Info Terbaru Harga Tap Ulir Baut (Berbagai Ukuran dan Merk)

Anda mungkin pernah mengalami baut putus atau aus ketika dibongkar sehingga masih ada sisa di dalam lubang ulir. Ini tentu merepotkan karena jika tidak dikeluarkan, Anda tidak bisa memasang baut kembali. Nah, untuk mengatasi hal tersebut, Anda bisa memakai alat tap untuk membuat ulir dalam (mur). Di pasaran sendiri, alat ini sudah tersedia dalam beragam merk dan dijual dengan harga rata-rata puluhan hingga ratusan ribu rupiah per set.

Baut patah (youtube: triples)
Baut patah (youtube: triples)

Sebagian besar orang, termasuk orang awam, pasti sudah tidak asing lagi dengan perkakas bernama baut. Ini adalah bentuk pengikat berulir yang dipasangkan dengan ulir jantan eksternal (biasanya dalam bentuk mur). Baut erat kaitannya dengan, dan seringkali tertukar dengan sekrup karena memiliki bentuk yang hampir mirip, bahkan sering sama.

Bacaan Lainnya

Pada intinya, baut atau sekrup maupun mur merupakan suatu benda yang sama-sama berfungsi untuk menyambungkan atau menyatukan berbagai komponen pada suatu barang, terutama bertujuan untuk menghindari terjadinya getaran terhadap sesama komponen atau mungkin bisa terlepas dari bagian yang disambung akibat kendor.[1] Namun, jika Anda salah menggunakan baut, tentunya suatu benda yang ingin disambungkan tidak bisa tersambung. Karena itu, sangat penting bagi Anda membedakan antara baut dan sekrup.

Perbedaan Baut dan Sekrup

  • Perbedaan pertama antara baut dan sekrup dapat dilihat pada bentuk ulir. Baut umumnya memiliki ulir yang tidak penuh, dalam artian ulir pada baut tidak sampai pada kepala baut. Sementara, sekrup memiliki ulir yang penuh mencapai kepala sekrup.
  • Selain itu, bentuk kepala baut dan sekrup juga memiliki perbedaan. Pada umumnya, baut tidak menggunakan obeng dalam penggunaannya, tetapi menggunakan kunci. Sementara, Anda memerlukan obeng ketika hendak memasang sekrup pada suatu bidang.
  • Baut biasanya dilengkapi dengan mur untuk lebih memperkuat pemasangan, sedangkan sekrup tidak menggunakan benda kecil tersebut.

Jenis Baut

  • Square head bolts, merupakan baut yang memiliki kepala berbentuk segi empat. Baut ini cukup sering digunakan dan ditemui di kehidupan sehari-hari. Biasanya, jenis baut ini digunakan pada berat dan pekerjaan konstruksi.
  • Carriage bolt, memiliki bentuk kepala seperti kubah dan pada bagian bawah kubah atau pada lehernya berbentuk segi empat. Bentuk leher persegi ini memiliki fungsi untuk mempererat komponen yang disambungkan. Nantinya, baut jenis ini akan menekan masuk ke dalam kayu sehingga menghasilkan ikatan kuat. Biasanya, jenis baut satu ini banyak digunakan pada komponen berjenis kayu.
  • Hex bolt, sering dipakai pada pekerjaan konstruksi hingga berbagai perbaikan. Jenis ini memiliki kepala yang berbentuk segi enam. Beberapa baut tipe hexagonal ada juga yang dilengkapi dengan flange atau plat pada bagian bawah kepalanya. Flange pada baut ini berfungsi sama seperti baut yang menggunakan washer. Baut hex biasanya dibuat dari material besi hingga baja.
  • U bolt, seperti namanya, baut ini memiliki bentuk seperti huruf U. Biasanya, baut jenis ini digunakan untuk kebutuhan gas atau pipa air. Selain itu, baut U juga bisa digunakan untuk menahan pegas daun pada poros sumbu kendaraan dan pada sistem pembuangan atau knalpot.
  • Stud bolt atau baut tanam, merupakan jenis baut yang tidak memiliki kepala pada kedua bagian ujungnya. Ujung baut ini hanya berbentuk ulir, dan biasanya salah satu ulir baut ini akan ditanam pada bagian komponen.
  • Point head bolt, memiliki bagian grip dan ulir yang ukuran diameternya sama atau sejajar. Pada bagian atas kepala baut, memiliki 12 ridges yang melingkar lurus ke bawah ke arah ulir. Di antara bagian ridges dan ulir ini, dibatasi dengan bahu.
  • Hex socket head bolt, memiliki kepala yang di dalamnya terdapat lubang berbentuk segi enam atau hexagonal. Bedanya dengan hex bolt, baut tipe ini dapat digunakan pada tempat atau lubang yang memiliki ukuran kecil karena ukuran kepala baut yang mini.
  • Hexalobular hole bolt, sering juga disebut sebagai baut bintang, karena baut jenis ini memiliki kepala yang bagian dalamnya terdapat lubang berbentuk seperti bintang.

Apa pun jenis baut yang digunakan, untuk mengencangkan perkakas ini, Anda membutuhkan alat bernama kunci torsi. Sering juga disebut wrench torque atau kunci momen, ini adalah alat yang dipakai untuk mengencangkan baut pada kuat kencang tertentu dalam satuan gaya dikalikan panjang.[2] Selain itu, alat ini pun dapat dipakai pada pengerjaan akhir setelah baut dan mur dieratkan.

