Update Rincian Biaya Pembuatan Sertifikat Tanah

2 comments105814 views

Apabila Anda mempunyai hak atas tanah dan , Anda juga diwajibkan mempunyai sertifikat sebagai bukti kepemilikan yang sah. Menurut PP No. 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, sertifikat adalah surat tanda bukti hak atas tanah dan . Sertifikat tersebut nantinya dikeluarkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) melalui kantor pertanahan di masing-masing wilayah.

Sertifikat tanah (sumber: beritasatu.com)

Sertifikat tanah (sumber: beritasatu.com)

Sertifikat tanah yang telah Anda daftarkan umumnya dicetak dalam 2 rangkap, dengan rincian 1 rangkap disimpan di Kantor BPN sebagai buku tanah, sedangkan rangkap lainnya diserahkan pada pemegang hak atas tanah dan bangunan tersebut. Dalam arsip buku tanah memuat berbagai yang detail seputar tanah, seperti data fisik maupun data yuridis, yakni luas, batas-batas, dasar kepemilikan, dan data pemilik.

Sementara, data fisik tanah dalam Surat Ukur yang dilampirkan di dalamnya hanyalah ukuran luas tanpa melampirkan ukuran lain secara terperinci. Data bangunan pun tidak tercantum dalam sertifikat. Berdasarkan Pemerintah (PP) No. 13 Tahun 2010 tentang dan Tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku di BPN, berikut rincian layanan dalam kepengurusan tanah.

Jenis Pelayanan Sertifikat Tanah (Pasal 1).

  • Pelayanan Survei, Pengukuran dan Pemetaan.
  • Pelayanan Pemeriksaan Tanah.
  • Pelayanan Konsolidasi Tanah Swadaya.
  • Pelayanan Pertimbangan Teknis Pertanahan.
  • Pelayanan Pendaftaran Tanah.
  • Pelayanan Informasi Pertanahan.
  • Pelayanan Lisensi.
  • Pelayanan Pendidikan.
  • Pelayanan Penetapan Tanah Objek Penguasaan Benda-Benda Tetap Milik Warga Negara Belanda (P3MB).
  • Pelayanan di bidang pertanahan yang berasal dari kerjasama dengan pihak lain.
  • Tarif Pelayanan.

Tarif Pelayanan Pengukuran Tanah (Pasal 4)

Biaya, tarif, tanah, sertifikat, badan, bank, kantor, BPN, bangunan, pertanian, calo, jasa, pemerintah, peraturan, simulasi, pengukuran, pembuatan, rampung

Mengukur tanah dengan alat optik (instagram: @minesurveyor)

  • Luas tanah sampai 10 hektar, Tu = ( L/500 × HSBKu ) + Rp100. 000.
  • Luas tanah di atas 10 hektar s/d 1.000 hektar, Tu = ( L/4.000 × HSBKu ) + Rp14. 000.000.
  • Luas tanah di atas 1.000 hektar, Tu = ( L/10.000 × HSBKu ) + Rp134.000.000.

Tarif Pelayanan Pemeriksaan Tanah (Pasal 7)

  • TPA = ( L/500 × HSBKpa ) + Rp350.000..
  • Pelayanan Pendaftaran Tanah (Pasal 17 ayat 1 dan lampirannya).
  • Pendaftaran untuk pertama kali Rp50.000.
  • transportasi, konsumsi, dan akomodasi (TKA – Pasal 20 Ayat 2).
  • Biaya TKA, ditanggung sendiri oleh pemohon.
  • Biaya sertifikasi tanah.

Keterangan:

  • Tu = Tarif ukur
  • L = Luas tanah
  • HSBku = Harga satuan biaya khusus kegiatan pengukuran
  • HSBKpa = Harga satuan biaya khusus panitia penilai A
  • HSBKpb = Harga satuan biaya khusus panitia penilai B

Syarat Pembuatan Sertifikat Tanah

  • Menyerahkan fotokopi KTP pemohon.
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK) pemohon.
  • Membawa bukti perolehan tanah.
  • Fotokopi bukti pembayaran PBB tahun terakhir.
  • Fotokopi NPWP.
  • Pernyataan tanah tidak terlibat sengketa.

