Info Update Biaya dan Keuntungan KPR di BTN

No comment20127 views

Memiliki rumah merupakan impian bagi setiap orang, terutama bagi mereka yang telah berkeluarga. Tetapi, tidak semua orang bisa mewujudkannya dengan mudah. Hal ini disebabkan rumah di Indonesia yang kian hari kian tinggi (mahal).

 

Ilustrasi: pembiayaan kepemilikan rumah baru

Oleh karena itu, salah satu yaitu Negara () memberikan solusi bagi mereka yang ingin memiliki rumah, yaitu dengan program KPR (Kredit Perumahan Rakyat). Produk KPR dari dibagi menjadi dua macam, yaitu KPR Subsidi dan KPR Platinum. Mengenai keduanya akan dibahas lebih lanjut dalam uraian berikut ini.

KPR BTN Subsidi

Produk yang pertama adalah KPR BTN Subsidi. Produk tersebut adalah kredit kepemilikan rumah program kerjasama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dengan suku bunga rendah dan cicilan ringan dan juga tetap sepanjang jangka waktu kredit, yang terdiri dari KPR untuk pembelian rumah tapak dan rumah susun.

Keuntungan dari KPR Subsidi antara lain suku bunga 5% fixed (tetap) sepanjang jangka waktu kredit, proses cepat dan mudah, uang muka mulai dari 1%, jangka waktu maksimal sampai dengan 20 tahun, mendapat perlindungan asuransi jiwa dan asuransi kebakaran, serta memiliki jaringan kerjasama yang luas dengan developer di seluruh wilayah Indonesia.

Syarat KPR BTN Subsidi

Bagi Anda yang berminat, dapat mengajukan ke BTN terdekat, dengan memenuhi berikut ini:

  • WNI dan berdomisili di Indonesia
  • Telah berusia 21 tahun atau telah menikah
  • Usia pemohon tidak melebihi 65 tahun pada saat kredit jatuh tempo. Khusus peserta ASABRI yang mendapatkan rekomendasi dari YKPP, usia pemohon s.d. 80 tahun pada saat kredit jatuh tempo
  • Pemohon maupun pasangan (suami/isteri) tidak memiliki rumah dan belum pernah menerima subsidi untuk pemilikan rumah. Dikecualikan 2 kali untuk TNI/Polri/PNS yang pindah tugas
  • Gaji/penghasilan pokok tidak melebihi Rp 4 juta untuk Rumah Sejahtera Tapak atau Rp 7 juta untuk Rumah Sejahtera Susun
  • Memiliki e-KTP dan terdaftar di Dukcapil
  • Memiliki NPWP dan SPT Tahunan PPh orang pribadi sesuai perundang-undangan yang berlaku
  • Pengembang wajib terdaftar di Kementerian PUPR
  • Spesifikasi rumah sesuai dengan peraturan pemerintah

Pada tahun ini, untuk produk KPR Subsidi, nasabah akan dikenai biaya-biaya, antara lain biaya provisi sebesar 0,5%, biaya sebesar Rp 250.000, dan biaya notaris. Sementara itu, untuk suku bunga dikenai 5,00% fixed sepanjang jangka waktu kredit. Saat pengajuan KPR, ada beberapa dokumen yang harus dilengkapi, antara lain:

Dokumen Pengajuan KPR Subsidi BTN

Bank BTN - (Sumber: indonesiapropertywatch.com)

Bank BTN - (Sumber: indonesiapropertywatch.com)

KelengkapanPemohon
Formulir Pengajuan Kredit dilengkapi pas photo terbaru Pemohon & Pasangan
FC e-KTP/Kartu Identitas
FC Kartu Keluarga
FC Surat Nikah/Cerai
Dokumen penghasilan untuk pegawai:

  • Slip gaji terakhir/Surat Keterangan Penghasilan
  • Fotokopi SK Pengangkatan Pegawai Tetap/Surat Keterangan Kerja (apabila pemohon bekerja di instansi)

Dokumen penghasilan untuk wiraswasta:

  • SIUP, TDP
  • Laporan/Catatan Keuangan 3 bulan terakhir

Dokumen penghasilan untuk pekerja mandiri:

