Tarif Tol Jakarta-Cirebon (GT Palimanan dan GT Kanci)

Bagi warga Kota , menjadi salah satu pilihan untuk tempat singgah dan bersantai. Kota udang itu sudah populer sebagai spot liburan keluarga bagi sebagian besar warga kota metropolitan. Hal ini karena banyak tempat serta penginapan murah. Untuk menuju dari Jakarta pun lebih mudah karena Anda sudah bisa memanfaatkan , dengan sekitar ratusan ribu rupiah per kendaraan.

Salah satu ruas Tol Cipali (sumber: rumah123.com)

Salah satu ruas Tol Cipali (sumber: rumah123.com)

Khusus untuk tol Jakarta-Cirebon, hanya ada dua ruas jalan tol saja, yaitu GT Palimanan Tol Cipali dan GT Kanci. Berikut kami sajikan rincian terbaru tarif jalan tol Jakarta-Cirebon yang kami rangkum dari berbagai sumber.

Tarif Tol Jakarta-Cirebon (GT Palimanan dan GT Kanci)

Nama RuasBesarnya Tarif Tol (Rp)
Gol. IGol. IIGol. IIIGol. IVGol. V
Palimanan - Plumbon2.5003.5004.5005.5006.500
Plumbon - Ciperna3.5004.5005.5007.0008.500
Ciperna - Kanci5.5006.50010.00012.50015.000

Pembayaran jalan tol bisa secara langsung menggunakan uang tunai, namun jika Anda ingin yang lebih praktis, bisa menggunakan e-money. Anda juga bisa menggunakan kartu kredit dan ATM. Cara praktis seperti itu banyak dipilih oleh orang yang tidak ingin menunggu lama untuk menerima kembalian. 

Namun, sebelum memutuskan untuk menggunakan jalan tol, Anda sebaiknya harus mengetahui golongan kendaraan terlebih dahulu. Seperti yang kita ketahui, bahwa sebagian besar jalan tol hanya boleh dilewati oleh jenis kendaraan golongan 1 hingga golongan 5 saja. Bagi Anda yang masih bingung dengan jenis-jenis golongan kendaraan, berikut rinciannya.

Golongan Kendaraan

Antrian kendaraan di gerbang tol Palimanan (sumber: rri.co.id)

Antrian kendaraan di gerbang tol Palimanan (sumber: rri.co.id)

Golongan KendaraanJenis Kendaraan
Golongan 1Sedan, jeep, pick up atau truk kecil, dan
Golongan 2Truk dengan 2 gandar
Golongan 3Truk dengan 3 gandar
Golongan 4Truk dengan 4 gandar
Golongan 5 Truk dengan 5 gandar
Golongan 6 Kendaraan bermotor roda dua

Golongan dan jenis kendaraan di atas telah diatur dalam Kepmen PU No 370/KPTS/M/2007 tentang Golongan Jenis Kendaraan Bermotor pada Jalan Tol yang Sudah Beroperasi. Jika Anda mengendarai kendaraan bermotor golongan 6 di jalan tol, polisi akan siaga menertibkan Anda dan biasanya Anda akan diberi kartu pelanggaran.

Jika Anda menggunakan sepeda motor dan ingin mudik ke Cirebon dari Jakarta, sebaiknya lewat jalan biasa saja. Pasalnya, akan sangat berisiko bagi keselamatan Anda dan penumpang jika sepeda motor masuk ke jalan tol. Ini bisa menyebabkan terjadinya kecelakaan, biasanya kecelakaan dapat berupa kecelakaan tunggal, ganda, dan beruntun.

Sebagai tambahan untuk Anda yang mengendarai kendaraan bermotor golongan 1 dengan ukuran besar seperti dan bus, Anda sebaiknya selalu menyiapkan perlengkapan berupa surat pernyataan atau surat izin bepergian antar-kota. Ini juga penting jika sewaktu-waktu ditanyakan dan ada pemeriksaan di ruas jalan tol. 

Tips Berkendara di Tol Jakarta-Cirebon

Ilustrasi: sudut ruas tol (sumber: tribunnews.com)

Ilustrasi: sudut ruas tol (sumber: tribunnews.com)

Dari Jakarta menuju Cirebon, memang akan mudah menggunakan jalan tol. Pasalnya, yang disediakan di sepanjang jalan tol lebih memadai dibandingkan jalan umum kebanyakan, seperti lampu jalanan yang terang di malam hari. Keunggulan lainnya, Anda juga bisa menemukan banyak tempat peristirahatan di sekitar tol. SPBU, mushola, hingga hotel dan minimarket bisa Anda jadikan sebagai tempat singgah untuk beristirahat sejenak.

Keunggulan lainnya yang bisa Anda dapatkan ketika menggunakan tol, Anda juga lebih cepat sampai di Cirebon. Karena jalanan aspal tol yang relatif halus, Anda pun lebih mudah dan nyaman ketika berkendara. Banyak orang memilih lewat jalan tol karena tidak ada hambatan, seperti jalan makadam, lubang, atau jalan bergelombang.

Jalan tol Jakarta-Cirebon ini biasanya akan ramai ketika sore dan pagi hari, dan akan lebih ramai lagi jika musim liburan tiba. Saat pagi hari, banyak orang menggunakan jalan tol untuk mengakses kota lain karena pekerjaan. Perlu diketahui, banyak juga warga kota metropolitan yang bekerja di luar kota dan berangkatnya menggunakan tol Cirebon.

Di sore hari, tol ini tidak kalah ramai karena banyak pekerja dari luar kota yang pulang menuju Jakarta. Kondisi tol Jakarta-Cirebon juga akan semakin padat saat memasuki akhir tahun dan musim liburan. Kondisi ini perlu diwaspadai, khususnya bagi Anda yang mudik. Ada baiknya jika Anda membawa barang yang tidak terlalu banyak. Sebagian besar ruas jalan tol juga akan dipenuhi oleh mobil, bus, dan truk besar, sehingga Anda perlu mempersiapkan kondisi mental dan fisik saat mengemudi.

Kondisi fisik dan mental saat mengemudi sangat penting, apalagi jika kondisi tol sedang padat. Jika Anda merasa lelah dan mengantuk, Anda bisa berhenti di pinggir jalan tol dengan tanda kuning dan tulisan area beristirahat. Anda tidak perlu khawatir, karena saat menjelang akhir tahun dan libur Natal, tempat-tempat peristirahatan seperti itu biasanya akan terus ditambahkan dan diperbaiki. Beberapa pos polisi juga akan disediakan di pinggiran jalan untuk menjaga keamanan dan kelancaran jalan tol.

Di setiap pos polisi atau tenda, Anda bisa mendapatkan beberapa jenis camilan dan minuman gratis. Ini biasanya disediakan khusus bagi pengendara yang kelelahan dan mengantuk. Untuk beristirahat pun, biasanya Anda bisa beristirahat sepuasnya, tetapi tidak untuk seharian penuh. 

Baca juga  Update Syarat Tahun Mobil untuk Menjadi Mitra GrabCar
loading...
author

Leave a reply "Tarif Tol Jakarta-Cirebon (GT Palimanan dan GT Kanci)"