Update Setoran Awal dan Biaya Administrasi Rekening Giro BNI

BNI memiliki beragam produk simpanan yang menawarkan banyak manfaat dan keuntungan untuk para nasabahnya. Selain tabungan dan deposito, BNI juga memiliki produk giro baik untuk perorangan maupun perusahaan dengan biaya setoran awal dan administrasi rekening yang relatif terjangkau.

Nasabah BNI melakukan setor (sumber: investor.id)
Nasabah BNI melakukan setor (sumber: investor.id)

BNI Giro Perorangan adalah sarana transaksi keuangan yang dapat Anda andalkan untuk usaha maupun untuk keperluan keluarga Anda, sebab ada begitu banyak fasilitas menguntungkan dari BNI Giro yang bisa Anda manfaatkan.

Bacaan Lainnya

BNI Giro menawarkan sejumlah keuntungan seperti jasa giro menarik dihitung atas dasar saldo harian, kemudian rekening dapat dibuka atas nama perorangan maupun perusahaan serta joint account (sesama perorangan atau sesama perusahaan), rekening dapat dibuka dalam rupiah atau valuta asing yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda,  dan laporan rekening koran dikirim setiap dan bisa juga dicetak sewaktu-waktu berdasar permintaan.

Selain itu, simpanan giro dijamin LPS (Lembaga Penjamin Simpanan), memperoleh akses BNI ATM dengan BNI Debit Card (Silver, Gold, & Platinum) untuk rekening BNI Giro IDR Perorangan, serta dapat melakukan transaksi perbankan di manapun serta kapanpun.

Baca juga  Syarat Membuka dan Update Biaya Rekening Giro BCA

Dengan memiliki rekening BNI Giro, Anda dapat memperoleh kemudahan untuk melakukan penarikan atau pemindahbukuan dana giro dengan buku cek atau bilyet giro dan perintah pembayaran lainnya. Di samping itu, Anda juga bisa melakukan transaksi pendebetan dan pengkreditan dana giro lewat Kartu Debit BNI, BNI ATM, BNI Internet Banking, BNI SMS Banking, dan e-channel lain yang tersedia. Anda pun bisa melakukan penyetoran dana giro secara online di seluruh outlet BNI baik untuk rekening giro dalam rupiah dan valuta asing. Kemudian ada pula fasilitas kliring antar wilayah (intercity clearing) sehingga efektif dana kliring warkat luar wilayah lebih cepat dan pasti.

Nasabah Giro BNI diwajibkan melakukan setoran awal, dan juga setiap akan dikenai biaya administrasi. Untuk rincian besaran nominal keduanya, baik setoran awal ataupun biaya administrasi, Anda dapat melihat pada tabel berikut ini.

Setoran Awal dan Biaya Administrasi Giro BNI

Keterangan Biaya
IDR USD SGD JPY GBP HKD EUR
Setoran awal giro perorangan Rp500.000 1.500 200.000 2.500 10.000 500
Setoran awal giro perusahaan Rp1.000.000 500 2.500 200.000 2.500 10.000 1.000
Saldo minimal giro perorangan Rp500.000 1.500 200.000 2.500 10.000 500
Biaya adm pengelolaan rek per Rp25.000 2,5 10 266 1,68 20 2,5
Biaya denda di bawah saldo minimum Rp25.000 5 15 535 3,34 40 5
Biaya penutupan rekening Rp25.000 15 535 3,34 40 5
Biaya penggantian kartu Rp15.000
Baca juga  Info Terbaru Biaya Rekening Ponsel CIMB Niaga

Rekening BNI Giro Perorangan yang tidak aktif dan bersaldo nihil (nol) selama 9 bulan berturut-turut, maka akan tertutup secara otomatis oleh sistem. 

Layanan jasa Giro - lifepal.co.id
Layanan jasa Giro – lifepal.co.id

Bunga BNI Giro Perorangan

Tiering Saldo GIRO IDR Perorangan
Rp0 < n > Rp10 Juta 0.00%
Rp10 Juta < n > Rp100 Juta 0.50%
Rp100 Juta < n > Rp500 Juta 1.25%
Rp500 Juta dst 2.00%

BNI GIRO Valuta Asing Perorangan: USD, SGD, GBP, EUR, JPY & HKD Bunga sewaktu-waktu dapat berubah.Informasi biaya administrasi dan bunga Giro BNI tahun 2022 masih sama seperti tahun 2020 dan 2021. 

Biaya Print Rekening Korang BNI Giro

Laporan Rekening BNI Giro Biaya per Lembar (Rp)
< 3 bulan terakhir 2.000
> 3 bulan sampai dengan < 5 tahun terakhir 5.000
> 5 tahun terakhir 10.000
Mingguan 15.000 + Ongkos Kirim
Harian 37.500 + Ongkos Kirim

Keterangan:

  • Giro perorangan rupiah.
  • Rekening BNI Giro Perorangan yang tidak aktif dan bersaldo nihil (nol) selama 9 bulan berturut-turut maka akan tertutup secara otomatis oleh sistem.
Baca juga  Info Fasilitas dan Harga Tiket Bioskop CCM (Cibinong City Mall)

Untuk mendaftar rekening BNI Giro cukup mudah. Anda hanya perlu memenuhi sejumlah persyaratan seperti memiliki identitas diri berupa KTP/SIM/ untuk WNI atau memiliki Kartu Ijin Menetap Permanen/Sementara (KITAP/KITAS/KIMS) untuk WNA, kemudian memiliki NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak), tidak termasuk dalam Hitam Bank Indonesia, serta mengisi formulir aplikasi BNI Giro dan melakukan setoran awal.

[Update: Almas]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.