Info Harga Terbaru Karung Goni dalam Berbagai Ukuran

Karung goni, seperti namanya, adalah karung yang terbuat dari goni. Goni atau orang Indonesia juga kerap menyebutnya dengan rami, dalam bahasa internasional-nya disebut dengan nama Jute, yakni tanaman nabati selain kapas. goni biasanya berwarna cokelat dan lebih terang, selain itu juga dikenal kuat dan berkualitas. Tanaman satu ini tumbuh di daerah tropis dan subtropis, khatulistiwa. Namun, kabarnya pusat pertumbuhan tanaman jute ada di Benua Afrika.

Kain goni (sumber: tokopedia)

Kain goni (sumber: tokopedia)

Bahan Dasar Pembuatan Kain Goni

Dari sekian banyak jenis, yang paling banyak dibudidayakan adalah jenis Corchorus. Kemudian, jenis tersebut bermigrasi ke wilayah lain seperti Indonesia hingga Myanmar, China Selatan, India-Bangladesh, dan Srilangka melalui negara Mesir dan Suriah.

Budidaya tanaman jute membutuhkan iklim yang spesifik, yaitu tempat dengan kondisi hujan pada bulan Maret-Juni, dan membutuhkan sinar matahari yang terputus-putus hingga bulan Agustus, dengan suhu antara 25-35 derajat Celcius dan kelembapan antara 70-90%. Iklimnya terdapat di daerah antara 30 derajat lintang utara dan selatan bumi.

Kain goni memang memiliki tekstur yang cukup kasar. Dulu, kabarnya kain goni ditenun dengan menggunakan bulu kambing yang warnanya gelap, selain itu juga terbuat dari serat jute. Serat ini menjadi salah satu bahan yang banyak dipakai selain serat kapas. Serat jute biasanya dapat diambil dari batang pohon bast fibre.

Bukan hanya memakai serat jute, tetapi beberapa karung goni juga memakai serat dari rosella. Pembuatan karung goni dari serat jute terbilang lebih mudah lantaran pembuatan goni dari serat rosella dinilai membutuhkan waktu yang cukup lama. Meski begitu, bahan dari serat rosella termasuk yang paling bagus, kuat, dan awet.

Serat karung goni (sumber: aliexpress.com)

Serat karung goni (sumber: aliexpress.com)

Negara-negara yang diketahui sebagai penghasil goni terbesar adalah India, Bangladesh, dan Nepal. Karung goni umumnya dipakai sebagai wadah bahan-bahan pertanian seperti beras, teh, kopra, kacang, mede (mente), kopi, gandum, jagung, dan kakao. Saat ini, karung goni sudah bukan terbatas dipakai sebagai wadah untuk menampung hasil pertanian saja, tetapi juga kerap dimanfaatkan untuk kreasi media kerajinan .

Ada beragam yang dapat Anda buat menggunakan kain atau karung goni, misalnya saja tas, sandal, sepatu, pouch atau tempat handphone (hp), dompet, dan masih banyak lagi. Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat kerajinan tangan dari goni juga cukup mudah didapat, yakni jahit dan karung goni.

Produk turunan dari goni sebenarnya ada bermacam-macam, tak terbatas pada karung goni saja, tetapi ada juga benang goni, tali goni atau yang kerap disebut tali rami, hingga kain goni yang biasanya dijual per roll (gulungan) atau meteran. Adapun untuk benang goni, ada bermacam-macam, misalnya benang halus, benang kain, benang karpet, benang karut, dan lain-lain.

Lalu, untuk tali goni, ada beberapa ukuran sesuai dengan tebal-tipis dan lilitannya (ply), yakni 2 ply, 3 ply, 4 ply, dan seterusnya. Sementara itu, untuk kain goni, juga terdapat beberapa macam, sesuai tingkat kerapatan dan kehalusannya. Yang terakhir, untuk karung goni, bukan hanya dibedakan dari tingkat kehalusan, ketebalan, dan kerapatannya saja, tetapi biasanya juga terbagi dalam beberapa kapasitas tampung yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, misalnya saja 25 kg, 50 kg, 60 kg, 80 kg, hingga yang kapasitasnya besar mencapai 100 kg.

Karung Goni

Karung goni yang ada di pasaran biasanya dijual dalam kondisi baru atau . Harga karung goni second atau umumnya memang lebih murah dibandingkan karung goni baru. Karena itu, beberapa pengusaha perkebunan atau pertanian lebih senang membeli karung goni untuk menekan pengeluaran atau biaya .

Harga Karung Goni - www.bukalapak.com

Harga Karung Goni - www.bukalapak.com

Karung goni tersedia dalam beberapa ukuran, sebagai contoh untuk karung goni 50 kg ukuran 60 x 100 cm bekas kacang tanah, dijual dengan harga mulai Rp7.000 hingga Rp17 ribuan. Kemudian, karung goni kapasitas 100 kg ukuran 75 x 115 cm kondisi bekas yang biasa dipakai untuk balap karung, harganya sekitar Rp16 ribuan.

Ada pula karung goni yang kapasitasnya lebih kecil lagi, yakni 25 kg. Karung goni bekas kapasitas 25 kg dijual mulai Rp20 ribuan. Sementara, karung goni 25 kg yang berbahan ukuran 45 x 75 cm harganya jauh lebih murah, berkisar antara Rp2.000 hingga Rp2.500 per lembarnya. Untuk karung goni putih ukuran besar (120 x 180 cm) dengan kapasitas 500 kg kondisi baru isi 3 lembar, harganya Rp45 ribuan, sedangkan karung goni baru ukuran 110 x 75 cm kapasitas 100 kg harganya Rp31 ribuan per lembar. 

Perlu diketahui bahwa harga karung goni baru dan bekas di pasaran bisa mengalami perubahan sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Pada tahun sebelumnya, karung goni tersebut dibanderol mulai Rp4.500 per satuannya. Selain itu, harga karung goni yang berlaku di setiap tempat bisa berbeda-beda, tergantung penawaran pihak penjual.

Apabila Anda sedang mencari karung goni untuk keperluan usaha, kerajinan, atau lainnya, Anda bisa mencarinya di pengepul karung goni bekas atau produsen karung goni baru yang ada di sekitar tempat tinggal Anda. Penjual karung goni biasanya tersebar di berbagai kota seperti Surabaya, Tangerang, Jogja, Bekasi, hingga Bandung. Namun bila Anda kesulitan untuk menemukan penjual karung goni terdekat, Anda juga bisa membelinya secara online melalui situs-situs e-commerce atau mencari informasi di media sosial.

[Update: Almasshabur]

Baca juga  Info Terbaru Harga dan Manfaat Minyak Biawak
loading...
author
Pengamat produk dan harga komoditas. Saat ini tinggal di Kota Malang.

Leave a reply "Info Harga Terbaru Karung Goni dalam Berbagai Ukuran"