  • Fotokopi Izin praktek
Rek. Koran 3 bulan terakhir
FC NPWP/SPT PPh 21
Surat pernyataan penghasilan yang ditandatangani pemohon di atas meterai dan diketahui oleh pimpinan instansi tempat bekerja atau kepala desa/lurah setempat untuk masyarakat berpenghasilan tidak tetap
Surat pernyataan tidak memiliki rumah yang diketahui instansi tempat bekerja/lurah tempat KTP diterbitkan
Surat Ket. Domisili dari Kelurahan setempat apabila tidak bertempat tinggal sesuai KTP
Surat keterangan Pindah Tugas untuk TNI/Polri/PNS yang mengajukan KPR BTN Subsidi ke dua

Keterangan:
Persyaratan dokumen jaminan: Sertifikat rumah

KPR BTN Platinum

Untuk produk keduanya adalah KPR BTN Platinum. Produk ini merupakan kredit pemilikan rumah dari Bank BTN untuk keperluan pembelian rumah dari developer ataupun non developer, baik untuk pembelian rumah baru atau second, pembelian rumah belum jadi (indent) maupun take over kredit dari Bank lain.

Keuntungan yang diklaim dari KPR BTN Platinum, yaitu:

  • Suku bunga kompetitif
  • Proses cepat dan mudah
  • Jangka waktu sangat fleksibel s.d. 25 tahun
  • Perlindungan asuransi jiwa kredit, asuransi kebakaran, dan gempa bumi.
  • Memiliki jaringan kerjasama yang luas dengan developer di seluruh wilayah Indonesia

Ilustrasi: KPR BTN

Syarat KPR BTN Platinum

Bagi Anda yang berminat mengajukan KPR BTN Platinum, ada beberapa persyaratan pemohon yang wajib dipenuhi, di antaranya:

  • WNI dengan usia min 21 tahun atau telah menikah, memiliki status karyawan tetap/wiraswasta/profesional
  • Lama bekerja karyawan min 1 tahun, lama usaha/profesi min 1 tahun
  • Usia Pemohon tidak melebihi 65 tahun
  • Pemohon wajib menutup asuransi (jiwa dan kebakaran) dengan syarat Banker Clause
  • Bersedia menandatangani perjanjian kredit dan APHT (Akta Pembebanan Hak Tanggungan)
  • Pembayaran angsuran secara auto debet dari rekening Pemohon yang bersangkutan di Bank BTN

Sama seperti KPR BTN Subsidi, pada produk ini juga terdapat beberapa biaya yang dibebankan kepada nasabah yaitu biaya provisi, administrasi, premi asuransi (jiwa, kebakaran dan bencana alam), serta biaya notaris.

Sedangkan untuk dokumen yang harus dilengkapi pemohon, yaitu:

Dokumen Pengajuan KPR Platinum BTN

DokumenKaryawanWiraswastaProfesional
Form Kredit
Fotokopi KTP Pemohon
Fotokopi KTP Suami/Istri
Fotokopi Kartu Keluarga
Fotokopi Surat Nikah/Cerai
Fotokopi NPWP/ SPT tahunan*
Fotokopi SK Pengangkatan Pegawai Tetap*--
Asli Slip Gaji satu bulan terakhir/ Surat Keterangan Penghasilan*--
Fotokopi SIUP**--
Fotokopi TDP**--
Fotokopi Akta Pendirian/Perubahan**--
Fotokopi Akta Pengesahan Menteri Kehakiman**--
Data Keuangan --
Fotokopi Izin Praktek--
Fotokopi Rekening Koran atau Tabungan 3 bulan terakhir*
Pas Foto Pemohon dan Pasangan (Apabila telah menikah)

Keterangan:
* Untuk Joint Income Suami dan Istri, Dokumen Pasangan harus dilampirkan
** Khusus untuk Pengusaha dengan badan hukum PT
Persyaratan Dokumen Jaminan: Fotokopi Sertifikat Hak Guna Bangunan/Hak Milik atau Strata Title dan IMB.

Sebagai langkah BTN untuk membidik segmen pekerja lebih luas lagi, bank tersebut telah bekerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK). Hal tersebut dilakukan untuk mengutamakan pekerja yang telah menjadi peserta BPJS-TK.

Untuk merealisasikan program pembiayaan perumahan bagi peserta, Bank BTN dan BPJS-TK sepakat menandatangani Perjanjian Kerjasama (PKS) tentang penyediaan layanan dan jasa perbankan dalam rangka pemberian manfaat layanan tambahan dan manfaat lainnya berupa fasilitas pembiayaan perumahan.

[Update: Dian]

Baca juga  Info Terbaru Biaya Transfer di Jaringan ATM Bersama
loading...

Leave a reply "Info Update Biaya dan Keuntungan KPR di BTN"