Info Terbaru Pergerakan Harga Komoditas Karet

No comment6567 views

Komoditas karet merupakan salah satu komoditas utama di Indonesia untuk ekspor maupun untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Tanaman karet banyak tersebar di seluruh wilayah Indonesia, terutama di Pulau Sumatera, dan juga di pulau lain yang diusahakan baik oleh negara, swasta, maupun karet rakyat. Dalam skala yang lebih kecil, karet bisa ditemui pula di Pulau Jawa, Kalimantan, dan Indonesia bagian timur.

Tentang Karet

Penyadapan karet (sumber: kabardaerah.com)

Penyadapan karet (sumber: kabardaerah.com)

Karet sendiri merupakan polimer hidrokarbon yang terkandung pada lateks beberapa jenis . Sumber utama produksi karet dalam perdagangan internasional adalah para atau Hevea brasiliensis (suku Euphorbiaceae). Beberapa lain juga menghasilkan getah lateks dengan sifat yang sedikit berbeda dari karet, seperti anggota suku ara-araan (misalnya beringin), sawo-sawoan (misalnya getah perca dan sawo manila), Euphorbiaceae lainnya, serta dandelion.

Pada masa Perang Dunia II, sumber-sumber tersebut dipakai untuk mengisi kekosongan pasokan karet dari para produsen. Sekarang, getah perca dipakai dalam kedokteran (guttapercha), sedangkan lateks sawo manila biasa dipakai untuk permen karet (chicle). Karet sekarang dapat diproduksi secara sintetis dan menjadi saingan dalam perkaretan.

Karet diyakini dinamai oleh Joseph Priestley, yang pada 1770 menemukan lateks yang dikeringkan dapat menghapus tulisan pensil. Ketika karet dibawa ke Inggris, Priestley mengamati bahwa benda tersebut dapat menghapus tanda pensil di atas kertas. Bermula dari riset ini, kemudian penamaan rubber diberlakukan dalam Bahasa Inggris.

Di tempat asalnya, di Amerika Tengah dan Amerika Selatan, karet telah dikumpulkan sejak lama. Peradaban Meso-Amerika menggunakan karet dari Castilla elastica. Sementara, orang Amerika Tengah kuno menggunakan bola karet dalam permainan mereka. Menurut Bernal Diaz del Castillo, Conquistador Spanyol sangat kagum terhadap pantulan bola karet orang Aztec dan mengira bahwa bola tersebut dirasuki roh setan.

Di Brasil, orang lokal membuat baju tahan dari bahan karet. Sementara, sebuah cerita juga menyatakan bahwa orang Eropa pertama yang kembali ke Portugal dari Brasil dengan membawa baju anti-air tersebut menyebabkan orang-orang terkejut sehingga ia dibawa ke pengadilan atas tuduhan melakukan ilmu gaib.

 Karet

Layaknya komoditas lainnya, karet juga memiliki berbagai macam manfaat bagi kebutuhan sehari-hari maupun sektor industri. Karet adalah bahan utama pembuat ban, beberapa alat , serta alat-alat yang memerlukan kelenturan dan tahan guncangan. Di beberapa tempat, salah satunya perkebunan karet di Jember, biji karet bisa dijadikan camilan yang memiliki rasa gurih dengan  tertentu, meski tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan karena terkadang membuat kepala pusing.

Ban mobil berbahan karet (sumber: tyreland.ie)

Ban mobil berbahan karet (sumber: tyreland.ie)

Pertumbuhan Karet di Indonesia

Pohon karet memerlukan suhu tinggi yang konstan sekitar 26 derajat celcius sampai 32 derajat celsius dan lingkungan yang lembap supaya dapat berproduksi maksimal. Kondisi-kondisi ini ada di Asia Tenggara, tempat sebagian besar karet dunia diproduksi. Sekitar 70 persen dari produksi karet global berasal dari Thailand, Indonesia, dan Malaysia.

Pohon karet sendiri memerlukan waktu sekitar tujuh tahun untuk mencapai usia produksinya. Setelah itu, pohon karet tersebut dapat berproduksi sampai berumur 25 tahun. Karena siklus yang panjang dari pohon ini, maka penyesuaian suplai jangka pendek tidak bisa dilakukan.

Menurut  pada tahun 2014, Indonesia menempati posisi kedua sebagai negara produsen karet alam, di bawah Thailand. Sebagai produsen karet terbesar kedua di dunia, jumlah suplai karet Indonesia penting untuk pasar global. Sejak tahun 1980-an, industri karet Indonesia telah mengalami pertumbuhan produksi yang stabil. Kebanyakan hasil produksi karet negara ini, kira-kira 80 persen, diproduksi oleh para petani kecil. Oleh karena itu, perkebunan pemerintah dan swasta memiliki peran yang kecil dalam industri karet domestik.

Total luas perkebunan karet di Indonesia telah meningkat secara stabil selama satu dekade terakhir. Di tahun 2015 lalu, perkebunan karet Tanah Air mencapai luas total 3,65 juta hektare, yang tersebar di berbagai provinsi, seperti Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Riau, Jambi, dan Kalimantan Barat. Karena prospek industri karet yang positif, telah ada peralihan dari perkebunan-perkebunan komoditas seperti kakao, kopi dan teh, menjadi perkebunan-perkebunan kelapa sawit dan karet.

Sekitar 85 persen dari produksi karet di Indonesia diekspor ke beberapa negara lainnya, dengan setengah dari produksi dijual ke negara-negara di kawasan Asia, diikuti oleh negara-negara di Amerika Utara dan Eropa. Lima negara yang paling banyak mengimpor karet dari Indonesia adalah Amerika Serikat, China, Jepang, Singapura, dan Brasil. Sementara, konsumsi karet dalam negeri kebanyakan diserap oleh industri manufaktur, terutama sektor otomotif.

Harga Karet

Panen getah karet pada batang (sumber: videoblocks.com)

Panen getah karet pada batang (sumber: videoblocks.com)

Menurut berita terbaru tanggal 16 Agustus 2019, harga karet untuk kontrak pengiriman Januari 2020 ditutup menanjak 1,69% atau 2,80 poin pada level 168,80 yen per kg dari level penutupan sebelumnya. di Tokyo Commodity Exchange (TOCOM). Kenaikan yang dibukukan pada akhir perdagangan hari ini adalah yang terbesar sejak 18 Juli. Sepanjang perdagangan, harga karet kontrak Januari 2020 bergerak di kisaran 167,80-172,00. 

Turut mendorong kenaikan karet, nilai tukar yen terpantau lanjut melemah tipis 0,08 persen atau 0,09 poin ke level 106,22 yen per dolar AS pukul 15.38 WIB, setelah berakhir terdepresiasi 0,2 persen atau 0,21 poin di posisi 106,12 pada Kamis (15/8). Berikut grafik harga karet di TOCOM pada bulan Agustus 2019.

TanggalHarga (Yen/kg)Perubahan (persen)
16 Agustus 2019168,80+1,69
15 Agustus 2019166,00-1,54
14 Agustus 2019168,60+1,20

Demikian informasi terbaru mengenai grafik harga komoditas karet yang dapat kami sajikan. Informasi tersebut diharapkan bisa memberikan referensi mengenai harga karet saat ini.

[Update: Ditta]

Baca juga  Info Manfaat dan Harga Wortel 1 Kg di Pasaran
loading...
author
Sudah lama lulus dari S-1 di kampus PTN ternama. Penyuka musik dan sedikit audiophile.

Leave a reply "Info Terbaru Pergerakan Harga Komoditas Karet"