlu Anda catat bahwa harga lampu jalan LED tenaga surya tersebut tidak mengikat dan dapat berubah sewaktu-waktu. Selain itu, harga di masing-masing tempat bisa saja berbeda meskipun produk yang dijual sama.

[1] Faridha, Moethia dan M. Dahlan Yusuf Saputra. 2016. Analisa Pemakaian Daya Lampu LED pada Rumah Tipe 36. Jurnal Teknologi Elektro Universitas Mercu Buana, Vol. 7(3): 193-198.

[2] Agam, Bima Brilliando, dkk. 2015. Pengaruh Jenis dan Bentuk Lampu terhadap Intensitas Pencahayaan dan Energi Buangan Melalui Nilai Efikasi Luminus. Jurnal Pendidikan Fisika Universitas Jember Vol. 3(4): 384-389.

[3] Kusumayoga, E., Unggul Wibawa, Hadi Suyono. 2014. Analisis Teknis dan Ekonomis Penerapan Penerangan Jalan Umum Solar Cell untuk Kebutuhan Penerangan di Jalan Tol Darmo Surabaya. Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro UB, Vol. 2(5).

Pos terkait