Update Harga Jilid Hardcover untuk Skripsi

Jika Anda familiar dengan urusan cetak-mencetak buku, tentu Anda akan menemui bermacam-macam penjilidan buku yang berbeda. Ada berbagai macam pertimbangan dalam memilih jenis jilid buku yang tepat untuk buku yang Anda cetak, di antaranya ketebalan buku, hasil akhir, hingga waktu pengerjaan. Biasanya mahasiswa semester akhir lebih senang memilih jilid hardcover untuk kebutuhan skripsi, karena punya harga jasa yang lebih terjangkau.

Jilid hardcover skripsi (foto: Leong Vincent)
Jilid hardcover skripsi (foto: Leong Vincent)

Terdapat beberapa jenis jilid di percetakan sesuai dengan teknologi mesin yang tersedia. Jika mengunjungi percetakan besar, maka Anda dapat memesan jilid buku dengan teknik beragam sesuai kebutuhan.

Bacaan Lainnya

Varian Jilid 

  • Jilid Kawat (Saddle Stitching). Bagi orang awam, jilid yang paling gampang adalah dilakukan ini sering disebut juga dengan jilid staples. Namun, istilah jilid staples tidak biasa digunakan di dalam dunia percetakan. Istilah yang sering dipakai dalam dunia percetakan adalah jilid kawat. Teknik jilid ini biasa digunakan untuk menjilid buku atau dokumen dengan ketebalan yang tipis antara 4-80 halaman. Dokumen yang dicetak dengan menggunakan teknik jilid kawat pada bagian tengah harus mempunyai kelipatan empat. Kenapa harus kelipatan empat? Karena kertas pada buku itu dilipat menjadi dua bagian, lalu dijilid kawat di bagian tengahnya.
  • Jilid Loop Stitching. jilid ini pada prinsipnya hampir sama dengan saddle stitching. Bedanya, pada bagian luar buku, kawatnya melengkung membentuk suatu lubang. Fungsinya agar buku bisa dimasukkan dalam binder yang besar. Biasanya, jenis jilid ini dipakai di sebuah perusahaan yang mempunyai katalog banyak dan dikoleksi dalam satu binder.
  • Jilid Side Stitching/Sewn. jilid ini dapat menggunakan bahan kawat atau benang. Berbeda dengan saddle stitching, proses jilid dilakukan dengan menjahit atau men-staples dari bagian sisi depan hingga tembus ke bagian belakang buku. Teknik ini dapat digunakan untuk menjilid dokumen yang lebih tebal.
  • Jilid Benang (Sewn Binding). penjilidan dengan menggunakan benang sering digunakan untuk keperluan cetak buku dengan hard cover. Jumlah halaman yang dijahit dengan menggunakan benang tergantung pada ketebalan kertas (gramatur). Semakin besar gramatur, maka semakin sedikit jumlah halaman yang dijahit. Seperti halnya saddle stitching, teknik sewn binding ini mempunyai jumlah halaman kelipatan empat karena buku terdiri dari kertas yang dilipat dan dijahit di bagian tengahnya.
  • Jilid Lem Panas (Perfect Binding). jilid lem panas sering digunakan untuk menjilid buku yang tebal. Kelebihan teknik ini adalah lebih kuat dibanding teknik jilid yang lain. Jilid lem panas dapat dikombinasikan dengan teknik jilid lain, yaitu jilid benang atau jilid kawat.
  • Tape Binding. jilid ini menggunakan tape atau lakban hitam yang ditempel pada bagian tepi buku. Harga jilid ini cukup murah dan sering digunakan oleh anak-anak kuliah yang ingin menghemat biaya. Kelemahan dari teknik tape binding yaitu tidak awet alias mudah lepas jika lakbannya kurang lengket.¬†
Baca juga  Update Harga Mika Acrylic Lembaran (Bening, Susu, Putih, Warna)

Sementara itu, di dalam proses penjilidan, juga dikenal finishing atau binding buku untuk memperindah hasil cetakan, di antaranya laminating, soft cover, hard cover, dan lainnya. Untuk lebih jelas mengenai finishing penjilidan, Anda bisa melihat rincian berikut.

