Update Harga Karung Goni (Baru dan Bekas)

No comment9805 views

Bagi Anda yang suka membuat pernak-pernik atau hobi mendaur ulang sampah kain, pastinya sudah tidak asing dengan karung goni. Wadah pembungkus beras atau tepung ini dijual di toko kelontong, toko barang bekas, hingga toko kerajinan tangan. Meskipun karung goni lebih mahal dibanding harga karung plastik, banyak orang yang membelinya karena unik dan menarik.

Kain goni (sumber: tokopedia)

Kain goni (sumber: tokopedia)

Bahan Dasar Kain Goni

Karung goni, seperti namanya, adalah karung yang terbuat dari kain goni. Goni atau orang Indonesia juga kerap menyebutnya dengan rami, dalam bahasa internasional-nya disebut dengan nama Jute, yakni tanaman serat nabati selain kapas. Serat goni biasanya berwarna cokelat dan lebih terang, selain itu juga dikenal kuat dan berkualitas. Tanaman satu ini tumbuh di daerah tropis dan subtropis, khatulistiwa. Namun, kabarnya pusat pertumbuhan tanaman jute ada di Benua Afrika.

Dari sekian banyak jenis, yang paling banyak dibudidayakan adalah jenis Corchorus. Kemudian, jenis tersebut bermigrasi ke wilayah lain seperti Indonesia hingga Myanmar, China Selatan, India-Bangladesh, dan Srilangka melalui negara Mesir dan Suriah.

Budidaya tanaman jute membutuhkan iklim yang spesifik, yaitu tempat dengan kondisi hujan pada bulan Maret-Juni, dan membutuhkan sinar matahari yang terputus-putus hingga bulan Agustus, dengan suhu antara 25-35 derajat Celcius dan kelembapan antara 70-90%. Iklimnya terdapat di daerah antara 30 derajat lintang utara dan selatan Bumi.

Kain goni memang memiliki tekstur yang cukup kasar. Dulu, kabarnya kain goni ditenun dengan menggunakan bulu yang warnanya gelap, selain itu juga terbuat dari serat jute. Serat ini menjadi salah satu bahan yang banyak dipakai selain serat kapas. Serat jute biasanya dapat diambil dari kulit batang pohon bast fibre.

Bukan hanya memakai serat jute, tetapi beberapa karung goni juga memakai serat dari rosella. Pembuatan karung goni dari serat jute terbilang lebih mudah lantaran pembuatan goni dari serat rosella dinilai membutuhkan waktu yang cukup lama. Meski begitu, bahan dari serat rosella termasuk yang paling bagus, kuat, dan awet.

Kain goni (sumber: fibre2fashion.com)

Kain goni (sumber: fibre2fashion.com)

Negara-negara yang diketahui sebagai penghasil goni terbesar adalah India, Bangladesh, dan Nepal. Karung goni umumnya dipakai sebagai wadah bahan-bahan pertanian seperti beras, teh, kopra, kacang, mede (mente), kopi, gandum, jagung, dan kakao. Saat ini, karung goni sudah bukan terbatas dipakai sebagai wadah untuk menampung hasil pertanian saja, tetapi juga kerap dimanfaatkan untuk kreasi media kerajinan tangan.

Ada beragam produk yang dapat Anda buat menggunakan kain atau karung goni, misalnya saja tas, sandal, sepatu, pouch atau tempat handphone, , dan masih banyak lagi. Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat kerajinan tangan dari goni juga cukup mudah didapat, yakni alat dan karung goni.

Produk turunan dari goni sebenarnya ada bermacam-macam, tak terbatas pada karung goni, tetapi ada juga benang goni, tali goni atau yang kerap disebut tali rami, hingga kain goni yang biasanya dijual per roll (gulungan) atau meteran. Adapun untuk benang goni, ada bermacam-macam, misalnya benang halus, benang kain, benang karpet, benang karet, dan lain-lain.

Lalu, untuk tali goni, ada beberapa ukuran sesuai dengan tebal-tipis dan lilitannya (ply), yakni 2 ply, 3 ply, 4 ply, dan seterusnya. Sementara itu, untuk kain goni, juga terdapat beberapa macam, sesuai tingkat kerapatan dan kehalusannya. Yang terakhir, untuk karung goni, bukan hanya dibedakan dari tingkat kehalusan, ketebalan, dan kerapatannya saja, tetapi biasanya juga terbagi dalam beberapa kapasitas tampung yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, misalnya saja 25 kg, 50 kg, 60 kg, 80 kg, hingga yang kapasitasnya besar mencapai 100 kg.

Karung goni yang ada di pasaran biasanya dijual dalam kondisi baru atau bekas. Harga karung goni second atau bekas umumnya memang lebih murah dibandingkan karung goni baru. Karena itu, beberapa pengusaha perkebunan atau pertanian lebih senang membeli karung goni bekas untuk menekan pengeluaran atau biaya produksi.

Karung goni tersedia dalam beberapa ukuran, sebagai contoh untuk karung goni 50 kg ukuran 60 x 100 cm bekas kacang tanah, karung goni kapasitas 100 kg ukuran 75 x 115 cm kondisi bekas yang biasa dipakai untuk balap karung, karung goni bekas kapasitas 25 kg, dan goni kapasitas 500 kg kondisi baru. Sebagai referensi harga karung goni setiap ukuran, Anda bisa melihat tabel berikut. 

Harga Karung Goni

Karung goni (sumber: alibaba)

Karung goni (sumber: alibaba)

Varian Ukuran Karung GoniHarga 
Karung Goni Baru 50 kg (60 cm x 100 cm)Rp15.000
Karung Goni Bekas 100 kg (75 cm x 115 cm)Rp29.800
Karung Goni Baru 25 kg (45 cm x 75 cm)Rp10.500
Karung Goni Baru 500 kg (120 cm x 180 cm) Rp40.000

Perlu diketahui bahwa harga karung goni baru dan bekas di pasaran bisa mengalami perubahan sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Pada tahun 2019, karung goni tersebut dibanderol mulai Rp4.500 per satuannya. Sementara itu, jika dibandingkan dengan tahun 2020, harga karung goni saat ini mengalami kenaikan. Karung goni baru kapasitas 50 kg sebelumnya dijual dengan harga Rp7.000 dan kini menjadi Rp15.000. Lalu, karung goni kapasitas 100 kg bekas yang semula harganya Rp16,000, saat ini menjadi Rp29.800.

Apabila Anda sedang mencari karung goni untuk keperluan usaha, kerajinan, atau lainnya, Anda bisa mencarinya di pengepul karung goni bekas atau produsen karung goni baru yang ada di sekitar tempat tinggal Anda. Penjual karung goni biasanya tersebar di berbagai kota seperti Surabaya, Tangerang, Jogja, , hingga Bandung. Namun, bila Anda kesulitan untuk menemukan penjual karung goni terdekat, Anda juga bisa membelinya secara online melalui situs-situs e-commerce atau mencari informasi di media sosial.

[Update: Almas]

Baca juga  Info Terbaru Harga Cleo Galon, Botol, dan Gelas di Pasaran
author
Pengamat produk dan harga komoditas. Saat ini tinggal di Kota Malang.

Leave a reply "Update Harga Karung Goni (Baru dan Bekas)"