Harga Excavator Mini Hitachi (Baru dan Bekas)

Untuk mereka yang sehari-harinya bergelut dengan bidang konstruksi, pasti sudah familiar dengan excavator. Ini adalah salah satu alat berat yang punya fungsi utama untuk melakukan penggalian dan mengangkut material. Selain model standar, sekarang sudah banyak perusahaan yang meluncurkan excavator dalam ukuran lebih kecil alias mini, termasuk Hitachi. Ada beragam model excavator mini yang telah dirilis Hitachi dengan harga mulai ratusan juta rupiah, baik produk yang masih baru maupun yang sudah bekas.

Excavator mini Hitachi (sumber: arparts.id)
Excavator mini Hitachi (sumber: arparts.id)

Alat berat merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam pembangunan sarana dan prasarana. Jika dibandingkan dengan menggunakan alat manual, aplikasi alat berat jelas lebih menguntungkan karena dapat menyelesaikan pekerjaan dengan lebih cepat, sehingga waktu pelaksanaan pekerjaan dapat tercapai dengan optimal.[1]

Bacaan Lainnya

Berdasarkan fungsinya, alat berat dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, antara lain pengolah lahan, penggali, pengangkut material, pemindah material, pemadat, pemroses material, dan penempatan akhir.[2] Sementara itu, berdasarkan pergerakannya, alat berat dapat dibagi menjadi alat dengan penggerak dan alat statis.

Nah, khusus untuk pengerjaan penggalian, alat berat yang lazim digunakan adalah excavator. Pasalnya, excavator dikatakan memiliki sejumlah kelebihan seperti dapat melewati medan yang berlumpur, mampu menggali sekaligus memindahkan material dalam jarak dekat, mampu berputar hingga 360 derajat, mampu mendorong armada seperti dump truck dengan cepat, serta mampu dioperasikan di tebing yang curam.[3]

Meski mampu meringankan pekerjaan, penggunaan atau pemilihan alat berat juga memerlukan sejumlah faktor sehingga kesalahan dalam pemilihan alat dapat dihindari. Jika ingin menggunakan alat berat, termasuk excavator, perlu diperhatikan hal seperti fungsi yang harus dilaksanakan, kapasitas peralatan, cara operasi, pembatasan dari metode yang dipakai, ekonomi, jenis dan proyek, jenis dan daya dukung tanah, serta kondisi lapangan.[4]

Lalu, bagaimana jika proyek tersebut dilakukan di tengah kota dan kebetulan lahannya tidak terlalu luas? Anda mungkin bisa memakai excavator mini untuk pekerjaan menggali tanah. Model ini pas digunakan untuk menyelesaikan beragam pekerjaan seperti pemindahan saluran pembuangan air, membuang material sisa, mengurug tanah, serta pekerjaan lain. Karena untuk kebutuhan ringan, tipe ini biasanya dilengkapi dengan bucket (kerukan) dan dozer (untuk meratakan tanah).

Varian Excavator Mini Hitachi

Di pasaran dalam negeri, sudah ada banyak perusahaan yang melemparkan excavator mini, salah satunya Hitachi. Ini merupakan perusahan manufaktur raksasa asal Jepang yang telah eksis sejak tahun 1910 silam. Mereka berbisnis di bidang teknologi informasi, seperti kecerdasan buatan, Internet of Things, dan mahadata, hingga infrastruktur.

Untuk excavator mini, dikutip dari website resminya, ekskavator mini Hitachi dikatakan memberikan berbagai jenis layanan yang tepat yang dibutuhkan oleh pembangunan konstruksi. Tipe zero tail swing yang semakin populer memiliki belakang kabin lebih kecil yang tidak menggantung pada crawler. Hal ini mencegah kerusakan akibat kendala lokasi pekerjaan, yang pada gilirannya mengurangi tekanan operator karena khawatir akan terjadinya kecelakaan. Inilah sebabnya begitu banyak ekskavator mini zero tail swing Hitachi yang digunakan untuk lokasi pekerjaan yang sempit.

