Update Info Harga Kantong Kolostomi dan Biaya Operasi Kolostomi

Kesehatan pencernaan perlu memperoleh perhatian yang serius. Terkadang gejala seperti sembelit atau bahkan muncul darah pada feses dianggap sepele oleh sebagian besar orang. Padahal gejala-gejala semacam itu bisa jadi pertanda dari adanya sesuatu yang salah dengan pencernaan Anda.

Ilustrasi: organ pencernaan (sumber: cretalive.gr)

Ilustrasi: organ pencernaan (sumber: cretalive.gr)

Anak kecil atau orang dewasa yang sulit buang air besar (BAB) hingga berhari-hari atau pada tingkat yang parah biasanya disarankan untuk melakukan kolostomi. Berikut ini sederet hal yang perlu Anda ketahui tentang kolostomi, mulai dari pengertian, harga kantong kolostomi, dan biaya yang dibutuhkan untuk menjalani operasi kolostomi.

Pengertian Kolostomi

Kolostomi adalah jenis operasi besar yang dilakukan untuk mengatasi berbagai penyakit dan kondisi, khususnya yang berhubungan dengan usus besar. Kolostomi merupakan operasi pembuatan lubang di perut untuk mengeluarkan kotoran alias feses. Jenis operasi ini sering disebut sebagai terapi pengalihan usus, karena tujuan kolostomi adalah menggantikan fungsi usus besar untuk menampung dan mengeluarkan feses.

Operasi kolostomi dilakukan dengan cara membuka salah satu ujung usus besar, lalu dihubungkan pada bukaan atau lubang (stoma) pada dinding perut, biasanya di sisi kiri perut. Feses tidak akan lagi keluar melalui anus, tapi melalui lubang alias stoma pada dinding perut tadi. Setelah itu, pada lubang perut akan ditempelkan sebuah kantong kolostomi untuk menampung feses yang keluar. Kantong ini perlu diganti secara rutin setelah kotorannya penuh supaya tidak menimbulkan infeksi.

Ada sedikit perbedaan bentuk feses yang keluar lewat anus dan lubang perut. Bedanya, feses yang keluar mungkin tidak sepadat saat keluar melalui anus, tapi cenderung lebih lunak atau cair. Namun, ini tergantung juga dari kondisi kesehatan masing-masing pasien.

Kolostomi yang dilakukan bisa bersifat sementara hingga cedera atau sakit pada bagian usus besarnya sembuh dan istirahat dengan cukup. Sedangkan kolostomi yang bersifat permanen dilakukan apabila jarak usus besar terlalu jauh, diblokir atau tidak bisa berfungsi dengan normal. Penderita kanker kolorektal identik dengan kolostomi permanen, tapi hanya sekitar 10-15 persen pasien saja yang memerlukan kolostomi.

Setelah prosedur kolostomi selesai dilakukan, maka sebuah plastik akan ditempatkan di perut pasien yang memiliki stoma (lubang buatan di perut) untuk menampung kotoran dari dalam usus. Selama di rumah sakit, pasien juga akan diberitahu cara kolostomi tersebut dan menentukan kapan kantung tersebut harus diganti serta posisinya.

Ilustrasi: prosedur operasi

Ilustrasi: prosedur operasi

Operasi kolostomi biasanya dilakukan pada beberapa pasien dengan kondisi sebagai berikut.

Siapa Saja yang Membutuhkan Prosedur Kolostomi?

  • Penyakit peradangan usus akut: terjadi karena kotoran menumpuk dan menyumbat usus di bagian bawah yang tak bisa BAB. Penumpukan kotoran di usus besar ini akan membuat pembusukan yang akhirnya menjadi radang usus.
  • Tidak memiliki anus (Imperforata Anus): kelainan ini biasanya diketahui sejak lahir. Diduga karena terjadi infeksi saat ibu hamil yang membuat konstruksi usus ke anus tidak lengkap atau bisa juga disebabkan karena faktor kelainan genetik.
  • Hirschsprung: kelainan bawaan sejak lahir ini dikarenakan kondisi saraf di usus besar yang tidak berfungsi normal. Akibatnya kotoran akan menumpuk di usus bawah karena fungsi saraf yang mendorong kotoran keluar tidak berjalan. Kondisi ini membuat penderitanya terutama bayi tidak bisa BAB selama berminggu-minggu yang akhirnya timbul radang usus. Bagian usus yang tak ada persarafannya ini harus dibuang lewat operasi.
  • Bayi yang tidak bisa BAB (buang air besar) umumnya perutnya akan kembung. Bedanya hirschsprung dengan sembelit pada bayi adalah pada bayi yang mengalami sembelit ketika diberi obat pencahar maka kotorannya pun dapat keluar. Tapi bayi yang menderita hirschsprung tidak akan bereaksi apa-apa meski telah diberi obat pencahar.