Varian Finishing Jilid

Skripsi hard cover (sumber: rahasiabelajar.com)
Skripsi hard cover (sumber: rahasiabelajar.com)
  • Soft Cover dan Hardcover. Dari istilah tersebut biasanya orang sudah langsung mengerti. Soft cover adalah cover yang tidak diberikan tambahan board, hanya laminasi sebagai pelapisnya, dan biasanya diambil dari jenis kertas yang agak tebal atau gsm yang agak tinggi. Sementara, hard cover adalah jenis cover yang diberikan tambahan board (karton tebal), sebagai penguat atau menimbulkan kesan lebih kokoh. Untuk buku tahunan disarankan menggunakan finishing hard cover untuk menjaga buku tetap awet sampai bertahun-tahun ke depan.
  • Laminasi. Laminasi ada bermacam-macam. Biasanya orang memilih jenis laminasi sesuai dengan design dari buku itu sendiri. Doff, yakni laminasi yang menimbulkan efek atau kesan lembut & kesat. Glossy, yakni laminasi yang menimbulkan efek atau kesan licin dan mengilat. UV atau varnish adalah pelapis yang menggunakan bahan utama cairan dan diolah khusus di mesin sehingga menghasilkan efek yang sama seperti pelapis berbahan plastik.
  • Laminasi Gabungan. Selain tiga jenis laminasi yang dapat Anda coba, penggabungan laminasi dan UV adalah UV SPOT. Spot UV biasanya dipakai untuk beberapa bagian gambar pada cover yang ingin ditonjolkan seperti logo atau tulisan. Biasanya tampak di company profile perusahaan, logonya mengkilap tetapi bagian lainnya doff.
  • Emboss dan Deboss. Mungkin Anda pernah melihat bagian cover buku yang agak menyembul (menggembung) keluar atau agak mencekung ke dalam. Ya, itulah yang disebut emboss dan deboss. Emboss untuk efek gambar yang menyembul, dan deboss untuk efek gambar yang mencekung. Biasanya emboss/deboss diterapkan untuk bagian gambar yang ingin ditonjolkan seperti logo atau tulisan.
  • Foil Polymas (poly emas atau silver). Hasil finishing dengan menggunakan foil polymas atau kita lebih sering menyebutnya dengan poly emas atau silver akan terlihat mengilat pada bagian yg di-hotprint. Finishing ini menggunakan mesin hot stamping foil machine. Juga sering dipakai untuk mencetak undangan, ijazah, sertifikat, hardcover, dan lainnya untuk memperindah hasil akhir barang cetakan. Finishing dengan poly emas biasanya dipadu dengan finishing emboss atau deboss, sehingga hard cover Anda akan tampak semakin eksklusif, terkesan mahal dan tentunya sedap dipandang mata.
  • Pond. Pond adalah teknik memotong kertas dengan menggunakan mesin. Tak jarang juga buku tahunan menggunakan pond untuk melubangi atau memotong bagian cover sebagai pemanis atau mengisinya dengan item seperti foto atau gambar lainnya.
Baca juga  Info Terbaru Tarif Layanan Pijat Go-Massage

Harga Jilid Hardcover

Jumlah Halaman Harga
1 – 200 halaman Rp25.000
201 – 400 halaman Rp26.000
401 – 600 halaman Rp27.000
601 halaman Rp28.000
Paket Express Rp35.000

Tarif jilid hardcover untuk skripsi di atas kami rangkum dari salah satu website percetakan buku di internet. Harga jilid hardcover untuk skripsi tersebut bisa berbeda di setiap tempat percetakan dan bisa berubah sewaktu-waktu.

Sebagai perbandingan, pada tahun 2020, biaya jilid hardcover berkisar Rp27 ribuan hingga Rp50 ribuan, turun menjadi Rp25 ribuan hingga Rp27 ribuan tahun 2021, berubah menjadi Rp25 ribu hingga Rp35 ribu tahun 2022. Untuk info lebih lanjut, dapat langsung mengunjungi percetakan terdekat di kota Anda.

[Update: Almas]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.