Info Terkini Harga Stapler Max HD-10

Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan staples, atau juga kerap disebut stapler. Ini merupakan alat untuk menyatukan sejumlah kertas dengan cara memasukkan staples berbentuk huruf ‘U’ yang terlipat di bagian bawah kertas bila panjang kedua ujung melebihi tebal kertas. Saat ini, sudah banyak merk yang merilis peralatan tersebut, salah satunya Max. Hadir dalam berbagai varian, termasuk Max HD-10 yang berukuran kecil, harga staples buatan Max ternyata dapat dikatakan cukup terjangkau.

Stapler Max HD-10 (sumber: tokopedia)
Stapler Max HD-10 (sumber: tokopedia)

Pengertian Stapler

Sebelum membahas mengenai stapler kepunyaan Max, tidak ada salahnya jika kita mengulik sedikit mengenai staples. Dikutip dari situs Wikipedia, stapler adalah alat yang berfungsi untuk menyatukan sejumlah kertas dengan cara memasukkan stapler berbentuk huruf ‘U’ yang terlipat di bagian bawah kertas bila panjang kedua ujung melebihi tebal kertas. Di Tanah Air, alat ini juga biasa disebut dengan pengokot, cekrekan, atau jegrekan.

Bacaan Lainnya

Meski dikenal dalam dunia modern, ternyata stapler pertama telah muncul sejak abad ke-18 silam di Anggur Perancis. Menurut legenda, mesin stapler yang dioperasikan dengan tangan sudah dibuat untuk Raja Louis XIV dari Perancis pada tahun 1700-an. Setiap mesin stapler kala itu diberi lambang kerajaan.

Kemudian, pemakaian kertas yang semakin meluas pada abad ke-19 membutuhkan alat penjilid kertas yang lebih praktis. Seorang penemu bernama Samuel Slocum memperoleh paten untuk alat penjilid kertas modern pada tanggal 30 September 1841. Berdasarkan gambar paten dan penjelasannya, alat ini memang belum bisa disebut sebagai stapler. Alat ciptaan Slocum hanya menyatukan kertas dengan semacam paku agar lebih mudah dikemas dalam jumlah banyak. Slocum sendiri memang mengabdikan seumur hidupnya untuk menjual paku sambil menyempurnakan desain paku. Alat tersebut pun diciptakan semata-mata untuk memasarkan paku yang ia produksi.

Kemudian, pada tanggal 7 Agustus 1866, perusahaan Patent Novelty Mfg Co. mematenkan sebuah alat yang bernama Novelty Paper Fastener. Alat ini hanya dapat diisi dengan satu kokot, namun sudah bisa digunakan untuk menjilid kertas, buku, hingga memaku karpet, mebel, dan kotak. Kokot dibuat dalam berbagai ukuran, mulai 3/16 inch, seperempat inch, 3/8 inch, hingga setengah inch.

Setahun berikutnya, tepatnya tanggal 13 Agustus 1867, George W. McGill memperoleh US Patent No. 67,665 untuk alat tekan yang bisa memasukkan kokot ke dalam kertas. Alat ini ikut dipamerkan di Centennial Exhibition tahun itu yang diselenggarakan di Philadelphia. Sebelumnya, McGill telah memperoleh US Patent No. 56,587 untuk prototipe kokot modern berupa penyatu kertas dari bahan kuningan yang bisa dibengkokkan. Berdasarkan metode kerjanya, stapler bisa dibedakan menjadi beberapa jenis.

Jenis Stapler

  • Stapler permanen, merupakan jenis yang paling banyak digunakan. Bahan yang ingin dijilid disatukan dengan kokot. Tekanan dari lengan bagian atas stapler melipat ujung kokot yang melebihi tebal kertas. Kokot yang mengunci di bagian belakang kertas bisa berbentuk standar atau datar sesuai dengan pola yang ada di lengan bagian bawah staples.
  • Stapler pemaku, biasa digunakan untuk memaku poster atau kertas tebal di dinding atau papan pengumuman. Stapler jenis ini juga sering disebut dengan Tacker. Sebagian stapler kantor memiliki lengan bagian bawah yang bisa dilipat keluar, sehingga lengan stapler bagian atas bisa digunakan untuk memaku.
  • Stapler penjilid majalah, memiliki lengan bagian bawah yang tetap dan lengan bagian atas yang bisa digeser-geserkan. Lembaran kertas yang akan dijilid menjadi majalah atau brosur harus dijilid di lipatan bagian tengah yang tidak bisa dicapai oleh stapler biasa.
  • Stapler listrik, sering digunakan di kantor yang berhubungan dengan penjilidan, penerbitan, dan pengemasan. Penjilidan kertas bisa dilakukan secara cepat dan akurat dengan stapler otomatis ini. Mesin model mutakhir yang dilengkapi penjilid otomatis bisa mengeluarkan salinan yang sudah dijilid dengan stapler secara otomatis.
Stapler & staples (sumber: liberty.com.tw)
Stapler & staples (sumber: liberty.com.tw)

Sementara itu, berdasarkan ukurannya, stapler bisa dibagi menjadi tiga jenis. Pertama adalah ukuran kecil yang memakai isi ukuran nomor 10 (standar JIS) atau nomor 23 (standar Eropa-Amerika), dan bisa menjilid kertas hingga 20 lembar. Kemudian, stapler ukuran sedang yang memakai isi ukuran nomor 3 atau nomor 35, dan bisa menjilid kertas fotokopi maksimal 75 lembar. Terakhir, stapler ukuran besar yang memakai isi ukuran nomor 1 atau nomor 12 dan bisa menjilid kertas fotokopi hingga 250 lembar.

Review Stapler Max HD-10

Seperti disampaikan di atas, saat ini sudah banyak brand stapler yang dapat Anda pilih. Beberapa nama yang sudah cukup terkenal antara lain Joyko, Novus, Kenko, Deli, SDI, hingga Max. Nah, yang disebutkan terakhir, merupakan opsi yang menarik bagi mereka yang membutuhkan stapler dengan harga yang terjangkau.

Max sendiri sudah merilis sejumlah varian stapler, salah satunya Max HD-10. Ini adalah stapler yang dapat dikategorikan sebagai stapler kecil. Bodinya terbuat dari besi, Max HD-10 punya dimensi 3,8 inch x 1,5 inch, dengan ukuran isi staples No. 10-1m. Stapler ini cocok digunakan untuk mereka yang ingin menjepit dokumen dalam jumlah yang tidak terlalu banyak.

Jika Anda tertarik dengan stapler Max HD-10, sebenarnya tidak sulit mendapatkan produk ini. Pasalnya, Anda sudah bisa membelinya di sejumlah toko alat tulis kantor alias ATK atau lewat sejumlah situs jual beli online. Masing-masing tempat memiliki kebijakan tersendiri soal harga, tetapi rata-rata punya banderol yang terjangkau.

Harga Stapler Max HD-10

Varian Max HD-10 Harga
Stapler Max HD-10 Rp12.500 – Rp20.000
Stapler Max HD-10D Rp35.000
Stapler Max HD-10DK Rp60.000

Harga stapler Max HD-10 di atas sudah kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk beberapa toko ATK dan situs jual beli online. Perlu Anda ingat bahwa harga stapler Max HD-10 ini dapat berubah sewaktu-waktu. Sebagai perbandingan, tahun lalu, harganya Rp6.000 hingga Rp18.000 untuk varian kecil, sedangkan harga Max HD-10D sekitar Rp30 ribuan per pcs. 

Baca juga  Update Harga Printer A3 Epson Terbaru (Semua Tipe)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *