Update Harga Garam 1 Kg Terbaru di Pasaran

Garam merupakan salah bahan yang wajib ada di dapur rumah, restoran, maupun tempat lainnya. Pasalnya, produk ini digunakan sebagai penyedap berbagai varian makanan. Di pasaran, garam sudah dijual bebas di berbagai pasar tradisional, minimarket, maupun toko swalayan. Garam 1 kg sekarang ditawarkan dengan harga yang bervariasi sesuai dengan tempat Anda membelinya.

Ilustrasi: Berbagai Macam Jenis Garam (credit: countryliving)
Ilustrasi: Berbagai Macam Jenis Garam (credit: countryliving)

Tentang Garam

Dalam ilmu kimia, garam bisa diartikan sebagai senyawa ionik yang terdiri dari ion positif (kation) dan ion negatif (anion), sehingga membentuk senyawa netral (tanpa bermuatan). Garam terbentuk dari hasil reaksi asam dan basa. Komponen kation dan anion ini dapat berupa senyawa anorganik seperti klorida (Cl−), dan bisa juga berupa senyawa organik seperti asetat (CH3COO−) dan ion monoatomik seperti fluorida (F−), serta ion poliatomik seperti sulfat (SO42−). Natrium klorida (NaCl), bahan utama garam dapur adalah suatu garam.

Bacaan Lainnya

Ada banyak macam garam. Garam yang terhidrolisa dan membentuk ion hidroksida ketika dilarutkan dalam air maka dinamakan garam basa. Sementara, garam yang terhidrolisa dan membentuk ion hidronium di air disebut sebagai garam asam. Garam netral adalah garam yang bukan garam asam maupun garam basa. Sementara, larutan Zwitterion mempunyai sebuah anionik dan kationik di tengah di molekul yang sama, tetapi tidak disebut sebagai garam. Contohnya adalah asam amino, metabolit, peptida, dan protein.

Garam adalah kumpulan senyawa kimia dengan komponen utamanya Natrium Klorida (NaCL) sama saja dengan garam dapur. Proses pembuatan garam di Indonesia pada umumnya dengan cara menguapkan air laut dengan menggunakan sinar matahari atau dengan sumber panas lainnya. Tetapi ada juga yang diperoleh melalui penambangan dari tanah di bekas daerah lautan.

Sementara itu, garam beriodium adalah garam yang sudah ditambahkan iodium yang diproduksi melalui proses iodisasi dan memenuhi standar Nasional Indonesia serta dibutuhkan oleh tubuh untuk membuat hormon yang mengatur pertumbuhan dan perkembangan kecerdasan. Sedangkan iodium adalah salah satu mineral penting bagi kehidupan manusia yang diperlukan untuk pertumbuhan, perkembangan, dan fungsi otak. Garam beriodium yang digunakan sebagai garam konsumsi harus memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) antara lain mengandung iodium 30-80 ppm, serta dikemas dan diberi label.

Baca juga  Update Harga Kue Lapis Surabaya di Holland Bakery

Konsumsi garam yang dianjurkan untuk setiap orang sekitar 6 gr atau 1 sendok teh setiap hari. Cara mengkonsumsi garam biasanya digunakan sebagai garam meja dengan penambahan garam beriodium dalam pemasakan. Jenis kemasan dan lama penyimpanan akan berpengaruh terhadap iodium garam. Selama penyimpanan, kadar iodium menurun seiring dengan lamanya garam disimpan.[1]

Ciri Garam

Garam dapat ditengarai dari warna, rasa, dan baunya. Garam dapat berwarna cerah dan transparan, buram, dan terkadang berwarna metalik dan berkilau. Uuntuk rasanya, semua garam memiliki rasa mayoritas asin, namun ada juga yang berasa manis (timbal II asetat, dan beracun jika sampai tertelan), asam (kalium bitartrate), pahit (magnesium sulfat), dan gurih (monosodium glutamat).

Garam (sumber: tastingtable.com)
Garam (sumber: tastingtable.com)

Sementara itu, dari segi bau, garam yang berasal dari asam kuat dan basa kuat, biasanya stabil dan tidak berbau, sedangkan garam yang terbentuk dari asam lemah maupun basah lemah, lebih berbau karena disebabkan asam konjungsi (misal asetat pada cuka). Dekomposisi parsial ini bisa dipercepat dengan penambahan air karena hidrolisis merupakan setengah bagian lain dari reaksi reversibel yang membentuk garam lemah.

Garam secara umum digunakan sebagai penyedap masakan, sekaligus memperkuat rasa dan memberikan rasa nikmat pada makanan. Selain bermanfaat untuk kuliner, garam ternyata juga memiliki beberapa manfaat kesehatan. Ini beberapa manfaat garam untuk kesehatan tubuh Anda.

