Update Perbedaan Beban dan Biaya dalam Akuntansi (Definisi dan Karakteristik)

Di dalam ranah akuntansi, ada beberapa istilah yang mungkin membingungkan. Beberapa di antaranya yaitu istilah dan . Keduanya seringkali diartikan sebagai sesuatu yang sama. Padahal, keduanya adalah sesuatu yang berbeda.

Jika dilihat dari pengertiannya, biaya adalah pengeluaran yang belum habis masa manfaatnya, jadi harus dibebankan pada periode berikutnya. Menurut Mulyadi, dalam arti luas, biaya adalah pengorbanan sumber yang diukur dalam satuan uang, yang telah terjadi atau yang kemungkinan akan terjadi untuk tujuan tertentu.

Ilustrasi: perhitungan biaya-biaya pengeluaran

Di dalam definisi tersebut, terdapat empat unsur pokok mengenai biaya, yaitu biaya merupakan pengorbanan sumber ekonomi, diukur dalam satuan uang, yang telah terjadi atau secara potensial akan terjadi, dan pengorbanan tersebut untuk tujuan tertentu. Sedangkan dalam artian sempit, biaya didefinisikan sebagai pengorbanan sumber ekonomi untuk memperoleh aktiva.

Sama halnya dengan pendapatan, biaya juga perlu diperhatikan karena informasi mengenai biaya yang sistematis, diperlukan oleh pihak manajemen untuk membantu dalam pengambilan keputusan-keputusan yang penting dalam rangka memperoleh laba maksimal bagi perusahaan.

Biaya timbul dalam usaha menciptakan pendapatan dan mengakibatkan pengurangan aktiva neto perusahaan, termasuk di dalamnya pengenaan pajak tertentu oleh badan . Istilah biaya (cost) dan beban (expense) seringkali digunakan dalam arti yang sama, namun keduanya memiliki .

Perbedaan Definisi & Karakteristik Beban Dan Biaya Dalam Akuntansi

Untuk beban sendiri, yaitu biaya yang secara langsung atau tidak langsung telah dimanfaatkan di dalam usaha menghasilkan pendapatan dalam suatu periode atau yang sudah tidak memberikan manfaat ekonomis.

Baca juga  Daftar Lembaga Sertifikasi Profesi BNSP di Indonesia

Sementara itu, secara ringkasnya, biaya adalah pengorbanan ekonomis yang diperlukan untuk memperoleh barang dan jasa. Menurut Harnanto, biaya adalah pengorbanan yang terjadi untuk mendapatkan sumber-sumber yang diperlukan oleh perusahaan.

Sedangkan beban, merupakan aliran keluar atau penggunaan aktiva atau kenaikan kewajiban dalam suatu periode akuntansi yang terjadi dalam aktivitas produksi dan penjualan barang, penyerahan jasa, atau aktivitas lain yang berhubungan dengan usaha pokok perusahaan.

Di bawah ini akan disediakan beberapa definisi beban dan biaya dari pendapat lain, seperti menurut Bustami dan Nurlela yang mengatakan bahwa biaya atau cost adalah pengorbanan sumber ekonomis yang diukur dalam satuan uang yang telah terjadi atau kemungkinan akan terjadi untuk mencapai tujuan tertentu. Biaya ini belum habis masa pakainya, dan digolongkan sebagai aktiva yang dimasukkan dalam neraca. Contoh dari biaya yaitu persediaan bahan baku, persediaan produk dalam proses, persediaan produk selesai, dan supplies atau aktiva yang belum digunakan.

Menurut Bustami dan Nurlela,beban atau expense adalah biaya yang telah memberikan manfaat dan sekarang telah habis. Biaya yang belum dinikmati yang dapat memberikan manfaat di masa yang akan datang dikelompokkan sebagai harta.

Perbedaan Biaya dan Beban - (Sumber: cermati.com)

Perbedaan Biaya dan Beban - (Sumber: cermati.com)

Biaya tersebut dimasukkan ke dalam Laba-Rugi sebagai pengurangan dari pendapatan. Contoh dari beban antara lain beban penyusutan, beban pemasaran, dan beban yang tergolong sebagai biaya operasi.