Fungsi Tap Ulir Baut

Lalu, bagaimana jika ketika membongkar baut, dan sedikit dipaksakan, baut tersebut putus sehingga masih ada sisa baut di lubang ulir? Anda tidak perlu bingung terlebih dulu. Pasalnya, hal tersebut dapat Anda perbaiki sendiri tanpa harus pergi ke tukang bubut untuk melepasnya. Anda hanya membutuhkan sebuah alat bernama tap dan snei untuk membuat ulir.

Tap, atau kerap disebut tap tangan (untuk membedakannya dengan model mesin), adalah alat yang dipakai untuk membuat ulir. Biasanya terbuat dari baja karbon atau baja suat cepat yang dikeraskan, tiap satu set tap terdiri dari tiga tap, yakni tap nomor 1 (intermediate tap) dengan mata potong tirus yang digunakan untuk langkah awal, tap nomor 2 (taper tap) untuk pembentukan ulir, serta tap nomor 3 (bottoming tap) untuk tahap finishing.

Tap memiliki beberapa macam ukuran dan tipe sesuai dengan jenis ulir yang dihasilkan, apakah itu ulir metrik ataupun ulir with worth. Biasanya, tap memiliki huruf dan angka yang mengartikan penggunaan alat itu. Misalnya, tap M10 x 1,5, artinya M adalah jenis ulir metrik, 10 adalah diameter nominal ulir dalam mm, sedangkan 1,5 adalah kisar ulir.

Jika Anda memerlukan alat ini, tidak sulit mendapatkan tap ulir baut. Anda bisa mencari perkakas tersebut di sejumlah peralatan teknik, toko bahan bangunan, bahkan situs jual beli online. Sudah hadir dalam beragam merk, harga alat ini berkisar ratusan ribu rupiah per set. Berikut kami sajikan informasi harga tap ulir baut di pasaran dalam negeri.

Tap ulir baut (sumber: drilly.com)

Harga Tap Ulir Baut

Merk Tap Ulir Harga per Set
GT Tools Hand Tap 4 mm x 0,7 (3 pcs) Rp16.000
Hand Tap Drill Bit M4 x 0,75 (1 pcs) Rp20.800
Hand Tap Drill Bit M6 x 1,0 (1 pcs) Rp20.800
HSS Hand Tap M3 x 0,5 (1 pcs) Rp21.000
Asahi Hand Tap M4 x 0,7 (3 pcs) Rp22.000
Asahi Hand Tap M3 x 0,5 (3 pcs) Rp22.000
KT Hand Tap M4 x 0,75 (1 pcs) Rp23.000
Asahi Hand Tap M5 x 0,8 (3 pcs) Rp23.000
Asahi Hand Tap M6 x 1,0 (3 pcs) Rp25.000
KT Hand Tap M8 x 1,25 (1 pcs) Rp27.000
KT Hand Tap M7 x 1,0 (1 pcs) Rp32.000
Asahi Hand Tap M10 x 1,25 (3 pcs) Rp38.500
HSS Hand Tap M4 x 0,7 (1 pcs) Rp40.000
KT Hand Tap M10 x 1,5 (1 pcs) Rp42.000
PK 3172 Hand Tap Set (7 pcs) Rp148.000
PK 3433 Hand Tap and Die Set (20 pcs) Rp156.000
Yamawa Hand Tap M12 x 1,25 (1 pcs) Rp234.724
YG-1 Korea Hand Tap M3,5 x 0,6 (3 pcs) Rp245.000
YG-1 Korea Hand Tap M8 x 1,25 (3 pcs) Rp255.000
YG-1 Korea Hand Tap M4,5 x 0,75 (3 pcs) Rp277.000
YG-1 Korea Hand Tap M10 x 1,5 (3 pcs) Rp325.000
YG-1 Korea Hand Tap M7 x 1,0 (3 pcs) Rp370.000
HSS Hand Tap Nitride (7 pcs) Rp376.000
Tekiro Hand Tap and Die Set (40 pcs) Rp420.000
HASSTON Tap and Dies Set (32 pcs) Rp434.000
HASSTON Tap and Dies Set (40 pcs) Rp491.000
YG-1 Korea Hand Tap M10 x 1,25 (3 pcs) Rp496.000
YG-1 Korea Hand Tap M12 x 1,5 (3 pcs) Rp497.500
YG-1 Korea Hand Tap M14 x 1,25 (3 pcs) Rp540.000
UNC & UNF Krisbow 40EA KW0200639 Rp623.000
YG-1 Korea Hand Tap M3,5 x 0,35 (3 pcs) Rp705.000
YG-1 Korea Hand Tap M16 x 1,5 (3 pcs) Rp945.000

Harga tap ulir baut di atas kami rangkum dari sejumlah sumber, termasuk beberapa perkakas teknik dan situs jual beli online. Jika dibandingkan penawaran sebelumnya, harga YG-1 Korea Hand Tap M3,5 x 0,35 (3 pcs) turun dari Rp831 ribu menjadi Rp705 ribuan. Sementara itu, harga HASSTON Tap and Dies Set (40 pcs) naik dari Rp460 ribu menjadi Rp491 ribuan.

[1] Sanda. 2011. Analisis Kekuatan Baut Pondasi Rel Carrier pada Iradiator Gamma untuk Sterilisasi Hasil Pertanian. Prima, Vol. 8(1): 35-43.

[2] Wibowo, Ari, Andreas Brian V. P., Lilya Susanti. 2017. Pengaruh Pengencangan Baut terhadap Frekuensi Natural pada Model Jembatan Rangka Baja. Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Universitas Brawijaya Malang, Vol. 1(1).

Pos terkait