Update Cara Memblokir Kartu ATM BRI Saat Hilang

Kartu ATM memang memberikan kemudahan dalam melakukan berbagai transaksi. Hanya dengan memasukkannya ke dalam mesin, Anda bisa leluasa melakukan transaksi transfer, tarik tunai, dan lain sebagainya. Seperti perbankan lainnya, Bank Rakyat Indonesia (BRI) juga menawarkan kartu ATM dengan tampilan bervariasi, tergantung tabungan yang digunakan, apakah Simpedes, BritAma, BritAma Muda, Junio, atau BRI Valas. Apabila kartu ATM BRI Anda hilang, salah satu cara tepat mengatasinya dengan memblokir kartu ATM tersebut dengan biaya berkisar belasan ribu rupiah.

Kartu ATM Bank BRI (sumber: moneysmart.id)
Kartu ATM Bank BRI (sumber: moneysmart.id)

Kehilangan kartu ATM akan berdampak bahaya bagi pemiliknya, khususnya jika tidak diatasi dengan tepat. Misalnya, jika kartu ATM Anda dicuri atau jatuh di jalan dan ditemukan orang lain. Seandainya orang tersebut mengetahui Anda, maka akan dengan mudah menguras saldo tabungan sampai habis, baik ditarik tunai atau ditransfer ke rekening pribadi. Untuk itu, kehilangan kartu ATM BRI harus segera ditangani.

Bacaan Lainnya

Langkah pertama yang dapat Anda lakukan yakni dengan mendatangi kantor cabang BRI terdekat. Anda dapat membawa sejumlah dokumen persyaratan seperti KTP, buku tabungan, dan surat keterangan kehilangan dari kantor polisi. Namun, tentu Anda tidak dapat mengurusnya jika kehilangan kartu ATM BRI saat tengah malam, akhir pekan, dan libur panjang bertepatan dengan kantor bank yang masih tutup. Untuk itu, tindakan pertama yang harus Anda lakukan yakni melakukan pemblokiran kartu ATM BRI.

Cara Memblokir Kartu ATM BRI

  • Menghubungi BRI Call Center. BRI Call Center dapat dihubungi melalui nomor 14017 atau (021) 1500017. Anda dapat menyiapkan pulsa cukup dan juga data rekening. Call center akan mengajukan beberapa pertanyaan, di antaranya nama dan alamat sesuai KTP, nama ibu kandung, nomor rekening, perkiraan sisa saldo terakhir, dan lainnya.
  • Mengakses aplikasi BRI Mobile dan Internet Banking. Anda dapat membuka aplikasi atau mengunjungi link ib.bri.co.id, lalu mencari menu Pelayanan Nasabah dan kemudian Enable/Disable Kartu. Keuntungan cara ini bisa di-enable-kan kembali melalui HP. Tidak seperti kondisi kartu ATM terblokir yang harus dibuka hanya di kantor cabang bank BRI.

Dengan melakukan pemblokiran, maka Anda telah memutus ATM ke rekening BRI milik Anda, sehingga saldo Anda aman, tidak hilang, atau berkurang sedikit pun.Seandainya tidak diblokir dan saldo hilang maka dianggap kesalahan Anda dan bank tidak bertanggung jawab.

Namun, jika tidak ingin memblokir ataupun men-disable tetapi saldo tetap aman, Anda bisa menggunakan trik lain. Anda dapat melakukan transfer semua saldo di rekening tabungan Anda ke rekening tabungan lain. Lalu, bagaimana caranya sementara kartu ATM BRI Anda sudah tidak ada? Anda bisa melakukan transfer melalui teller, SMS banking, internet banking, hingga mobile banking.

Syarat Mengurus Kartu ATM BRI Hilang

Jika Anda sudah melakukan tindakan pertama. Langkah selanjutnya datanglah ke kantor cabang bank. Mengurus kartu ATM BRI terblokir wajib ke sana. Tidak bisa melalui call center, email, ataupun metode lain. Mengapa? Anda akan dibuatkan kartu ATM dan baru.

Agar diproses, Anda harus membawa persyaratan yang ditentukan sesuai prosedur, yaitu KTP/SIM/paspor, buku tabungan, dan surat keterangan hilang dari polisi. Pada kartu BRI Junio milik anak, KTP bisa diganti dengan dokumen yang dulu digunakan untuk membuka rekening (KK, akta lahir, kartu pelajar, dan KTP orang tua/wali).

