Update Kisaran Harga Minyak Kelapa Sawit per Liter & per Kg

Minyak sawit merupakan salah satu minyak yang paling banyak dikonsumsi dan diproduksi di dunia. Minyak dengan harga jual terbilang murah dan mudah diproduksi tersebut digunakan untuk berbagai makanan, kosmetik, produk kebersihan, dan bisa juga dipakai sebagai sumber biofuel atau biodiesel.

Harga Minyak Kelapa Sawit - www.eria.org
Harga Minyak Kelapa Sawit – www.eria.org

Sebagian besar minyak sawit diproduksi di Asia, Afrika, dan Amerika Selatan. Hal tersebut dikarenakan kelapa sawit membutuhkan suhu hangat, sinar matahari, dan curah hujan tinggi untuk memaksimalkan produksinya. Dalam jangka panjang, permintaan dunia akan minyak sawit menunjukkan kecenderungan meningkat sejalan dengan jumlah populasi dunia yang bertumbuh dan karenanya meningkatkan konsumsi produk-produk dengan bahan baku minyak sawit seperti produk makanan dan kosmetik. Sementara itu, pemerintah di berbagai negara sedang mendukung pemakaian biofuel.

Bacaan Lainnya

Didorong oleh permintaan global yang terus meningkat dan keuntungan yang juga naik, budidaya kelapa sawit telah ditingkatkan secara signifikan, baik oleh petani kecil maupun para pengusaha besar di Indonesia (dengan imbas negatif pada lingkungan hidup dan penurunan jumlah produksi hasil-hasil pertanian lain karena banyak petani beralih ke budidaya kelapa sawit).

Baca juga  Harga Tebu Segar per Kg (Merah, Hijau, Hitam)

Mayoritas hasil produksi minyak kelapa sawit Indonesia diekspor. Negara-negara tujuan ekspor yang paling penting adalah RRT, India, Pakistan, Malaysia, dan Belanda. Walaupun angkanya sangat tidak signifikan, Indonesia juga mengimpor minyak sawit, terutama dari India.

Memang, mayoritas minyak sawit yang diproduksi di Indonesia diekspor. Namun, karena populasi Indonesia terus bertumbuh (disertai kelas menengah yang berkembang pesat) dan dukungan pemerintah untuk program biodiesel, permintaan minyak sawit domestik di Indonesia juga terus berkembang.

Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah total luas area perkebunan sawit di Indonesia mencapai sekitar 11,9 juta hektare, hampir tiga kali lipat dari luas area di tahun 2000, ketika sekitar 4 juta hektar lahan di Indonesia digunakan untuk perkebunan kelapa sawit. Jumlah ini diduga akan bertambah menjadi 13 juta hektar pada tahun 2020. Pemilik perkebunan minyak sawit di Indonesia, didominasi oleh BPP atau Big Private Plantations (sekitar 52,88%). Lalu, di urutan kedua ada SF/Smallholder Farmers (40,49%), dan yang terakhir Big State Owned Plantations (6,63%).

Baca juga  Info Manfaat dan Update Harga Hidrogel Sebagai Media Tanam

Perusahaan-perusahaan besar di Indonesia (contohnya Unilever Indonesia) telah atau sedang melakukan investasi-investasi untuk meningkatkan kapasitas penyulingan minyak sawit. Hal ini sesuai dengan ambisi pemerintah Indonesia untuk mendapatkan lebih banyak penghasilan dari sumber daya alam dalam negeri. Indonesia selama ini berfokus (dan tergantung) pada ekspor minyak sawit mentah (dan bahan baku mentah lainnya).

Namun, selama beberapa tahun terakhir ini, Indonesia mendorong proses pengolahan produk sumber daya alam supaya memiliki harga jual yang lebih tinggi (dan yang berfungsi sebagai penyangga saat meluncurnya harga minyak sawit). Bahkan, minyak kelapa sawit juga telah banyak diolah menjadi minyak goreng yang dijual dalam kemasan liter. Untuk mengetahui harga terbaru minyak kelapa sawit di pasaran, Anda bisa melihat daftar berikut.

Minyak Kelapa Sawit (sumber: velarix.net)
Minyak Kelapa Sawit (sumber: velarix.net)

Harga Minyak Kelapa Sawit

Merek/ Minyak Kelapa Sawit Harga (Rp)
CPO (Crude Palm Oil) 13.028 per kg
Grandco 1 l 17.000 per liter
Bimoli 21.500 per liter
Sania 18.900 per liter
VIPCO 1 l 16.104 per liter
Kunci Mas 1 l 20.500 per liter
Sunco 17.500 per liter
Horeka 17.500 per liter
Baca juga  Info Terbaru Harga Oasis Botol dan Gelas 1 Dus

Minyak kelapa sawit terpantau mengalami perubahan harga hampir setiap tahun. Sebagai perbandingan, untuk harga rata-rata minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) pada 2018 berada pada kisaran Rp7.810 per kg. Harga CPO tersebut turun sepanjang 15 April 2019-14 Mei 2019, yaitu Rp6.598 per kg. Lalu pada 2020, harga rata-rata minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) berada pada kisaran Rp6.539 per kg. Kemudian, pada 2021 harganya berada di angka Rp14.105 per kg, dan tahun 2022 turun menjadi Rp13.028 per kg.

Jika dibandingkan 2020 lalu, harga minyak kelapa sawit kembali mengalami perubahan untuk pembelian 1 kilogram maupun 1 liter pada 2021 dan 2022 ini. Misalnya, Kunci Mas 1 liter yang awalnya dijual mulai harga Rp11.000 per liter, tahun 2021 naik drastis mencapai Rp16.500 per liter, kemudian sekarang menjadi Rp20.500 per liter. Berbeda dengan merk Sania yang justru mengalami penurunan dari harga Rp16.000 per liter, tahun 2021 dijual hanya Rp15.700 per liter, namun tahun 2022 naik jadi Rp18.900. Perlu Anda ketahui bahwa harga minyak kelapa sawit di atas tidak terikat dan dapat berubah sewaktu-waktu.

[Update: Dian]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *