Update Rincian Biaya Kuliah, Pengurusan Visa, dan Akomodasi Di Inggris

Sudah bukan kabar baru jika dianggap sebagai salah satu kiblat pendidikan dunia. Perguruan tinggi bergengsi asal seperti Cambridge University dan Oxford University pun tak pernah absen merajai tangga pemeringkatan kampus terbaik di seluruh dunia. Hal ini juga yang membuat berkantong tebal mau jauh-jauh datang dan menetap sementara di untuk menempuh pendidikan.

Ilustrasi: biaya hidup dan pendidikan di Inggris

Ilustrasi: hidup dan pendidikan di Inggris

Mengapa disebut berkantong tebal? karena biaya untuk menempuh kuliah di Inggris sungguh tidak murah.

Visa

Sebelum bisa mendapat predikat sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Britania Raya ini, Anda sebelumnya harus menyiapkan visa studi. Visa ini diperlukan oleh seluruh yang hendak menjalani studi di Inggris. Untuk studi jangka pendek, Anda hanya memerlukan visa dengan masa berlaku 6 bulan yang bisa diperpanjang hingga 11 bulan. Namun jika masa studinya melebihi 11 bulan, maka Anda perlu mendaftar untuk mendapatkan visa Tier 4 dan sebelumnya memastikan kampus tujuan Anda terdaftar dalam UK Border Agency (UKBA).

Untuk bisa mengajukan visa Tier 4 ini, Anda harus menyiapkan bukti dukungan keuangan yang ditunjukkan dengan rekening koran atau surat pernyataan dari pihak penyandang dana (orangtua/wali) bahwa Anda mampu memenuhi kebutuhan uang kuliah, , dan biaya hidup selama menjalani studi. Nilai dukungan yang harus disiapkan adalah sebesar 800-1000 pound sterling per bulannya (sekitar Rp 14,3-18 jutaan). Sedangkan untuk pembuatan Visa Tier 4 ini dikenakan biaya sebesar Rp 4.485.000 (profesional) atau Rp 7.150.000 (pemerintah). Anda juga diharuskan membayar biaya asuransi kesehatan sebesar Rp 5.800.000 per tahun, tes Bahasa Inggris Rp 3.800.000, dan TB Screening Rp 800.000.

Biaya kuliah

Ilustrasi: mahasiswa kuliah di Inggris

Ilustrasi: mahasiswa kuliah di Inggris

Biaya kuliah di Inggris sangatlah bervariasi, yakni bergantung dari negara asal mahasiswa dan kampus yang dipilihnya. Di negara bagian Wales misalnya, biaya kuliah yang harus ditanggung oleh mahasiswa lokal dalam setahun mencapai 9.000 pound sterling (Rp 162 jutaan) per tahunnya. Sedangkan untuk negara bagian Irlandia Utara, biayanya lebih terjangkau yakni sekitar 3.575 pound sterling per tahun (sekitar Rp 64,3 jutaan).

Mahasiswa internasional yang berasal dari luar Inggris tentunya harus membayar biaya kuliah yang lebih mahal ketimbang mahasiswa lokal. Rata-rata mereka diharuskan merogoh kocek 7.000-35.000 poundsterling per tahun (setara Rp 126-630 jutaan). Biaya kuliah ini juga masih bergantung pada studi yang dipilih oleh mahasiswa tersebut.

Akomodasi

Rata-rata pelajar internasional yang berkuliah di Inggris akan langsung mendapatkan akomodasi dari pihak kampus. Mereka biasanya akan ditempatkan di sebuah asrama atau apartemen khusus pelajar yang dikelola oleh pihak kampus. masing-masing asrama biasanya juga menyertakan layanan katering dengan biaya tambahan. Namun, bagi Anda yang lebih suka tinggal terpisah di luar area kampus dapat menyewa rumah atau apartemen, serta berbagi hunian dengan teman. Umumnya, akomodasi di Inggris dapat diperoleh dengan biaya sekitar 76 pound sterling per minggunya (Rp 1,3 jutaan) untuk sebuah kamar. Sayangnya biaya tersebut belum termasuk listrik, air dan internet di dalamnya.

[Update: Dian]

Baca juga  Update Biaya Pendidikan di Pondok Pesantren Miftahul Huda
loading...
author
Gadis rumahan yang gak terlalu suka jalan-jalan, kecuali buat window shopping memantau perkembangan harga-harga :) Pernah tercatat sebagai mahasiswi di satu PTN ternama di Malang.

Leave a reply "Update Rincian Biaya Kuliah, Pengurusan Visa, dan Akomodasi Di Inggris"