Para pasien yang menjalani prosedur operasi kolostomi memang harus menyiapkan dana yang cukup besar untuk pengobatan. Pasalnya operasi kolostomi dikenal memakan biaya yang cukup mahal.

Biaya Operasi Kolostomi

Biaya operasi mencakup rawat inap di rumah sakit yang bisa mencapai seminggu, obat-obatan, prosedur operasi, konsultasi dengan dokter, hingga kantong kolostomi yang biasanya harus rutin diganti setiap saat. Jika ditotal, biaya operasi kolostomi bisa mencapai ratusan juta rupiah.

Menurut informasi beberapa tahun lalu misalnya, salah seorang bayi yang menderita hirschsprung di Sanglah, Bali membutuhkan biaya perawatan mencapai Rp103 juta. Tiap pasien bisa saja menghabiskan biaya operasi yang berbeda-beda, tergantung tingkat keparahan dan juga lokasi operasi dilakukan.

Kantung kolostomi (sumber: alibaba.com)

Kantung kolostomi (sumber: alibaba.com)

Daftar Harga Kantong Kolostomi

Merek Kantong KolostomiHarga
Kantong Kolostomi OneMedRp5.500
Kantong Kolostomi KuldesacRp6.299
Kantong Kolostomi Phoenix no 2Rp7.000
Kantong Kolostomi Alcare Postpack SimpleRp19.300
Kantong Kolostomi Alcare eceranRp52.200
Kantong Kolostomi Bayi Nova DansacRp73.600
Convatec Active Life Pediatric - Kantong Kolostomi AnakRp149.100
Kantong Kolostomi Colostomy Stoma Bag Hollister Rp460.000
Kantong Kolostomi Alcare Youcare-D per box isi 30 pcsRp1.185.000

Harga kantong kolostomi tahun 2020 banyak yang mengalami kenaikan dari tahun 2019 lalu, meski ada beberapa yang harganya tetap seperti Alcare Postpack Simple dan Convatec Active Life Pediatric - Kantong Kolostomi Anak. Sedangkan Kantong Kolostomi Colostomy Stoma Bag Hollister turun dari Rp692 ribu jadi Rp480 ribu dan Alcare Youcare-D per box isi 30 pcs juga turun dari Rp2 jutaan jadi Rp1 jutaan saja.

Memasuki 20, ada beberapa produk kantong kolostomi yang naik dibandingkan 2020 lalu. Sebagai contoh, kantong kolostomi merk Alcare Postpack Simple yang mengalami kenaikan sedikit dari Rp19 ribu menjadi Rp19.300. Berbeda dengan kolostomi merek Stoma Bag Hollister yang justru mengalami penurunan harga dari Rp480 ribu menjadi Rp460 ribu.

Informasi harga kantong kolostomi di atas didapatkan dari berbagai sumber yang ada di internet. Perlu Anda ingat bahwa harga kantong kolostomi bisa mengalami perubahan sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Selain itu, harga kantong kolostomi yang berlaku di setiap tempat bisa saja berbeda-beda, tergantung penawaran pihak penjual.

Anda bisa membeli kantong kolostomi atau colostomy bag di sejumlah toko alat-alat kesehatan terdekat yang ada di sekitar tempat tinggal Anda. Namun jika kesulitan menemukannya di toko alkes terdekat, Anda juga bisa membeli kantong kolostomi secara online di sejumlah situs e-commerce terkemuka yang ada di Indonesia.

[Update: Ditta]

Baca juga  Harga Serum Kiehl’s (Semua Varian)
author
Pengamat produk dan harga komoditas. Saat ini tinggal di Kota Malang.

Leave a reply "Update Info Harga Kantong Kolostomi dan Biaya Operasi Kolostomi"