Info Terbaru Harga Mutiara per Gram (Air Tawar & Air Laut)

Mutiara seringkali dimanfaatkan sebagai salah satu bahan untuk membuat perhiasan. Bentuknya yang khas dengan warna-warni yang berkilauan membuat harganya di relatif mahal, bisa menyentuh angka jutaan rupiah per gram. Harga mutiara sendiri dibedakan dari jenisnya, semakin langka jenis mutiaranya, maka semakin mahal pula harganya. Ini sederet jenis mutiara yang kerap beredar di pasaran.

Mutiara Lombok (South Sea Pearls)

Mutiara lombok/south sea pearls (sumber: thenational.ie)
Mutiara lombok/south sea pearls (sumber: thenational.ie)

Mutiara Lombok merupakan salah satu jenis mutiara Laut Selatan dengan kualitas tinggi. Mutiara ini memiliki beraneka ragam warna, seperti perak, putih, krem, dan emas. Keunggulan lainnya adalah ukurannya yang lebih besar jika dibandingkan dengan ukuran mutiara pada umumnya. Mutiara ini memiliki ukuran mulai 8 mm hingga 22 mm.

Bacaan Lainnya

Perlu Anda ketahui, mutiara Lombok adalah salah satu jenis mutiara dengan harga mahal. Hal ini karena mutiara itu termasuk salah satu jenis mutiara langka dan tidak banyak ditemukan di lautan. Sebetulnya, tiram penghasil mutiara Lombok dapat ditemukan di negara Asia Tenggara lain, seperti Filipina. Meski demikian, pertumbuhan dan perkembangannya jauh lebih baik di Lombok.

Mutiara Akoya

Mutiara akoya (sumber: Tokopedia)
Mutiara akoya (sumber: Tokopedia)

Salah satu jenis mutiara yang paling populer di pasaran dan sering kita jumpai. Ciri mutiara ini, yaitu berbentuk bulat, berwarna putih, dan berkilauan dengan cahaya merah mudah. Warna merah muda ini hanya akan tampak ketika mutiara terkena cahaya matahari. Jika di tempat gelap, mutiara Akoya akan berwarna putih saja. Mutiara ini sendiri banyak ditemui di perairan Jepang dari tiram jenis Pinctada Fucata.

Untuk memproduksi mutiara Akoya dalam jumlah besar, tiram penghasil mutiara dibudidayakan di laut dengan suhu relatif rendah. Budidaya tiram Akoya sendiri sering dilakukan petani di pesisir pulau di Jepang. Mutiara Akoya memiliki ukuran yang relatif lebih kecil, yaitu sekitar 2 mm hingga 10 mm.

Karena hasil budidaya, saat ini mutiara Akoya sudah memiliki beragam warna, mulai dari putih, krem, merah muda, hingga emas. Dengan bentuk seperti manik-manik, bulat konsisten, dan berkilau merah muda, mutiara Akoya sering digunakan untuk membuat perhiasan dengan desain klasik.

Mutiara Tahitian

Mutiara tahitian (sumber: indiamart.com)
Mutiara tahitian (sumber: indiamart.com)

Seperti namanya, mutiara ini memang berasal dari kepulauan tropis Tahiti. Tiram penghasil mutiara ini lebih banyak dibudidayakan di daerah Tahiti atau tempat-tempat lain di daerah Pasifik Selatan. Ciri mutiara ini, yaitu ukuran yang berkisar antara 7 mm hingga 20 mm, serta warnanya yang cenderung lebih gelap jika dibandingkan dengan mutiara jenis lainnya.

Mutiara Tahitian ini memiliki warna hitam alami yang berasal dari warna bibir tiram. Walaupun begitu, mutiara ini juga memiliki warna lain, seperti silver metalik, hitam kebiruan, hitam keunguan, dan hijau kehitaman. Karena jenis tiram penghasil mutiaranya sangat sensitif, maka harga mutiara ini sangat mahal. Mutiara Tahitian juga salah satu jenis mutiara dengan ukuran jumbo dan tidak bisa diproduksi dalam jumlah besar dalam satu periode panen.

