Update Harga Set Top Box (STB) TV Digital Murah (Semua Merk)

Apakah Anda pernah mendengar tentang set top box? Ini adalah alat untuk mengonversi digital menjadi gambar dan suara yang dapat ditampilkan di TV atau televisi analog biasa. Dengan alat ini, Anda tidak perlu lagi membeli TV baru untuk bisa menikmati dengan saluran digital. Sudah dijual di banyak toko peralatan elektronik maupun situs e-commerce, harga set top box ini ternyata lumayan terjangkau, mulai ratusan ribu rupiah saja per .

Ilustrasi: menonton tv (sumber: inverse.com)
Ilustrasi: menonton tv (sumber: inverse.com)

Meski sekarang sudah tersedia media , popularitas TV sebagai media informasi dan hiburan tidak lantas tergerus. Di Indonesia sendiri, berdasarkan survei AC Nielsen, 61 sampai 91 persen masyarakat masih suka menonton televisi.[1] Hasil ini lebih lanjut dijelaskan bahwa hampir 8 dari 10 orang dewasa di kota-kota besar menonton televisi setiap hari dan 4 dari 10 orang mendengarkan radio. Survei tersebut menunjukkan bahwa televisi merupakan aktivitas utama masyarakat yang seakan tidak bisa ditinggalkan.

Bacaan Lainnya

Sebagian besar perangkat TV yang dijual pada dekade 2000-an adalah panel datar, terutama LED. Lalu, sejumlah pabrikan besar mengumumkan penghentian TV CRT, DLP, plasma, dan bahkan LCD dengan lampu latar neon, pada pertengahan 2010-an, untuk kemudian diganti LED. Dalam waktu dekat, LED juga segera digantikan secara bertahap oleh OLED. Selain itu, produsen besar telah mengumumkan bahwa mereka akan semakin banyak memproduksi TV pintar. Smart TV dengan fungsi internet dan web 2.0 terintegrasi telah menjadi bentuk dominan televisi pada akhir 2010-an.

Seiring berkembangnya zaman, dunia penyiaran TV di Indonesia akan segera memasuki era digital. Pemerintah melalui Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 07/P/M.KOMINFO/3/2007 tanggal 21 Maret 2007 telah menetapkan standar DVB-T (Digital Video Broadcasting-Terrestrial) sebagai standar penyiaran televisi digital terestrial tidak bergerak di Indonesia.[2] Standar DVB-T sebagai standar penyiaran televisi digital akhirnya dipilih karena sistem ini dipandang paling menguntungkan, mampu memberikan solusi efisiensi bandwidth dengan teknologi multiplexing.[3]

Keputusan pemerintah untuk mengadopsi teknologi penyiaran digital menggantikan televisi analog memang dapat dipahami. Pasalnya, teknologi penyiaran digital telah menjadi tren teknologi global sehingga harus diikuti apabila bangsa ini tidak ingin tertinggal dan terkucil. Sistem televisi digital diklaim memungkinkan pengiriman gambar beresolusi tinggi dengan format HDTV (high-definition television).[4]

Fungsi Set Top Box

Saat ini, memang sudah banyak perusahaan yang telah meluncurkan TV digital untuk pasaran dalam negeri. Sayangnya, harga TV digital ini tidak bisa dikatakan murah. Nah, bagi mereka yang punya anggaran pas-pasan, tidak perlu memaksakan diri untuk membeli TV digital ini. Pasalnya, mereka masih bisa menerima siaran TV digital menggunakan TV analog menggunakan bantuan alat set top box.

Set top box, biasa disingkat STB, adalah perangkat yang dapat menerima dan men-decode siaran TV digital supaya dapat ditampilkan pada televisi analog atau perangkat tampilan lainnya, seperti monitor komputer dan layar proyeksi.[5] STB juga merupakan perangkat yang memungkinkan sebuah televisi menjadi user interface (perantara) menuju internet.

STB ini sudah mendukung DVB-T2, standar TV digital di Indonesia. Jika Anda memakai STB, Anda tidak memerlukan parabola khusus dalam menerima sinyal digital, cukup menggunakan antena televisi UHF-VHF. Setelah perangkat televisi tersambung, pilih opsi pengaturan atau setting, kemudian pilih auto scan untuk memindai program-program di siaran TV digital. Yang perlu diperhatikan, untuk mendapatkan siaran TV digital melalui STB ini, Anda harus masuk ke mode AV pada TV analog Anda.

Di Indonesia sendiri, pemerintah telah merilis sejumlah merk STB yang memiliki izin resmi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika. Beberapa brand yang sudah mengantongi izin resmi tersebut antara lain Nexmedia, Polytron, Ichiko, Akari, Venus, Tanaka, dan Mito. Anda bisa membeli peralatan ini di berbagai toko perkakas elektronik atau via situs online dengan harga yang cukup terjangkau.

Harga Set Top Box TV Digital

STB TV digital (sumber: suaramerdeka.com)
STB TV digital (sumber: suaramerdeka.com)
Merk Set Top Box Harga
LUBY DVB T201 Rp158.000
Xtreamer DZ084 Rp190.000
Pantesat HD-3820 Rp195.000
LGSAT Super HD STB DVB T2 Rp199.999
Pantesat HD-99 Rp200.000
U-002 DVB-T2 Rp209.000
Evinix H-1 Rp215.000
Visat U1 Rp225.000
Matrix Garuda Rp225.000
Rinrei DRN-511W Rp229.000
Hanmax DVB-T2 Rp229.000
Matrix Apple DVB-T2 Rp232.000
Ichiko 8000HD Rp250.000
Tanaka T2 Rp250.000
Freebox H-1 Rp250.000
Nexmedia NA1300 Rp250.000
Polytron PDV 600T2 Rp350.000
Venus Rp350.000
Akari ADS-2230 Rp360.000
Akari ADS-210 Rp400.000
Akari ADS-168 Rp509.000
Skybox H1 Rp650.000
Golden V8 Rp880.000

Harga STB televisi digital di atas sudah kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk sejumlah toko peralatan elektronik dan beberapa situs jual beli online. Perlu Anda ingat bahwa harga STB tersebut tidak mengikat dan dapat berubah sewaktu-waktu.

Jika dibandingkan dengan tahun 2021, harga STB TV digital tahun 2022 mengalami sedikit kenaikan. Sebagai contoh, Golden V8 yang dibanderol Rp700 ribu tahun 2021, naik menjadi Rp880 ribu tahun 2022. Selain itu, harga perangkat di masing-masing tempat bisa saja berbeda meskipun produk yang ditawarkan sama.

[Update: Almas] 

[1] Fardiah, Dedeh. 2004. Format Tayangan Televisi sebagai Media Pendidikan Bangsa. Mimbar: Jurnal Sosial dan Pembangunan, Vol. 20(4): 525-539.

[2] Wibawa, Arif, Subhan Afifi, Agung Prabowo. 2010. Model Bisnis Penyiaran Televisi Digital di Indonesia. Jurnal Ilmu Komunikasi UPN Veteran Yogyakarta, Vol. 8(2): 117-130.

[3] Ibid.

[4] Wahyu, Yuyu, Yudi Y. Maulana, Folin Oktafiani. 2014. Prototipe Set Top Box (STB) Menggunakan Development Board A10 untuk Televisi Standar DVB-T2 Berbasis Android. Jurnal Penelitian Pos dan Informatika, Vol. 4(2): 87-95.

[5] Ibid.

Pos terkait