Baca juga  Info Jenis dan Harga Terbaru Rangkaian Produk Jafra untuk Menghilangkan Jerawat

Dari berbagai definisi di atas, dapat disimpulkan bahwa biaya merupakan pengorbanan ekonomi untuk memperoleh penghasilan. Pengorbanan ekonomi dapat dibedakan atas dua macam, yaitu pengorbanan yang telah terjadi (expired), dan pengorbanan yang kemungkinan akan terjadi (unexpired).

Beban sama artinya dengan expired cost, yaitu pengeluaran yang dilakukan untuk menghasilkan penghasilan pada periode berjalan sehingga harus dibebankan pada periode tersebut.

Sedangkan, unexpired cost adalah bagian biaya yang ditunda pembebanannya untuk periode berikutnya karena biaya-biaya itu berkaitan dengan pendapatan di masa yang akan datang.

Definisi lain dari biaya adalah suatu nilai tukar, prasyarat, atau pengorbanan yang dilakukan guna memperoleh manfaat. Dalam akuntansi , prasyarat atau pengorbanan tersebut pada tanggal perolehan dinyatakan sebagai pengurangan kas atau aktiva lainnya pada saat ini, atau saat akan datang. Dengan kata lain, biaya adalah pengeluaran yang belum habis masa manfaatnya dan harus dibebankan pada periode berikutnya.

Sedangkan, beban adalah biaya yang habis terpakai (cost expiration) atau alokasi biaya yang sudah habis masa manfaatnya dan seluruhnya telah dibebankan pada periode berjalan serta merupakan pengurangan aktiva perusahaan.

Di dalam akuntansi, telah dikenal apa saja yang termasuk dalam beban ini, seperti pokok penjualan, beban atau biaya operasi, beban di luar usaha, dan pos-pos luar biasa. Dalam laporan keuangan, pengelompokan terhadap biaya harus dilakukan dengan tepat. Pengelompokan ini diperlukan untuk mengembangkan data biaya yang dapat membantu manajemen mencapai tujuannya.

Baca juga  Update Harga Paket Super Besar 1 & 2 KFC (Kentucky Fried Chicken)

Letak Beban Dan Biaya Dalam Laporan Keuangan

Ilustrasi: laporan keuangan (sumber: fiverr.com)

Letak di laporan keuangan, untuk biaya (cost) terletak di laporan neraca (belum terpakai, biaya-biaya yang dianggap akan memberi manfaat di masa akan datang, berupa aktiva, misalnya sewa dibayar di muka).

Untuk beban (expense), terletak dalam laporan Laba-Rugi (pengeluaran/biaya yang telah terpakai dan tidak dapat memberikan manfaat lagi di masa yang akan datang), misalnya beban sewa.

Periode Akuntansi Beban Dan Biaya

Dilihat dari periode akuntansi, biaya (cost) periodenya lebih dari satu tahun, dan merupakan pengeluaran modal (capital expenditure). Sedangkan, untuk beban (expense), periodenya kurang dari satu tahun, dan merupakan pengeluaran pendapatan (revenue expenditure).

Kedua istilah tersebut juga dapat dilihat dari jumlah rupiah yang dikeluarkan. Untuk biaya (cost), jumlah rupiah yang dikeluarkan biasanya dalam jumlah yang besar. Sementara, untuk beban (expense), jumlah rupiah yang dikeluarkan relatif kecil.

Sebagai kesimpulan, dapat dilihat perbedaan antara beban dan juga biaya. Karakteristik dari biaya dan beban terletak pada masa pakainya. Jika biaya adalah suatu pengorbanan ekonomis untuk memperoleh sesuatu. Maka beban merupakan biaya yang telah memberi manfaat dan masa pakainya telah habis.

Sebagai contoh, pembelian mesin. Dalam aktivitas tersebut, nilai yang dikeluarkan untuk memperoleh mesin tersebut merupakan biaya. Tetapi, setelah dipakai, akan menimbulkan penyusutan mesin yang akan dicatat sebagai beban.

loading...
author
Literatur akuntansi sudah digeluti hingga pendidikan pascasarjana. Bagiku ini adalah seni pencatatan dan pengikhtisaran transaksi keuangan dan penafsiran akibat suatu transaksi terhadap suatu unit ekonomi.

Leave a reply "Update Perbedaan Beban dan Biaya dalam Akuntansi (Definisi dan Karakteristik)"