Spesifikasi dan Update Harga Suzuki Thunder 250 Bekas

1 comment 13946 views

Jika dibandingkan dengan saudaranya yang lebih kecil, yaitu Thunder 125, Thunder memang bisa dibilang masih kalah pamor. Namun, bukan berarti sport bike keluaran Suzuki tersebut tidak dipandang oleh Tanah Air. Meski sudah tidak lagi diproduksi, tetapi produk kendaraan tersebut masih lumayan diburu, salah satunya karena harganya yang cukup bersaing.

Suzuki Thunder 250 -(Sumber: trevorkloeden.wordpress.com)

Suzuki Thunder 250 -(Sumber: trevorkloeden.wordpress.com)

Spesifikasi Suzuki Thunder 250

Suzuki Indonesia pertama kali memproduksi Suzuki Thunder GSX 250 pada tahun 1999. Selang setahun kemudian, ini resmi diluncurkan untuk pasar otomotif nasional. Kala itu, dalam sebuah iklan, perusahaan asal menggambarkan motor ini sebagai “The Real Power”, hadir dengan stripping baru yang trendi dan gagah, serta 250cc yang menjadi andalan para pencinta touring, dengan tarikan yang bertenaga sekaligus tangguh.

Di awal milenium ketiga, pasar otomotif Indonesia memang sedang diserbu tren sepeda motor sport bermesin 4-stroke dengan kapasitas sedang. Nah, Suzuki Thunder 250 ini dihadirkan untuk bersaing secara head-to-head dengan motor-motor seperti Kawasaki Eliminator Boss 175cc, Honda Tiger 200cc, dan juga Scorpio 250cc keluaran Yamaha.

Suzuki Thunder 250 sendiri mengusung bodi yang terkesan klasik. Namun, di sisi lain, sepeda motor ini tetap tampil garang dan elegan, dengan dimensi 1.975 x 765 x 1.075 mm dan jarak sumbu roda 1.310 mm. Tangki bahan bakar juga didesain dengan bentuk agak besar dan mampu menampung hingga 15 liter bahan bakar.

Salah satu hal unik yang dimiliki Suzuki Thunder 250 adalah soal mesin. Pasalnya, motor ini sudah mengusung mesin SOHC 4 klep yang kala itu bisa dianggap sebagai sebuah inovasi. Jika dibandingkan kompetitor macam Honda Tiger, masih menggunakan mesin 2 klep. Pemakaian mesin 4 klep sendiri dapat meningkatkan efisiensi pembakaran bahan bakar dan sisa pembuangan sehingga membuat tenaga di putaran bawah menjadi lebih ganas.

Selain itu, Suzuki Thunder 250 juga sudah mengusung teknologi TSCC atau dua putaran arus gas bahan bakar dan siap dibakar. Sekadar informasi, teknologi ini tidak hanya diterapkan Suzuki pada motor GS, GN, maupun GZ Series saja, melainkan juga diaplikasikan pada desain dapur pacu motor gede mereka, salah satunya GSX-R1000.

TSCC sendiri merupakan desain unik silinder head  yang bentuknya mirip dua cekungan. Bentuk ini memungkinkan terjadinya dua putaran (swirl) campuran dari udara dan BBM terpisah. Penempatan busi di tengah silinder head juga merupakan satu paket dalam paten ini. Oleh karena itu, pengguna dapat melihat letak busi Suzuki Thunder 250 agak masuk ke dalam blok mesin.

Penempatan busi di tengah head ini bertujuan agar percikan bunga apinya dapat menjangkau kedua swirl campuran udara-bensin tersebut. Hal inilah yang menghasilkan suatu pembakaran yang terjadi lebih sempurna, cepat dan efisien. Pembakaran yang lebih cepat dan efisien ini yang lantas menimbulkan side effect, yaitu bertambahnya power, pembakaran sempurna yang menyebabkan penekanan emisi gas buang, meningkatkan respon throttle di semua RPM, dan meminimalisasi efek detonation.

Jadi, secara ringkas, tujuan TSCC adalah untuk membuat turbulensi (kembar) campuran bahan bakar. Turbulensi kembar ini membuat proses pembakaran lebih homogen, lebih mudah terbakar, lebih bertenaga. Sekadar perbandingan, Yamaha dan Honda cuma memiliki satu turbulensi, berkeliling lateral atau horizontal, sedangkan Suzuki memiliki radial (vertikal).

Di samping itu, Suzuki Thunder 250 juga memiliki dua knalpot yang membuat kecepatan aliran gas buang lebih cepat dibandingkan satu knalpot besar. Saat klep overlap, akan meningkatkan efek TSCC, yang muaranya akan dapat sedikit membantu peningkatan performa karena kurva power-band bisa lebih halus (mulus), sekaligus membuat range power rpm-nya bisa lebar.

Test Drive Suzuki Thunder 250 - (Sumber: youtube.com)

Test Drive Suzuki Thunder 250 - (Sumber: youtube.com)

Untuk sektor jantung pacu, Suzuki membekali motor ini dengan mesin tipe 4-stroke, SOHC, TSCC, pendingin udara, berkapasitas 249cc. Dengan modal tersebut, Thunder 250 di atas kertas mampu meletupkan tenaga maksimal 22 HP pada putaran 7.500 rpm dan mencapai torsi puncak menembus 2,1 kg-m pada putaran 6.000 rpm. Berikut spesifikasi teknis Suzuki Thunder 250.

Dimensi 1.975 x 765 x 1.075 mm
Jarak Sumbu Roda 1.310 mm
Berat Kosong 145 kg
Kapasitas Bahan Bakar 15 liter
Suspensi Depan Teleskopik 37 mm
Suspensi Belakang Lengan ayun, shock ganda
Ban Depan Dunlop TT800 3.00 x 18
Ban Belakang Dunlop TT800 120/80-17
Rem Depan Cakram hidraulik 260 mm
Rem Belakang Tromol
Tipe Mesin 4-stroke, SOHC, TSCC, pendingin udara
Kapasitas Mesin 249cc
Diameter x Langkah 72 mm x 61,2 mm
Rasio Kompresi 9,0:1
Daya Maksimum 22 HP @ 7.500 rpm
Torsi Maksimum 2,1 kg-m @ 6.000 rpm
Transmisi Manual, 5-speed

Selain model standar, perusahaan juga sempat merilis Thunder 250 Racing, yang ditujukan untuk para komunitas atau penggemar otomotif yang sering mengikutkan motor mereka ke arena balap. Thunder 250 Racing ini dibekali dengan mesin yang mirip dengan versi Standar, tetapi membawa ban keluaran BATTLAX S20, serta mengusung rem cakram di roda belakang.

Baca juga  Harga Honda Astrea Legenda 2 Bekas di Pasaran

Suzuki Thunder 250

Meski membawa teknologi yang tergolong inovatif di zamannya, sayangnya Thunder 250 ini tidak cukup laris di pasaran Indonesia. Motor ini pun hanya bertahan hingga lima tahun sebelum akhirnya perusahaan menghentikan produksinya di tahun 2005. Di pasaran, produk bekas sepeda motor ini sekarang ditawarkan dengan harga mulai Rp5.500.000 hingga yang termahal mencapai Rp45.000.000, yang biasanya sudah dimodifikasi dengan desain beragam.

loading...
author
Anak band yang gak suka nonton boyband. Sudah lama lulus dari S-1 di kampus PTN ternama. Pernah dipaksa baca berita infotainmen tiap hari sampai akhirnya memutuskan lebih suka info teknologi yang lebih sedikit gosip.

Leave a reply "Spesifikasi dan Update Harga Suzuki Thunder 250 Bekas"