Pembuatan Sertifikat Tanah

Kantor Badan Pertanahan Nasional (sumber: sumedang.online)

Kantor Badan Pertanahan Nasional (sumber: sumedang.online)

  • Datang ke Kantor BPN wilayah. Pertama, Anda dapat berkunjung ke Kantor Badan Pertanahan Nasional di wilayah tempat Anda tinggal. Kemudian, mendatangi loket pelayanan sambil melengkapi berkas dokumen yang dibutuhkan. Setelah itu, Anda akan diminta mengisi formulir pendaftaran pembuatan sertifikat tanah dan menyerahkan berkas identitas pemohon. Lalu, Anda bisa membayar biaya pengukuran dan pemeriksaan tanah di loket pembayaran.
  • pengukuran. Setelah melalui pendaftaran, petugas BPN akan melaksanakan pengukuran tanah. Pada tersebut, Anda sebagai pemohon juga harus hadir untuk mendampingi sang petugas. Kemudian, berlanjut pada penerbitan surat keputusan dan penerbitan surat keputusan Kanwil dan penerbitan Surat Keputusan BPN RI.
  • Pembayaran pendaftaran SK Hak. Setelah proses pengukuran rampung, Anda diharuskan membayar pendaftaran SK Hak. Baru setelah itu, Anda bisa memperoleh sertifikat tanah.

Lama waktu pembuatan sertifikat tanah sangat bergantung dari luas tanah dan jenis peruntukan tanah yang hendak Anda daftarkan. Berikut ini rincian durasi pembuatan sertifikat tanah.

  • 38 hari. Lama waktu 38 hari berlaku untuk tanah pertanian seluas kurang dari 2 hektar dan tanah non-pertanian seluas kurang dari 2.000 meter persegi.
  • 57 hari. Lama waktu 57 hari berlaku untuk tanah pertanian lebih dari 2 hektare dan tanah non-pertanian seluas lebih dari 2.000 meter persegi hingga 5.000 meter persegi.
  • 97 hari. Lama waktu 97 hari berlaku untuk tanah non-pertanian seluas lebih dari 5.000 meter persegi.

Contoh Perhitungan Biaya Sertifikat Tanah

Misalnya Anda membeli sebidang tanah seluas 300 meter persegi di wilayah Jakarta Barat dengan harga jual Rp200 juta. Sebagai perkiraan kasar Anda dalam menyiapkan dana, inilah simulasi hitungnya.

  • Biaya pengukuran: Tu = (300/50 x Rp80.000) + Rp100.000 = Rp148.000.
  • Biaya pemeriksaan tanah: Tpa = (300/50) x Rp67.000) + Rp350.000 = Rp390.000.
  • Biaya pendaftaran tanah pertama kali Rp50 ribu.
  • Total Rp148.000 + Rp390.000 + Rp50.000 = Rp588.000. Nominal ini wajib Anda setorkan langsung ke kantor BPN setempat (sesuai dengan lokasi tanah berada).
  • Biaya transportasi dan makan petugas pengukur sebesar Rp250.000, masuk ke kantong pribadi petugas (contoh).
  • BPHTB : NPOP – NPOTKP = 5% x NPOKP (Rp200.000.000 – Rp60.000.000 = Rp140.000.000 x 5% = Rp7.000.000). Jumlah ini disetor langsung ke bank pemerintah. BPHTB sendiri merupakan biaya yang harus dilunasi sebelum sertifikat tanah diterbitkan.

    Ilustrasi: tanda tangan pengesahan sertifikat tanah (sumber: idea.grid.id)

    Ilustrasi: tanda tangan pengesahan sertifikat tanah (sumber: idea.grid.id)

Contoh Biaya Pembuatan Sertifikat Tanah dari Girik

KomponenBiaya
Tarif UkurRp124.000
Tarif Panitia Penilai A (Tpa)Rp370.100
Pendaftaran TanahRp50.000
Total Biaya yang DisetorRp544.100
Transportasi dan Konsumsi Petugas UkurRp250.000
BPHTPRp7.000.000
Total BiayaRp7.794.100

Perlu diingat bahwa biaya pembuatan sertifikat tanah dari girik besarannya bisa berbeda-beda, tergantung dari lokasi dan luas tanah yang akan dibuat sertifikat. Apabila lokasi semakin luas dan strategis, biasanya biaya yang dikenakan pun akan semakin tinggi. Apabila Anda enggan repot, Anda jika bisa mengurus pembuatan sertifikat tanah melalui .

[Update: Panca]

Baca juga  Update Peraturan dan Biaya ZNT (Zona Nilai Tanah)
loading...
author
Sudah lama lulus dari S-1 di kampus PTN ternama. Penyuka musik dan sedikit audiophile.
  1. author

    i komang kerti yasa4 tahun ago

    Berapa biaya pengukuran tanah negara 1 hektar?

    Reply
  2. author

    ananda3 tahun ago

    Di tempat saya malah kena 6jt 🙁

    Reply

Leave a reply "Update Rincian Biaya Pembuatan Sertifikat Tanah"