Update Harga Garam per Kg di Berbagai Wilayah Indonesia

Garam termasuk pokok yang dibutuhkan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Hampir setiap makanan yang ada di Indonesia menggunakan tambahan garam supaya rasanya lebih sedap. Seperti barang pokok lainnya, misalnya beras atau gula, harga garam di pasaran cenderung fluktuatif, terkadang naik dan terkadang turun.

Pada Agustus 2018 misalnya, di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, harga garam di tingkat petani saat itu hanya berkisar Rp850 saja per 1 kilogram (kg). Padahal, sebulan yang lalu, harga garam masih ada di kisaran Rp1.200 per kilo. Demikian halnya dengan di Kabupaten Indramayu, . Jika sebelumnya pada awal musim panen Juli 2018 harga garam di tingkat petani berkisar Rp1.500 hingga Rp1.600 per kg, maka bulan berikutnya melorot menjadi cuma Rp700 per kg.

harga, garam, per, 1, kg, kilo, kiloan, kilogram, beryodium, 2017, 2016, sekarang, gram, dapur, bumbu, komoditas, bahan, pokok, indonesia, kota, jakarta, surabaya, serang, jember, naik, kenaikan, langka, jual, beli, murah, dimana, termurah, distributor, 2018

Garam dalam wadah kayu (sumber: seriouseats.com)

Tak jauh berbeda, petani garam di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah juga mengeluh dengan anjloknya harga jual garam di tingkat petani ke angka Rp750 per 1 kg di bulan kedelapan 2018. Padahal sebelumnya, harga garam bisa berkisar Rp2.000 per kilogram. Hal tersebut membuat petani mengalami kerugian karena biaya produksi justru meningkat.

Petani garam di Kabupaten Jepara kala itu mengungkapkan jika harga jual garam hanya sekitar Rp65 ribu per tombong atau keranjang anyaman bambu berkapasitas 85 kg. Anjloknya harga garam di tingkat petani rupanya disebabkan oleh semakin banyaknya garam yang sedang memasuki masa panen. Harga garam di tingkat petani pun semakin turun saat memasuki puncak panen raya, yakni akhir Agustus 2018.

Kemudian, pada tahun 2019, harga garam ternyata tidak kunjung membaik. Pada awal September 2019, harga garam di tingkat petani di kawasan Rembang, Jawa Tengah, bahkan menyentuh angka Rp350 per kilogram. Karena harganya yang sangat murah, petani setempat memutuskan menimbun garam sampai harganya kembali membaik.

Kondisi serupa dirasakan petambak garam di Desa Bowongcindea, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep. Jika tahun 2018 harga garam di tingkat konsumen bisa mencapai angka Rp85 ribu hingga Rp100 ribu per karung, maka di tahun 2019, harganya merosot tajam menjadi Rp10 ribu, Rp25 ribu, hingga Rp45 ribuan saja. Karung yang dipakai sendiri adalah karung beras setara 50 kg.

Pada tahun 2020, harga garam masih tidak jauh berbeda dengan harga pada 2019. Dilansir dari Kompas, harga garam menurun drastis dari Rp1.000 menjadi Rp200 hingga Rp300 per kilo. Turunnya harga garam dialami oleh para petani yang menjual garamnya ke wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jakarta. 

Menurut Asosiasi Industri Pengguna Garam Indonesia (AIPGI), harga acuan yang cukup ideal bagi garam lokal adalah sebesar Rp900 hingga Rp950 per kilogram. Harga tersebut juga mempertimbangkan harga garam impor yang saat ini berkisar antara Rp500 hingga Rp700 per kg sebelum diolah untuk digunakan industri pengguna garam.

Ilustrasi: Berbagai Macam Garam (credit: nbcnews)

Ilustrasi: Berbagai Macam Garam (: nbcnews)

Harga Garam

WilayahHarga Garam per Kg
BangkalanRp500
BimaRp300
CirebonRp300
Gerokgak BaliRp400
IndramayuRp350
KupangRp250
PamekasanRp300
ManadoRp300
RembangRp350
SerangRp400
SidoarjoRp300

Harga garam per kg di atas merupakan harga di tingkat petani. Harga garam tersebut kami rangkum dari berbagai sumber mengenai informasi terkini yang beredar. Harga garam tentu saja tidak mengikat dan dapat berbeda-beda di masing-masing tempat. Ketika sudah sampai di tingkat konsumen, harga garam per kg bisa berada di kisaran Rp4.000 hingga Rp10.400.

[: Almasshabur]

Baca juga  Update Harga Gas Portable di Indomaret dan Alfamart
author
Sudah lama lulus dari S-1 di kampus PTN ternama. Penyuka musik dan sedikit audiophile.

Leave a reply "Update Harga Garam per Kg di Berbagai Wilayah Indonesia"