Update Harga Jilid Hardcover Untuk Skripsi

No comment14038 views

Jika Anda familiar dengan urusan cetak-mencetak buku, tentu Anda akan menemui bermacam-macam penjilidan buku yang berbeda. Ada berbagai macam pertimbangan dalam memilih jenis buku yang tepat untuk buku yang Anda cetak, di antaranya ketebalan buku, hasil akhir, , hingga waktu pengerjaan. Biasanya para mahasiswa semester akhir lebih senang memilih hard cover untuk kebutuhan skripsi.

Tak jarang pula, teknik jilid buku bisa dikombinasikan satu sama lain. Terdapat beberapa jenis teknik jilid di percetakan sesuai dengan teknologi yang tersedia. Jika mengunjungi percetakan besar, maka Anda dapat memesan jilid buku dengan teknik beragam sesuai kebutuhan.

Jilid Kawat (Saddle Stitching)

Saddle stitching (sumber: digitalprinting.co.uk)

Saddle stitching (sumber: digitalprinting.co.uk)

Bagi orang awam, teknik jilid yang paling gampang dilakukan ini sering disebut juga dengan jilid staples. Namun, istilah jilid staples tidak biasa digunakan di dalam dunia percetakan. Istilah yang sering dipakai dalam dunia percetakan adalah jilid kawat. Teknik jilid ini biasa digunakan untuk menjilid buku atau dengan ketebalan yang tipis antara 4-80 halaman.

Dokumen yang dicetak dengan menggunakan teknik jilid kawat pada bagian tengah harus mempunyai kelipatan empat, jika tidak maka akan ada halaman yang kosong.Kenapa harus kelipatan 4? Karena pada buku itu dilipat menjadi dua bagian lalu dijilid kawat di bagian tengahnya.

Loop Stitching

Loop stitching (sumber: zxprinted.com)

Loop stitching (sumber: zxprinted.com)

Teknik jilid ini pada prinsipnya hampir sama dengan saddle stitching. Bedanya, yaitu pada bagian luar buku, kawatnya melengkung membentuk suatu lubang. Fungsi kawat melengkung yang berlubang itu agar buku bisa dimasukkan dalam binder yang besar. Biasanya, jenis jilid ini dipakai di sebuah perusahaan yang mempunyai katalog banyak dan dikoleksi dalam satu binder.

Baca juga  Info Terbaru Harga Paket Super Besar 1 & 2 KFC

Side Stitching/Sewn

Side stitching (sumber: formateditions.co.uk)

Side stitching (sumber: formateditions.co.uk)

Teknik jilid ini dapat menggunakan kawat atau benang. Berbeda dengan saddle stitching, proses jilid dilakukan dengan menjahit atau men-staples dari bagian sisi depan hingga tembus ke bagian belakang buku. Teknik ini dapat digunakan untuk menjilid dokumen yang lebih tebal.

Jilid Benang (Sewn Binding)

Sewn binding (sumber: Pinterest)

Sewn binding (sumber: Pinterest)

Teknik penjilidan dengan menggunakan benang sering digunakan untuk keperluan cetak buku dengan hard cover. Jumlah halaman yang dijahit dengan menggunakan benang tergantung pada ketebalan kertas (gramatur). Semakin besar gramatur, maka semakin sedikit jumlah halaman yang dijahit. Seperti halnya saddle stitching, teknik sewn binding ini mempunyai jumlah halaman kelipatan empat karena buku terdiri dari kertas yang dilipat dan dijahit di bagian tengahnya.

Jilid Lem Panas (Perfect Binding)

Perfect binding (sumber: beamreachuk.co.uk)

Perfect binding (sumber: beamreachuk.co.uk)

Teknik jilid lem panas, sering digunakan untuk menjilid buku yang tebal. Kelebihan teknik jilid lem panas yaitu lebih kuat dibanding teknik jilid yang lain. Jilid lem panas, dapat dikombinasikan dengan teknik jilid lain, yaitu jilid benang atau jilid kawat.

Tape Binding

Tape binding (sumber: advocateprinting.net)

Tape binding (sumber: advocateprinting.net)

Teknik jilid ini menggunakan tape atau lakban hitam yang ditempel pada bagian tepi buku. jilid ini cukup murah dan sering digunakan oleh -anak atau orang yang ingin menghemat biaya. Kelemahan dari teknik tape binding yaitu tidak awet alias mudah lepas jika lakbannya kurang lengket.

Sementara itu, di dalam proses penjilidan juga dikenal finishing atau binding buku untuk memperindah hasil cetakan, di antaranya , soft cover, hard cover, dan lainnya.

