Cara Memesan dan Update Tarif GrabHitch

Inovasi yang ditawarkan berbasis aplikasi saat ini sudah semakin variatif. Selain adanya ojek dan taksi online, para penyedia juga banyak yang menyediakan jasa pengantaran atau delivery barang, makanan, hingga jasa pengangkutan untuk pindahan. Nah, salah satu penyedia jasa, yaitu Grab, punya GrabHitch, yang bisa dimanfaatkan konsumen untuk mendapatkan tebengan dengan separuh harga.

Launching GrabHitch - www.yangcanggih.com
Launching GrabHitch – www.yangcanggih.com

adalah perusahaan asal Singapura yang melayani aplikasi penyedia aneka pilihan transportasi, mulai dari taksi, mobil pribadi, sepeda motor, hingga pengiriman paket. Perusahaan yang didirikan oleh Anthony Tan dan Tan Hooi Ling ini sangat populer di enam negara di Asia Tenggara yakni Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, Indonesia, dan Filipina.[1]

Bacaan Lainnya

Untuk mempermudah transportasi, perusahaan, ternyata memiliki salah satu layanan baru bernama GrabHitch. Berbeda dari GrabBike, GrabTaxi, atau GrabCar, layanan GrabHitch merupakan layanan dengan sistem terjadwal yang memungkinkan pengguna untuk mencocokkan jadwal dan rute perjalanannya dengan pengemudi yang menuju ke arah yang sama.

Layanan yang lebih populer dengan istilah ‘nebeng’ ini disediakan oleh di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Secara umum, ada dua model layanan GrabHitch yang ditawarkan oleh perusahaan, yaitu HitchBike dan HitchCar. Sesuai namanya, HitchBike adalah layanan nebeng dengan roda dua atau sepeda motor, sedangkan HitchCar adalah layanan nebeng dengan kendaraan roda empat atau mobil. Berikut rincian tarif GrabHitch.

GrabHitch – metros.events

Tarif GrabHitch

Jarak Tarif
1 – 10 km Rp10.000 (Tarif Minimum)
11 – 20 km Rp1.000 per km
21 – 30 km Rp500 per km
> 30 km Rp25.000 (Tarif Maksimum)

Selain itu, tarif untuk GrabHitch Car dipatok mulai Rp1.500 per km. Perlu Anda ketahui tarif GrabHitch di atas tidak terikat dan dapat berubah sesuai kebijakan pengelola. Untuk itu, Anda perlu mengakses situs resmi secara berkala.

Sekadar informasi, biaya tengah atau biaya jam sibuk tidak dikenakan untuk GrabHitch, Biaya tol juga tidak termasuk dalam ongkos dan biasanya akan ditanggung oleh pemberi tebengan. Namun, ketika pemberi tebengan melewati jalan tol hanya untuk menjemput atau mengantar Anda, maka mereka diperbolehkan meminta si penebeng untuk berbagi biaya.

Sistem pembayaran GrabHitch pun cukup mudah. Apabila Anda telah memiliki GrabPay (kartu kredit), maka saldo Anda akan dipotong secara otomatis. Namun, jika belum memiliki fitur tersebut, maka Anda dapat melakukan pembayaran secara tunai kepada orang yang telah memberikan tebengan kepada Anda.

Ilustrasi Menggunakan Jasa GrabHitch (sumber: techwireasia.com)

Untuk memesan GrabHitch, caranya simpel. Anda cukup memasukkan info perjalanan, mulai dari detail titik penjemputan, lokasi tujuan, tanggal, dan waktu penjemputan. GrabHitch kemudian akan mencarikan pengemudi yang memiliki arah/rute perjalanan dan waktu yang sama. Konfirmasi perjalanan Anda dengan pengemudi untuk memastikan waktu penjemputan yang tepat, lalu nikmati perjalanan sambil berkenalan dengan teman baru.

Jika Anda ingin membatalkan pesanan GrabHitch, Anda cukup menghubungi pengemudi. Pasalnya, di GrabHitch, pengemudinya adalah orang biasa yang kebetulan sedang melakukan perjalanan dengan rute sehari-hari. GrabHitch tidak akan mengenakan biaya pembatalan bagi Anda yang telah membatalkan pemesanan.

Sayangnya, berdasarkan informasi terbaru, menghentikan layanan GrabHitch Bike mulai tanggal 20 April 2018 di Jakarta dan Bandung. Bahkan hingga 2019, 2020, dan 2021, GrabHitch Bike masih terpantau belum beroperasi. Hingga 2022, belum ada info terbaru apakah GrabHitch Bike akan kembali beroperasi atau tidak.

[Update: Almas]

[1] Husnaini. 2021. Menjadi Pribadi Pembelajar. Jakarta: Elex Media Komputindo, hlm 1.

Pos terkait