Info Terbaru Harga Bibit Pohon Jabon & Sengon di Pasaran

Beberapa tahun lalu, sengon menjadi utama bagi para petani kayu karena jenis tanaman ini sangat tahan terhadap kekeringan dan biji atau benihnya bersifat tahan lama. Namun, karena hama karat tumor daris pada pohon sengon, hingga kini masih sulit penanganannya dan menjadi kekhawatiran terbesar bagi para petani, maka banyak masyarakat yang berangsur-angsur mencoba menanam pohon jabon.

Pohon sengon (sumber: tribunnewswiki.com)

Pohon sengon (sumber: tribunnewswiki.com)

Apabila dilihat dari karakteristiknya, jabon dan sengon memiliki karakter yang sangat berbeda. Sengon atau Albasia menyukai lingkungan tumbuh di tanah yang sarang dan agak kering seperti di lereng-lereng bukit. Sedangkan jabon menyukai kondisi tanah yang lembap dan banyak air seperti di tepi sungai. Kayu jabon juga memiliki berat jenis lebih tinggi, yakni sekitar 0,42, dibandingkan sengon yang hanya 0,30.

Dari segi kecepatan pertumbuhan, jabon ternyata lebih cepat tumbuh tinggi dibandingkan sengon. Dengan selisih umur sekitar 2 tahunan, jabon mempunyai ketinggian pohon yang sama dengan sengon yang telah berumur 3 tahun. Hal inilah yang menyebabkan banyak petani mulai membudidayakannya untuk bahan baku pembuatan mebel.

Salah satu perbedaan mendasar antara sengon dengan jabon adalah sengon dianggap sangat mudah terjual sementara jabon (jika ingin dihargai setara dengan sengon) cocoknya dijual untuk memenuhi kebutuhan bahan pabrik kayu.

Hal tersebut yang membuat sebagian masyarakat masih terpengaruh pada prinsip bahwa kayu sengon lebih layak jual dan memiliki nilai lebih tinggi dibandingkan jabon. Alhasil banyak petani yang memutuskan untuk tetap bertahan membudidayakan kayu sengon. Padahal jika ditekuni, hasil investasi jabon ini juga tak kalah menggiurkan. Terlebih jika pohon ini dijual ke pabrik pengolahan kayu dalam jumlah besar, harga jabon terbilang tinggi dan bisnis ini sangat menguntungkan.

Istilah Jabon sendiri mulai familiar di kalangan masyarakat beberapa tahun terakhir. Jabon sering dikenal dengan istilah 'jati bonsor' (jabon) yaitu jenis pohon yang mirip jati dengan kemampuan tumbuh yang sangat cepat. Sehingga tak heran jenis pohon ini cocok sebagai pohon yang kayunya bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku kayu seperti plywood maupun pulp maupun kertas.

Jabon merupakan salah satu pohon yang bernilai ekonomis tinggi. Harga jual kayu jabon bernilai tinggi sehingga dianggap cocok untuk investasi masyarakat. Untuk satu kubik pohon jabon tahun lalu harganya Rp1,6 juta, kalau harga beberapa tahun lagi bisa dipastikan akan semakin mahal. Sementara itu untuk panen jabon bisa dipetik dalam waktu hanya 6-7 tahun paling lama. Selain buat investasi, menanam jabon juga bisa menjadi saran menyukseskan program menanam 1 miliar pohon.

Pohon jabon (sumber: pertanianku.com)

Pohon jabon (sumber: pertanianku.com)

Banyak yang menganggap bahwa jabon adalah pionir, di mana-mana banyak ditemukan jenis pohon ini, terutama di Sulawesi, sebagai tanaman endemik. Dengan modal jabon siap tanam hanya Rp2.000-2.500. Sementara dengan perhitungan harga satu kubik pohon jabon Rp 1,6 juta dengan setiap pohon jabon umur 6 tahun bisa diperoleh dua kubik, sudah terbayang berapa margin yang diperoleh si investor. Tawaran investasi jabon, kini sudah menjadi primadona baru untuk investasi.

Yang menarik, dari hasil tulisan yang ada hingga kini jabon belum ada penyakitnya. Di Jawa sudah banyak penampungnya untuk industri plywood. Dengan perhitungan jarak penanaman 3x3 meter, maka setiap hektarnya bisa ditanam 400 pohon. Nilai ekonomis penanaman jabon bisa diperoleh dari penanaman pohon sedikitnya setengah hektare. Dalam setengah hektare ini, bisa menampung sekitar 200 pohon.

