Tarif Tol Semarang-Solo Terbaru (Semua Golongan Kendaraan)

Membentang dari Pelabuhan Merak di Cilegon hingga Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi, Tol Trans Jawa terbagi menjadi beberapa ruas, salah satunya Tol Semarang-. Seperti namanya, ini adalah jalan tol yang menghubungkan antara Semarang dan Surakarta, melewati setidaknya empat wilayah di Provinsi Jawa Tengah. Untuk bisa melintasi jalan tol dengan pemandangan elok ini, ada tarif yang harus dibayarkan pengendara sesuai dengan golongan mereka.

Gerbang Tol Salatiga (credit: Teras.id)

Gerbang Tol Salatiga (credit: Teras.id)

Dikutip dari Wikipedia, jalan tol merupakan ruas jalan yang dikhususkan untuk kendaraan bersumbu dua atau lebih (mobil, , truk) dan bertujuan untuk mempersingkat jarak dan waktu tempuh dari satu tempat ke tempat yang lain. Dalam tingkat jalan raya, jalan tol dikatakan sebagai satu-satunya fasilitas yang menyediakan arus bebas hambatan yang sempurna, tersusun atas tiga sub-komponen, yakni ruas jalan tol dasar, area percabangan, dan pintu tol.[1]

Jalan tol merupakan salah satu sarana vital yang dibutuhkan untuk meningkatkan efisiensi perindustrian suatu perekonomian. Ketika suatu negara bertumpu pada perhubungan darat, tentu saja sarana berupa jalan, khususnya jalan tol, akan mendorong terciptanya efisiensi , termasuk di Indonesia yang memiliki luas daratan sekitar 1,8 juta km persegi.[2]

Baca juga  Tarif Tol Gempol-Pandaan Terbaru (Semua Golongan Kendaraan)

Profil Jalan Tol Semarang-Solo

Dengan latar belakang tersebut, pemerintah Indonesia saat ini memang mengebut pengerjaan jalan tol untuk memperkuat infrastruktur dalam negeri. Nah, salah satu ruas tol yang sudah dibangun dan diresmikan adalah Jalan Tol Semarang-Solo, yang seperti namanya, menghubungkan Kota Semarang dan Surakarta, serta melewati empat kabupaten/kota, yakni Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, dan Kabupaten Boyolali.

Sebagai bagian dari Jalan Tol Trans Jawa, Tol Semarang-Solo memiliki arti yang strategis bagi pengembangan jaringan jalan, khususnya di Jawa Tengah, dan juga bagi perkembangan jaringan jalan dalam skala regional. Dasar hukum yang mengiringi pembangunan tol ini sendiri adalah Undang-Undang No. 38 tahun 2004 tentang Jalan, Pasal 18 dan 47.

Jalan tol ini mulai dibangun pada 1 Maret 2009 oleh PT Jasa Marga, dengan total lintasan sepanjang 72,64 km. Pembangunan dibagi menjadi beberapa tahap, dengan tahap pertama ruas Semarang-Bawen sepanjang 24 km, dengan 4,5 km melintasi Kota Semarang dan 19,5 km di wilayah Kabupaten Semarang.[3] Seksi ketiga menghubungkan Bawen dan Salatiga, Seksi keempat antara Salatiga dan Boyolali, serta Seksi kelima relasi Boyolali-Kartasura.

Baca juga  Info Daftar Harga Bagasi Citilink Indonesia Terbaru ke Semua Rute Penerbangan
Ilustrasi: Kendaraan di Tol Semarang - Solo (credit: Tirto)

Ilustrasi: Kendaraan di Tol Semarang - Solo (credit: Tirto)

Selain mempercepat , apabila masyarakat melintasi jalan tol ini, akan mendapatkan bonus lainnya. Karena berada di pegunungan, jalan tol ini bertipe naik dan turun serta memiliki banyak jembatan yang panjang tinggi. Sepanjang , pengendara akan disuguhi panorama yang elok, terutama di Gerbang Tol Salatiga, dengan latar belakang Gunung Merbabu yang megah.

Dijuluki Panoramic Toll Road, Tol Semarang-Solo juga kerap dikatakan memiliki pemandangan yang mirip entrance highway di Gotthard, Swiss. ini menyuguhkan pemandangan indah, mulai dari lereng bukit, pegunungan, hingga area persawahan sehingga bisa menjadi hiburan tersendiri bagi pengendara yang melintas sekaligus sebagai pelepas penat.

Nah, untuk bisa melewati jalan tol ini dan menikmati pemandangan yang disediakan, pengendara tentunya harus memenuhi sejumlah syarat, salah satunya memakai kendaraan minimal beroda empat. Selain itu, ada tarif yang harus dibayarkan, yang dibedakan berdasarkan golongan kendaraan. Berikut kami sajikan informasi terbaru tarif Tol Semarang-Solo.

Baca juga  Info Terkini Harga Alat Berat Bekas

Tarif Tol Semarang-Solo

 

Informasi tarif Tol Semarang-Solo di atas kami rangkum dari berbagai sumber dan berdasarkan Keputusan Menteri PUPR No. 60/KPTS/M 2019 dan berlaku mulai Januari 2019. Perlu dicatat bahwa tarif Tol Semarang-Solo tersebut tidak mengikat dan dapat berubah sewaktu-waktu. Biasanya, perubahan atau penyesuaian tarif tol dilakukan oleh pemerintah setiap dua tahun sekali, dengan mempertimbangkan beberapa faktor, salah satunya tingkat inflasi dalam negeri.

[1] Iswara, Ade Yudha, dkk. 2017. Kajian Potensi Pengguna Jalan Tol Malang-Kepanjen. Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Universitas Brawijaya, Vol. 1(2).

[2] Suprayitno, Bambang. 2012. Privatisasi Jalan Tol sebagai Solusi dalam Mempercepat Terwujudnya Infrastruktur Jalan Tol yang Memadai di Indonesia. Jurnal Economia, Vol. 8(1): 65-77.

[3] Prabowo, Aditya, Aloysius Rengga, Aufarul Marom. 2014. Implementasi Kebijakan Pembangunan Jalan Tol Semarang-Bawen. Journal of Public Policy and Management Review UNDIP, Vol. 3(4).

author
Sudah lama lulus dari S-1 di kampus PTN ternama. Penyuka musik dan sedikit audiophile.

Leave a reply "Tarif Tol Semarang-Solo Terbaru (Semua Golongan Kendaraan)"