Info Manfaat & Harga Gaplek di Pasaran

No comment3776 views

Gaplek merupakan salah satu produk olahan ubi kayu yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Produk gaplek dapat diolah lebih lanjut menjadi chips dan pelet. Saat ini, gaplek, chips, dan pelet yang dibuat dari ubi kayu tersebut, telah menjadi komoditas perdagangan internasional. Produk gaplek dapat diancang sebagai komoditas ekspor ke beberapa negara di dunia, misalnya China, Jepang, Korea, Amerika Serikat, serta Rusia.

Proses pembuatan gaplek (sumber: trenggalekkab.go.id)

pembuatan gaplek (sumber: trenggalekkab.go.id)

pedesaan sudah biasa mengolah ubi kayu hingga menjadi gaplek, hanya dengan cara pengeringan atau pengurangan kadar air hingga sampai pada batas tertentu, tanpa adanya perlakuan tambahan lainnya. Namun, untuk menghasilkan gaplek dengan kualitas yang lebih baik, dapat dilakukan perbaikan cara , yaitu melalui perlakuan tambahan yang berupa penutupan bahan baku dengan tikar hingga beberapa saat. Proses pembuatan gaplek adalah sebagai berikut.

Cara Membuat Gaplek

Alat untuk Membuat Gaplek

  • Pisau
  • Ember plastik
  • Tikar
  • Karung

Bahan untuk Membuat Gaplek

Bahan yang diperlukan adalah ubi kayu 100 kg dan air secukupnya.

Baca juga  Update Harga Kerupuk Rambak Kambing

Proses Pembuatan Gaplek

Pembuatan gaplek meliputi kegiatan-kegiatan pokok sebagai berikut.

  1. Pilih ubi kayu yang masih .
  2. Kupas kulit ubi kayu dengan pisau hingga bersih.
  3. Cuci ubi kayu yang telah dikupas, lalu tiriskan.
  4. Potong atau belah ubi kayu yang berukuran panjang dan besar.
  5. Jemur ubi kayu tersebut di bawah terik matahari selama 1-2 hari, hingga menjadi setengah .
  6. Tutup ubi kayu setengah kering tersebut dengan tikar bersih selama 1 hari.
  7. Jemur kembali ubi kayusampai kering hingga akhirnya diperoleh gaplek.
  8. Masukkan gaplek di dalam karung dan simpan dalam ruang bersih serta kering.[1]

Nah, gaplek yang telah kering kemudian dapat ditumbuk sebagai tepung tapioka (kanji) alias aci yang bisa dimanfaatkan untuk membuat berbagai macam kue. Tepung tapioka dari gaplek pun selanjutnya dapat diolah menjadi nasi tiwul yang gurih. Nasi tiwul sangat populer di masyarakat yang hidup di Pegunungan Kidul yang memanjang dari Gunung Kidul di Yogyakarta sampai kawasan Kabupaten Pacitan.

Tiwul (sumber: medium.com)

Tiwul (sumber: medium.com)

Proses pembuatan tiwul hampir mirip dengan gatot, yaitu singkong dikeringkan terlebih dahulu dengan panas matahari sehingga menjadi gaplek. Selanjutnya, gaplek ini dibuat menjadi tepung yang kemudian disebut sebagai tepung gaplek. Perbedaan tiwul dengan gatot adalah pada gaplek yang digunakan. Gaplek (singkong yang telah kering) yang dipilih untuk pembuatan tiwul adalah gaplek yang telah kering sempurna, yaitu berwarna putih bersih dan tanpa melalui proses fermentasi alami.

Baca juga  Harga Bolu Kukus Siliwangi (Semua Varian Rasa dan Ukuran)

Dulu, proses penepungan gaplek juga menggunakan cara yang sederhana, yaitu dengan menumbuk gaplek menggunakan lesung. Kini, proses penepungan dapat menggunakan grinder sehingga dapat berlangsung lebih cepat dengan hasil yang lebih memuaskan. Konon masyarakat memanfaatkan tiwul ini sebagai pokok. Tiwul dihidangkan bersama lauk pauknya, seperti tempe bacem, tempe gembus, sambal, dan sayur lombok ijo.

Tiwul juga dapat dicampur dengan jagung maupun nasi sehingga lebih dikenal sebagai nasi tiwul. Perpaduan ini memberikan cita rasa yang berbeda dari tiwul murni. Rasa tiwul ada yang manis dan asin. Tiwul manis dibuat dengan menambahkan gula jawa dan biasa disajikan dengan parutan kelapa setengah tua yang telah dikukus.

Tiwul manis kini lebih banyak dimanfaatkan sebagai kudapan untuk teman minum teh. Kandungan karbohidrat pada tiwul hampir setara dengan nasi, sehingga tiwul ini dapat dimanfaatkan sebagai pangan alternatif pengganti beras.[2] Sebagai informasi, berikut harga gaplek di pasaran.

Baca juga  Update Harga FANTA Kaleng Ecer dan 1 Pak

Harga Gaplek

Nama ProdukHarga (Rp)
Gaplek 1 kg (kulit belum dikupas)7.500
Gaplek mentah10.000
Gaplek hitam (gatot) 500 gram21.750

Apabila sudah diolah menjadi tepung, rupanya tepung gaplek atau tepung tiwul bisa memiliki harga jual yang lebih tinggi. Di pasaran harga tepung gaplek dibanderol sekitar Rp23 ribu per kilogram (kg). Perlu diketahui bahwa harga gaplek dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Selain itu, harga gaplek yang berlaku di setiap tempat bisa saja berbeda-beda, tergantung dari penawaran pihak penjual.

[1] Rukmana, R dkk. 2001. Aneka Olahan Ubi Kayu. Yogyakarta: Kanisius.

[2]Lestari, LA dkk. 2014. Kandungan Zat Gizi Makanan Khas Yogyakarta. Yogyakarta: UGM Press.

author
Pengamat produk dan harga komoditas. Saat ini tinggal di Kota Malang.

Leave a reply "Info Manfaat & Harga Gaplek di Pasaran"