Agar dapat berfungsi di ruang sempit seperti itu, ekskavator juga harus aman. Ekskavator mini Hitachi kabarnya sudah dilengkapi dengan berbagai fitur keselamatan, seperti TOPS (tip-over protective structure) dan FOPS (falling object protective structure). Untuk menghindari bahaya konstruksi perkotaan, mesin-mesin perusahaan pun diklaim telah memenuhi standar keselamatan ISO.

Masih menurut sumber yang sama, setidaknya ada empat tipe excavator mini yang telah dilemparkan Hitachi ke pasaran dalam negeri. Model pertama adalah Hitachi ZX33U-5A, dengan kapasitas operasi hingga 3.720 kg untuk model Cab dan 3.540 kg untuk model Canopy. Produk tersebut juga didukung mesin dengan daya maksimal 21,2 kW atau 284 HP.

Tipe berikutnya adalah Hitachi ZX48U-5A, dengan daya operasi hingga 4.940 kg untuk model Canopy dan 5.070 kg untuk model Cab, berbekal jantung pacu bertenaga 28,2 kW atau 37,8 HP. Sementara itu, Hitachi ZX60C-5A bertenaga maksimal 40,1 PS atau 29,5 kW dengan daya angkut hingga 5.400 kg. Varian yang terakhir adalah Hitachi ZX65USB-5A yang punya tenaga 34,1 kW atau 45,7 HP dengan daya angkut maksimal 6.600 kg.

Excavator mini Hitachi (sumber: arparts.id)
Excavator mini Hitachi (sumber: arparts.id)

Harga Excavator Mini Hitachi

Varian Excavator Mini Hitachi Harga
Hitachi ZX33U-5A Rp512.788.320
Hitachi ZX48U-5A Rp630.000.000
Hitachi ZX65USB-5A Rp890.000.000

Daftar harga excavator mini Hitachi di atas sudah kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk toko alat berat dan sejumlah situs jual beli . Perlu Anda catat bahwa harga excavator mini Hitachi tersebut tidak mengikat dan dapat berubah sewaktu-waktu. Selain itu, harga di masing-masing penjual bisa saja berbeda.

Harga Excavator Mini Hitachi Bekas

Varian Excavator Mini Hitachi Harga Bekas
Hitachi EX30U-2 Ex Japan Rp100.000.000
Hitachi ZX33U-5A Rp437.246.393
Hitachi ZX48U-5A Rp492.852.000
Hitachi ZX65USB-5A Rp650.000.000

Informasi harga excavator mini Hitachi bekas di atas kami kutip dari berbagai sumber, termasuk sejumlah website jual beli alat manufaktur second. Perlu Anda ketahui bahwa harganya tidak terikat dan dapat berbeda-beda di masing-masing penjual, tergantung kondisi barang dan kesepakatan antara penjual dan konsumen.

[1] Handayani, Elvira. 2015. Efisiensi Penggunaan Alat Berat pada Pekerjaan Pembangunan TPA (Tempat Pemprosesan Akhir) Desa AMD Kec. Muara Bulian Kab. Batanghari. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari, Vol. 15(3): 90-95.

[2] Monaliza, I. 2018. Efektifitas Penggunaan Alat Berat pada Proyek Pembangunan Pelabuhan Berdasarkan Efisiensi secara Teknis dan Ekonomi. Jurnal Aplikasi Teknik Sipil, Vol. XX(X): 1-11.

[3] Fikri, Z. A, Budi Rahmawati, Ninik Paryati. 2016. Analisis Kapasitas Produksi Excavator pada Proyek Perumahan Pertamina Cibubur. Bentang: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil, Vol. 4(1): 57-67.

[4] Rostiyanti, Susy Fatena. 2002. Alat Berat untuk Proyek Konstruksi. Jakarta: Pradnya Paramita, hlm. 4.

Pos terkait