Manfaat Garam

  • Menghilangkan di rambut, dengan cara menaburkan garam selama 10 menit di kepala, kemudian dibersihkan dengan sampo.
  • Membersihkan gigi, dengan cara mencampurkan garam dengan satu sendok baking soda dan dua tetes minyak esensial dan dipakai sebagai pasta gigi.
  • Sebagai scrub wajah, dengan cara mencampur garam dan minyak almond yang kemudian digosokkan lembut ke wajah.
Baca juga  Update Harga Mini Pomeranian (Asli, Mix, Anakan, Dewasa)

Kita perlu mengonsumsi garam, karena garam memiliki fungsi penting bagi tubuh. Dua fungsi utama garam adalah menjaga keseimbangan asam-basa dan mengontrol tekanan osmotik cairan, khususnya cairan darah di dalam dan di luar sel. Tekanan osmotik adalah tekanan yang ditimbulkan oleh adanya perembesan larutan pekat menuju larutan kurang pekat yang bergerak melewati sel.

Keseimbangan asam-basa darah harus terjaga agar setiap organ tubuh kita dapat menjalankan tugasnya masing-masing dengan baik. Jika asam-basa tidak seimbang, misalnya terlalu asam atau terlalu basa, maka mineral tentu akan mudah mengendap. Hal ini dapat mengakibatkan terbentuknya batu ginjal, endapan asam urat pada persendian, dan lain-lain.

Meski demikian, konsumsi garam secara berlebihan dapat mengakibatkan pembengkakan (oedema) dan tekanan darah tinggi (hipertensi), karena garam bersifat sangat menyerap air. Jika konsumsi garam berlebihan, konsentrasi garam dalam cairan di luar sel akan meningkat. Akibatnya, garam akan menarik keluar banyak cairan yang tersimpan dalam sel, sehingga cairan tersebut memenuhi ruang di luar sel, bagian tubuh tertentu pun akan tampak membengkak.[2] Sebagai gambaran, berikut harga garam 1 kg saat ini.

Harga Garam 1 Kg

Garam (sumber: dailysabah.com)
Garam (sumber: dailysabah.com)
Jenis & Merk Garam Harga
Teri Besar Garam 1 kg Rp6.000
Mamasuka Garam Yodium 1 kg Rp8.800
Garam Krosok Madura 1 kg Grade A Rp9.000
Garam Dolphin 1 kg Rp10.500
Garam Aji Cap Koki Beriodium 1 kg Rp11.050
Supra Garam 1 kg Rp12.420
Lodan Garam Beriodium 1 kg Rp13.000
Refina Garam Meja 1 kg Rp16.700
Miwon Garam Gurih 1 kg Rp42.000
Garena Garam Kurang Natrium 1 kg Rp70.000
Baca juga  Update Harga Cream Cheese Tatura (Semua Kemasan)

Jika dibandingkan penawaran sebelumnya, harga garam dapur saat ini di pasaran cenderung naik. Misalnya, garam yodium Mamasuka yang semula dijual seharga Rp6 ribu, kini naik menjadi Rp8.800 per kilogram. Begitu pula dengan harga garam Supra yang naik dari Rp10.600 menjadi Rp12.420 per kilogram.

Garam Termahal di Dunia

  • Kamebishi Soy Salt. Garam yang dibuat di Jepang ini digunakan untuk membumbui segala jenis makanan dengan campuran banyak rasa seperti rumput laut, sauvy, meaty, dan bready. Harga garam ini mencapai USD 17,25 atau Rp247.742 per 1,2 ons.
  • Hana Flake. Memiliki putih es dan berbentuk piramida pipih yang digunakan sebagai bumbu untuk berbagai hidangan Jepang. Harga garam ini sama seperti kamebishi soy salt yang mencapai USD 17,25 atau Rp247.742 per 1,2 ons.
  • Korean Oyster Bamboo. Garam laut yang dipanggang dalam bambu silinder dan keramik tanah liat. Pemanggangan dilakukan beberapa kali untuk memberi abu-abu pada garam. Harga garam ini sekitar USD 28,50 atau Rp409.314 per 1,2 ons.
  • Amethyst Bamboo. Garam ini disiapkan dengan menggunakan bambu silinder dan tanah liat kuning Loess, dan kemudian dipanggang, digunakan untuk memasak dan sebagai finishing salt. Garam ini bernilai USD 38,50 atau Rp552.950 per 1,2 ons.

Itu tadi beberapa jenis garam termahal yang populer di sejumlah negara. Proses pembuatan garam tersebut terbilang rumit dan memakan waktu lama bahkan hingga satu bulan lamanya, tak heran jika harganya selangit.

[Update: Ditta]

[1]Andriyani, E. 2018. Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Rumah Tangga dengan Kadar Garam Beriodium di Desa Batukali Kecamatan Kalinyamatan (Skripsi). Universitas Muhammadiyah Semarang.

[2] Apriadji, W. H. 2007. Makan Enak untuk Sehat, Bahagia, & Awet Muda. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, hlm 34.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.