Baca juga  Harga Cocoa Powder Kemasan Kecil dan Besar (Semua Merk)

Soft Cover dan Hard Cover

Buku hard cover (sumber: mockuptree.com)

Buku hard cover (sumber: mockuptree.com)

Dari istilah tersebut biasanya orang sudah langsung mengerti. Soft cover adalah cover yang tidak diberikan tambahan board, hanya laminasi sebagai pelapisnya, dan biasanya diambil dari jenis kertas yang agak tebal atau gsm yang agak tinggi. Sedangkan hard cover adalah jenis cover yang diberikan tambahan board (karton tebal), sebagai penguat atau menimbulkan kesan lebih kokoh. Untuk buku tahunan disarankan menggunakan finishing hard cover untuk menjaga buku tetap awet sampai bertahun-tahun ke depan.

Laminasi

Laminasi gloss (sumber: saddlepointsystems.com)

Laminasi gloss (sumber: saddlepointsystems.com)

Laminasi ada bermacam-macam. Biasanya orang memilih jenis laminasi sesuai dengan design dari buku itu sendiri. Berikut saya sebutkan beberapa jenis laminasi.

  • Doff, yakni laminasi yang menimbulkan efek atau kesan lembut & kesat.
  • Glossy, yakni laminasi yang menimbulkan efek atau kesan licin dan mengilat.
  • UV atau vernish adalah pelapis yang menggunakan bahan utama cairan dan diolah khusus di mesin sehingga menghasilkan efek yang sama seperti pelapis berbahan plastik.

Selain tiga jenis laminasi yang dapat Anda coba, penggabungan laminasi dan UV adalah UV SPOT, Spot UV biasanya dipakai untuk beberapa bagian gambar pada cover yang ingin ditonjolkan seperti logo atau tulisan. Biasanya tampak di company profile perusahaan, logonya mengkilap tetapi bagian lainnya doff.

Emboss dan Deboss

Emboss (sumber: boheme.net.au)

Emboss (sumber: boheme.net.au)

Mungkin Anda pernah melihat bagian cover buku yang agak menyembul (menggembung) keluar atau agak mencekung ke dalam. Ya, itulah yang disebut emboss dan deboss. Emboss untuk efek gambar yang menyembul, dan deboss untuk efek gambar yang mencekung. Biasanya emboss/deboss diterapkan untuk bagian gambar yang ingin ditonjolkan seperti logo atau tulisan.

Baca juga  Info Terkini Harga Bibit Ikan Nila di Pasaran (Nila Merah, Hitam, & Gift)

Foil Polymas (Poly emas atau silver)

Foil Polymas (sumber: vendorcetak.com)

Foil Polymas (sumber: vendorcetak.com)

Hasil finishing dengan menggunakan foil polymas tau kita lebih sering menyebutnya dengan poly emas atau silver akan terlihat mengilat pada bagian yg di-hotprint. Finishing ini menggunakan mesin hot stamping foil machine. Juga sering dipakai untuk mencetak undangan, ijazah, sertifikat, hardcover, dan lainnya untuk memperindah hasil akhir barang cetakan. Finishing dengan poly emas biasanya dipadu dengan finishing emboss atau deboss, sehingga hard cover Anda akan tampak semakin eksklusif, terkesan mahal dan tentunya sedap dipandang mata.

Pond

Pond adalah teknik memotong kertas dengan menggunakan mesin. Tak jarang juga buku tahunan menggunakan pond untuk melubangi atau memotong bagian cover sebagai pemanis atau mengisinya dengan item seperti foto atau gambar lainnya.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, hard cover adalah jenis cover yang diberikan tambahan board (karton tebal), sebagai penguat atau menimbulkan kesan lebih kokoh. Untuk buku tahunan disarankan menggunakan finishing hard cover untuk menjaga buku tetap awet sampai bertahun-tahun ke depan. Selain buku tahunan, laporan skripsi juga memakai jenis cover yang satu ini.

Harga Jilid Hardcover

Di sejumlah tempat penjilidan buku menyediakan jasa jilid hard cover dengan harga yang beragam. Tarif jilid hard cover finishing laminasi doff atau glossy berkisar antara Rp27 ribuan hingga Rp50 ribuan. Tahun lalu, Anda biaya yang dikenakan masih sekitar Rp25 ribu. Perbedaan harga ini tergantung dari ukuran buku dan ketebalan buku.

Nah, untuk spiral hard cover Anda dapat merogoh kocek mulai Rp42 ribuan. Sedangkan untuk harga kertasnya dikenai biaya cetak mulai Rp90 – Rp350 per lembar tergantung jenis kertas dan warna. Untuk info lebih lanjut, dapat langsung mengunjungi percetakan terdekat di kota Anda.

[Update: Ditta]

author
Mengetahui harga-harga, dan mengikuti dinamikanya adalah proses mengasah kecerdasan finansial. Be Smart!

Leave a reply "Update Harga Jilid Hardcover Untuk Skripsi"