Cara Memblokir ATM BRI – www.cnbcindonesia.com

Permohonan penggantian kartu ATM hilang umumnya harus disertai dengan surat keterangan hilang dari kepolisian. Walaupun persyaratan tersebut tidak relevan, tetapi entah kenapa hampir semua bank masih menetapkannya. Padahal terhadap status kartu yang hilang tersebut setelah proses pemblokiran tidak efektif lagi.

Persyaratan satu ini tentu memberatkan terutama bagi nasabah yang enggan berurusan dengan pihak kepolisian. Keengganan masyarakat berurusan dengan polisi tampaknya dimanfaatkan pihak bank agar nasabah menjaga dengan baik kartu ATM yang dimilikinya. Jika persyaratan tersebut tidak diberlakukan, niscaya permohonan penggantian kartu ATM tidak terkontrol.[1]

Mengurus kartu ATM BRI hilang bisa di cabang mana saja. Tidak harus kembali ke kantor cabang BRI tempat Anda dulu pertama kali membuka rekening. Pastikan Anda memenuhi semua persyaratan, datang sendiri (tidak diwakilkan), serta pada jam dan hari kerja. Saat libur akhir pekan dan hari besar nasional, biasanya ada cabang bank tertentu yang tetap buka. Namun jumlah tidak banyak dan hanya di kota besar.

Prosedur Mengurus Kartu ATM BRI yang Hilang

  • Setelah sampai di BRI, Anda dapat langsung mengambil nomor antrean. Urusan kartu ATM terblokir dilayani bagian customer service, bukan teller. Jika bingung karena pengalaman pertama kali, jangan ragu bertanya kepada petugas keamanan (security).
  • Kemudian tunggu hingga nomor antrean Anda dipanggil. Saat dilayani, serahkan semua persyaratan dan katakan bahwa kartu ATM BRI Anda hilang. Customer service kemudian mengecek dan mungkin mengajukan beberapa pertanyaan, seperti penyebab hilang, di mana hilangnya, dan lain sebagainya.
  • Mengurus kartu ATM BRI hilang artinya Anda dibuatkan kartu baru. Jika butuh upgrade atau downgrade tipe, bisa sekalian. Siapa tahu Anda perlu ganti dari kartu BRI Private Label ke Classic, Gold, atau Premium. Perbedaan ini bukan hanya warna, melainkan juga tarik tunai, transfer, dan tentunya biaya administrasi per bulan.
  • Proses mengatasi kartu ATM BRI hilang tidak butuh waktu lama. Jika semua lancar, tidak ada setengah jam. Meski kartu baru, nomor rekening tetap sama seperti yang lama. Sebelum dibawa pulang, pastikan semua telah beres, khususnya SMS banking. Saat tadi diblokir, layanan ini telah otomatis terhapus.

Lalu, berapa biaya mengganti kartu ATM BRI saat ini?

Biaya Mengganti ATM BRI

Tipe Kartu ATM Kisaran Biaya
Private Label, Classic, Gold, dan Premium Rp15.000
Rekening Giro Rp20.000

Hingga saat ini, biaya mengganti kartu ATM BRI yang hilang tidak mengalami perubahan. Untuk Anda yang kartu ATM-nya masih aktif dan ingin ganti kartu dari pita magnetik ke kartu ATM berbasis chip, maka Anda tidak akan dikenai oleh pihak BRI. Jika upgrade/downgrade, maka biaya administrasi, limit, dan tarif lain akan menyesuaikan kartu ATM baru. Pembayaran diserahkan kepada customer service pada saat mengurus ganti kartu baru.

Cara Memblokir Kartu ATM BRI Saat Hilang – (wigatos.com)

Biaya Transaksi ATM BRI

Jenis Transaksi Tarif Artajasa Tarif Prima Tarif Link (Non Himbara)
Tarik Tunai Rp7.500 Rp7.500 Rp7.500
Cek Saldo Rp4.000 Rp4.000 Rp4.000
Transfer Rp6.500 Rp6.500 Rp6.500
Saldo Tidak Cukup Rp3.000 Rp2.500

Tarif di atas kami rangkum dari situs resmi BRI. Perlu diingat, biaya tersebut dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu, tergantung kebijakan pihak BRI.

(Dita)

[1] Irianto, Mohamad. 2014. Prosedur Audit Operasional Bank: Audit Terapan Berbasis Risiko. Jakarta: Ikhlas Media, hlm 105.

Pos terkait