Dikatakan bahwa pohon jabon memiliki karakteristik tumbuh baik di ketinggian 0-700 meter di atas permukaan laut. Bahkan, lokasi yang baik jabon sangat tumbuh baik di kawasan lembah. Soal pemasaran, penanaman jabon di wilayah Jawa masih menjanjikan dengan wilayah lainnya. Hal ini karena di Jawa banyak bertebaran industri-industri kayu maupun kertas.

Jabon sendiri memiliki dua jenis yaitu jabon merah dan jabon putih, dua-duanya memiliki keunggulan masing-masing. Misalnya jabon merah memiliki karakter kayu yang keras sedangkan jabon putih sebaliknya.

Untuk urusan bibit, informasi soal bibit bisa diperoleh di pusat-pusat persemaian yang dibangun kementerian kehutanan. Misalnya pusat persemaian Cimanggis, Depok yang berlokasi di Jalan Raya Bogor. Harga bibit saat ini untuk yang sudah disertifikasi (teruji) Rp14 juta per kg sementara untuk yang belum bersertifikat hanya Rp3-4 juta per . Biasanya dari 1 kg bibit jabon bisa didapat 20 juta benih, namun jika sudah disemai biasanya akan efektif tumbuh hanya kurang lebih 2 juta bibit siap tanam.

Dari 1 kg bibit yang mencapai 2 juta benih siap tanam, maka setidaknya bisa ditampung untuk luasan 5.000 hektare. Dengan perhitungan setiap satu hektar bisa ditanam 400 pohon jabon. Sebagai informasi, berikut kami rangkum harga bibit pohon sengon dan jabon di .

Harga Bibit Pohon Sengon

Harga, jenis, kayu, masyarakat, petani, budidaya, bibit, pohon, jabon, sengon, di, pasaran, investasi, kehutanan, benih, bersertifikat, cara, tanam, panen, laut, bogor, perbedaan, komoditas, batang, per, kg, ons, gram, lahan, bahan, pabrik, berat, hama, jati bonsor, perhitungan

Petani bibit kayu sengon (sumber: pintuair.co)

Jenis Bibit SengonHarga
Benih sengon merahRp2 juta per kg
Benih sengon putihRp2.500 per batang
Benih sengon ButoRp1,2 juta per kg
Bibit sengon Solomon siap tanamRp7.000 per batang
Bibit sengon Solomon F1Rp2,5 juta per kg
Bibit sengon Solomon F2Rp2.520.000 per kg
Benih sengon Laut/AlbasiaRp350.000 per batang
Benih sengon Laut siap tanamRp2.000 per batang
Benih sengon MorotaiRp1,6 juta per kg

Jika dibandingkan dengan penjualan tahun lalu, bibit pohon sengon mengalami kenaikan harga pada sejumlah jenis tertentu. Seperti Benih sengon Buto yang awalnya dijual Rp318.000 per kg menjadi Rp1,2 juta per kg. Bibit sengon Solomon F1 yang sebelumnya dijual Rp1 juta kini juga mengalami perubahan harga menjadi Rp625 ribu per 250 gram, sehingga harga jualnya kini Rp2,5 juta per kg. Sama halnya dengan bibit sengon Solomon F2 yang kini per 250 gram seharga Rp630 ribu, sehingga 1 kg-nya dijual Rp2.520.000.

Daftar Harga Bibit Pohon Jabon

Bibit tanaman jabon (sumber: tokopedia)

Bibit tanaman jabon (sumber: tokopedia)

Jenis Bibit JabonHarga
Bibit jabon provenan Pulau Jawa (Anthocephalus Cadamba)  30 - 120 cmRp7.500 per batang
Bibit jabon merah provenan Halmahera (Anthocephalus chinensis)Rp4.500 per batang
Benih jabon PutihRp2 juta per kg
Rp250.000 per ¼ kg
Rp200.000 per 100 gram
Benih jabon MerahRp3,5 juta per kg
Rp1 juta per ¼ kg
Rp400.000 per ons

Terpantau bibit pohon Jabon yang mengalami perubahan harga yakni Bibit jabon provenan Pulau Jawa (Anthocephalus Cadamba) ukuran 30 - 120 cm yang awalnya dijual Rp2.500 per batang, kini naik menjadi Rp7.500 per batang. Selain sangat menguntungkan, pohon jabon ini dapat menjadi konservasi bagi tanah dan hutan karena sifatnya yang memiliki akar serabut dan banyak sekali menyerap air. Jadi selain menguntungkan, investasi jabon ini juga turut mendukung program lingkungan.

[Update: Ditta]

Baca juga  Info Lengkap Manfaat dan Harga KCL Cair
loading...
author
Mengetahui harga-harga, dan mengikuti dinamikanya adalah proses mengasah kecerdasan finansial. Be Smart!

Leave a reply "Info Terbaru Harga Bibit Pohon Jabon & Sengon di Pasaran"