Update Harga Larutan DPPH (Berbagai Merk dan Kemasan)

Mungkin banyak dari Anda yang belum begitu familiar dengan DPPH. Merupakan singkatan dari 1,1-difenil-2-pikrihidazil, DPPH adalah senyawa radikal bebas yang stabil yang kerap digunakan dalam penelitian mengenai antioksidan. Sudah tersedia dalam berbagai merk dan kemasan, harga DPPH ini ternyata cukup , bisa mencapai angka jutaan rupiah.

Ilustrasi: Uji Aktivitas Anti Oksidan (credit: x-cellr8)
Ilustrasi: Uji Aktivitas Anti Oksidan (credit: x-cellr8)

Apa Itu Antioksidan?

Seperti yang Anda tahu, penyakit degeneratif adalah penyakit nomor satu di kawasan Asia Tenggara. Berdasarkan data WHO (World Health Organization) pada tahun 2008 silam, dari 14,5 juta di daerah ASEAN, 55 persen atau 7,9 juta di antaranya disebabkan penyakit degeneratif.[1] Angka kematian ini diprediksi meningkat 21 persen pada tahun 2018.

Bacaan Lainnya

Nah, salah satu penyebab utama penyakit degeneratif adalah radikal bebas. Radikal bebas sendiri merupakan atom atau gugus yang memiliki satu atau lebih elektron tidak berpasangan, dan sering dijumpai pada lingkungan, seperti asap rokok, obat, makanan dalam kemasan, aditif, dan lainnya.[2] Radikal bebas ini dapat masuk ke dalam tubuh dan menyerang sel-sel yang sehat dan menyebabkan sel-sel tersebut kehilangan fungsi dan strukturnya.[3]

Untuk mengatasi radikal bebas ini, zat yang sering digunakan adalah antioksidan, yakni sebuah senyawa kimia yang dapat menyumbangkan satu atau lebih elektron (electron donor) kepada radikal bebas, sehingga reaksi radikal bebas tersebut dapat terhambat. Senyawa ini memiliki berat molekul yang kecil, tetapi mampu menginaktivasi berkembangnya reaksi oksidasi dengan cara mencegah terbentuknya radikal bebas.[4]

Berdasarkan sumbernya, antioksidan dapat dibedakan menjadi dua, yakni antioksidan alami dan antioksidan sintetis. Antioksidan alami merupakan senyawa antioksidan yang terdapat secara alami dalam tubuh sebagai mekanisme pertahanan tubuh normal maupun yang berasal dari asupan luar tubuh. Sementara itu, antioksidan sintetis adalah senyawa yang disintetis secara kimia.

Biasanya, sumber alam yang mengandung antioksidan adalah tanaman dengan kandungan senyawa polifenol tinggi, salah satunya tanaman tanjung. Tanaman ini berasal dari India dan secara tradisional sudah digunakan untuk mengobati penyakit , demam, radang, maag, masalah gigi dan gusi, diabetes, hipertensi, diare, disentri, kanker, hingga masalah kesuburan.[5]

Ilustrasi:  Larutan DPPH untuk Tes Antioksidan (sumber: vitafoodsinsights.com)
Ilustrasi: Larutan DPPH untuk Tes Antioksidan (sumber: vitafoodsinsights.com)

Fungsi DPPH

Namun, untuk menentukan kemampuan antioksidan suatu bahan alam, diperlukan sejumlah metode. Nah, salah satu metode dalam menentukan kemampuan antioksidan dengan cepat, sederhana, dan tidak membutuhkan biaya tinggi adalah metode DPPH.[6] Metode ini kerap digunakan untuk menguji senyawa yang berperan sebagai free radical scavengers atau donor hidrogen dan mengevaluasi aktivitas antioksidan di dalamnya, serta menghitung jumlah kompleks radikal-antioksidan yang terbentuk.

Bisa digunakan untuk sampel berupa padatan maupun cairan, gugus kromofor dan auksokrom pada radikal bebas DPPH memberikan absorbansi maksimal pada panjang gelombang 517 mm, sehingga menimbulkan warna ungu. Warna DPPH akan berubah dari ungu menjadi kuning seiring penambahan antioksidan, yakni ketika elektron tunggal pada DPPH berpasangan dengan hidrogen dari antioksidan. Hasil dekolorisasi oleh antioksidan ini setara dengan jumlah elektron yang tertangkap.

Nah, apabila Anda juga membutuhkan DPPH untuk melakukan penelitian ilmiah mengetahui antioksidan, sebenarnya tidak sulit mendapatkan bahan ini. Pasalnya, Anda sudah bisa membelinya di berbagai toko bahan kimia atau sejumlah situs e-commerce. Harga yang ditawarkan bervariasi, tetapi memang cukup mahal dan berikut referensinya.

Ilustrasi: Cairan DPPH (credit: Amanda CG/Pinterest)
Ilustrasi: Cairan DPPH (credit: Amanda CG/Pinterest)

Harga DPPH

Merk/Kemasan DPPH Harga
DPPH Himedia 25 mg Rp330.000
DPPH Smartlab Repack 50 mg Rp350.000
DPPH Himedia 50 mg Rp400.000
DPPH Sigma Aldrich 10 mg Rp672.000
DPPH Sigma Aldrich 50 mg Rp1.125.000
DPPH Sigma Aldrich 500 mg Rp2.300.000
DPPH Sigma Aldrich 1 gr Rp3.250.000
DPPH TCI 1 gr Rp3.780.000
DPPH Smartlab 1 gr Rp4.210.000
DPPH Himedia 1 gr Rp4.333.000

Harga DPPH di atas sudah kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk beberapa toko bahan kimia dan sejumlah situs jual beli online dalam negeri. Perlu Anda ingat bahwa harga DPPH tersebut tidak mengikat dan dapat berubah sewaktu-waktu.

Jika dibandingkan dengan tahun 2021, harga larutan DPPH tahun 2022 mengalami kenaikan. Sebagai contoh, DPPH Himedia 25 mg yang dibanderol Rp260 ribu tahun 2021, naik menjadi Rp330 ribu tahun 2022. Selain itu, harga di masing-masing tempat bisa saja berbeda meskipun produk yang ditawarkan sama.

[Update: Almas]

[1] Tristantini, Dewi, et al. 2016. Pengujian Aktivitas Antioksidan Menggunakan Metode DPPH pada Daun Tanjung (Mimusops elengi L). Prosiding Seminar Nasional Teknik Kimia “Kejuangan” Pengembangan Teknologi Kimia untuk Pengolahan Sumber Daya Alam Indonesia, 17 Maret 2016.

[2] Winarsi, H. 2007. Antioksidan Alami dan Radikal Bebas. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.

[3] Sadeli, Richard A. 2016. Uji Aktivitas Antioksidan dengan Metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl) Ekstrak Bromelain Buah Nanas (Ananas comosus (L.) Merr.) Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

[4] Winarsi, H. Op cit.

[5] Tristantini, Dewi, et al. Op cit.

[6] Sadeli, Richard A. Op cit.

Pos terkait