Mutiara

Mutiara air tawar (sumber: Tokopedia)
Mutiara air tawar (sumber: Tokopedia)

Mutiara jenis ini adalah salah satu jenis mutiara terfavorit setelah mutiara Akoya. Hampir setiap toko perhiasan sudah menjual mutiara jenis ini. Cara budidaya yang tergolong lebih mudah, dapat menghasilkan biji mutiara dalam jumlah besar setiap periode panennya. Mutiara ini sendiri memiliki bentuk fisik yang cenderung bulat dan memiliki banyak varian warna.

Ada beberapa warna pada mutiara air tawar, seperti , merah muda, peach, hijau kehitaman, dan krem. Ada juga beberapa jenis mutiara air tawar yang langka dengan harga mahal, yaitu mutiara yang berukuran besar dengan warna hampir mirip dengan mutiara Tahitian. Ukuran dan warna pada mutiara air tawar dapat menentukan harganya. Semakin langka jenis warna dan semakin besar ukurannya, maka harganya semakin mahal.

Mutiara Biwa

Mutiara Biwa (sumber: alibaba.com)
Mutiara Biwa (sumber: alibaba.com)

Mutiara Biwa pada dasarnya berasal dari Jepang, yaitu di daerah utara Kyoto, tepatnya di Biwa. Meskipun banyak dibudidayakan di Jepang, mutiara ini juga telah dibudidayakan secara massal di China sejak 1970-an. Di China sendiri, mutiara Biwa lebih banyak dibudidayakan di daerah Yangtze, China bagian timur. Untuk membudidayakan tiram mutiara Biwa, lebih rumit jika dibandingkan dengan jenis mutiara air tawar lainnya. Hal ini karena tiram mutiara Biwa memiliki sensitivitas yang cukup tinggi terhadap kondisi air dan suhu.

Dalam satu cangkang tiram Biwa yang sehat, mampu menghasilkan banyak mutiara dan dapat dipanen berkali-kali. Ini membuat banyak orang China dan Jepang lebih suka membudidayakan mutiara Biwa walaupun memiliki tingkat budidaya yang sedikit rumit. Karena, mereka dapat memproduksi banyak mutiara dalam sekali panen.

Di Indonesia sendiri, jenis mutiara dapat dilihat dari budidayanya, seperti mutiara laut dan tawar. Untuk jenis mutiara laut, dibedakan dari warna dan gradenya. Semakin bagus warna dan tinggi gradenya, maka harganya semakin mahal. Sementara itu, untuk mutiara air tawar, dibedakan dari kualitas dan bentuknya saja. Berikut adalah informasi terbaru harga mutiara di pasaran.

Harga Mutiara

Mutiara (sumber: analuisa.com)
Mutiara (sumber: analuisa.com)
Jenis Mutiara Harga
Mutiara Air Tawar Lombok Rp100.000 per gram
Mutiara Laut Putih Rp104.000 – Rp200.000 per gram
Mutiara Laut Gold Grade AB Rp180.000 per gram
Mutiara Hitam Lombok Rp400.000 per gram
Mutiara Laut Hitam Rp425.000 per gram
Mutiara Biwa Rp1.300.000 per gram
Mutiara Laut Gold Grade A Rp1.700.000 per gram

Daftar harga mutiara di atas sudah kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk sejumlah situs jual beli online. Apabila dibandingkan penawaran sebelumnya, harganya sebenarnya relatif stabil. Harga mutiara air tawar misalnya, masih tetap mulai Rp100 ribuan per gram, sedangkan harga mutiara  laut gold grade A yang semula Rp1,4 juta sampai Rp2,3 juta per gram, sekarang berkisar Rp1,7 juta per gram.

Sebagai informasi tambahan, harga mutiara air tawar memang cenderung lebih murah dibandingkan mutiara air laut, karena cara budidayanya yang tidak begitu rumit dan dapat menghasilkan mutiara dalam jumlah lebih banyak dalam sekali panen. Semakin tinggi grade mutiara, maka akan semakin tinggi pula harganya.

(Update: Panca)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *